Kejahatan begal belakangan makin marak di Jakarta. Ironisnya, hal ini justru dimanfaatkan sebagai hoa viral kabar seorang model menjadi korban begal. Tapi setelah ditelusuri polisi, kabar itu ternyata berisi kebohongan. Media sosial dihebohkan dengan kabar model berinisial AWS telah menjadi korban begal. Dalam sebuah unggahan disebut model itu dibegal saat pulang dari sesi pemotretan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sang model kemudian dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras. Usai kabarnya viral, polisi mengecek
rumah sakit. Tapi nama model itu tidak pernah terdaftar. Pasien yang ee disebutkan dalam pemberitaan tersebut itu tidak tidak ada dalam data pasien yang sedang berobat ataupun yang telah berobat dari Rumah Sakit Sumuronas. Rumah model itu pun didatangi polisi. Setelah diperiksa, polisi memastikan kabar pembegalan itu adalah hoa. Polisi menyebut motif membuat kabar bohong itu hanya sekedar iseng. Karena belakangan kejahatan begal kian marak di Jakarta. Yang pertama karena iseng. Yang kedua ingin mengglorifikasikan bahwa beberapa
kejadian viral tentang begal. Polda Metro Jaya sudah hadir untuk melakukan pendampingan psikologis kepada yang bersangkutan. Meski menyebarkan berita bohong, model itu lolos dari hukuman. Saat ditemui oleh awak media, pihak keluarga Sam model memilih Bungkam. Dari keterangan pihak RT, model yang berstatus mahasiswi itu dalam kondisi baik. Enggak luka enggak apa ya? Kalau ibunya kayak baik kalau du du hari dia di sini temannya pada ngebel kata ibunya gitu kemarin teman pada ngebel dia kayak bingung gitu orang gak
kenapa-napa. Menyebarkan berita bohong atau hoa tidak hanya sekedar bisa membuat kegaduhan. Ada konsekuensi hukum yang harus ditanggung. Tim MTEK Media melaporkan. Yeah.

Komentar