harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing. Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan. Aparat. yang backing penyelewengan aparat yang backing penyeludupan, backing narkoba, backing jodi, backing illegal ini, ilegal itu, ilegal ini. Jangan sampai begitu, Saudara-saudara sekalian. Tapi kita terus harus memperbaiki, ya. terus harus memperbaiki para hakim kita, pengadilan kita adalah
lembaga terakhir. Lembaga terakhir rakyat bisa menuntut keadilan, terutama rakyat yang paling lemah. Karena itu mari kita bersama-sama memperbaiki, tetapi seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri. Kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing. Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan. Aparat yang backing
penyelewengan. Aparat yang backing penyeludupan, backing narkoba. backing jodi, backing illegal ini, illegal itu, ilegal ini. Jangan sampai begitu, Saudara-saudara sekalian. Saya menghibau, saya menghibau atas nama rakyat. Jadilah tentara rakyat, jadilah polisi rakyat yang dicintai rakyat. Dan ini sudah dirintis oleh pimpinan TNI dan pimpinan kepolisian. Saya lihat, saya ditanya, saya diejek di negara-negara lain. Saya memang kenyang diejek. Enggak apa-apalah, biar aja. Paling diejek. Iya kan? Rakyat yang susah lebih menderita tiap
hari. Kalau aku diejek iya kan, Saudara-saudara mereka gimana kok polisi ngurus jagung kok tentara ngurus sawah. Ya, inilah saya katakan TNI adalah tentara rakyat. Polisi kita harus jadi polisi rakyat. Dan ini yang sedang dirintis oleh pimpinan-pimpinan kepolisian sekarang, Saudara-saudara sekalian. Tapi harus terus kita koreksi diri. Saya geleng-geleng kep sedih saya bahwa tiap hari saya dapat laporan pejabat-pejabat yang nyeleweng. Saya sedih. Orang yang saya angkat, orang yang saya bina, orang yang saya kasih kehormatan, diberi
jabatan yang penting. Begitu dia menjabat nyeleweng, nyuri uang rakyat, bagaimana? Apa yang harus saya buat? Kepala BPKB, BPKP ya, Badan Pemeriksaan Keuangan, Badan Pemeriksaan Keuangan Pemerintah datang ke saya agak gemeter. Heran saya kenapa stres dia dulu? Pak ee karena yang dia laporkan diketahuilah bahwa itu beberapa orang tuh dekat sama saya gitu. Jadi dia minta petunjuk apa boleh diteruskan enggak pemeriksaan. Karena dia tahu ini dekat sama presiden, dia lihat saya hati coba masalahnya apa?
Bagaimana, Pak? Petunjuk. Teruskan pemeriksaan tidak ada. Enggak ada. Mau orang Prabowo bukan orang Prabowo dekat sama saya ya enggak ada urusan. Kalau ada indikasi terus periksa. Justru kalau diberi kehormatan harus lebih hati-hati dan lebih jaga. Iya. bukan diberi wewenang kepercayaan malah merasa adigang adigung adigono merasa di atas dan merasa negara ini bodoh. Saudara-saudara, saya heran kalau hari gini masih ada yang nyoba-nyoba ya apa itu di di aparat ya. Saya heran sekarang ada digital ya. Ya,
ada apa? Ada macam-macam sekarang ya. Pasti ketahuan deh ya. Saya sedih di ujung puncak karier yang paling saya sedih adalah nanti anak dan istrinya. Tapi saya katakan jawaban saya kepada BPKP, Anda boleh chat tanya beliau. Pak Atech tanya beliau. Jadi bagaimana Pak? Teruskan. Tidak ada siapapun begitu menjabat jabatan negara. Jabatan berarti tanggung jawabnya kepada negara dan rakyat. Sudah enggak ada lagi. Enggak ada. Saya sendiri katakan mau partai saya sendiri Garindra cek sudah berapa yang
diproses dan ditahan. Tidak. justru harus memberi contoh ya. Apakah dia jenderal atau mantan jenderal harus memberi contoh. Dulu kamu jago perang ya sekarang buktikan ke rakyat bahwa kamu selesaikan karya karir kamu dengan tetap kehormatan. Bukan. Enggak. ini saya sampaikan karena saya ya kalau saya dapat laporan ya kan apa yang harus buat nanti geremeng-geremeng sakit hati ya kan suruh kembaliin yang dia dapat secara tidak halal enggak mau ya ya sudah kamu urusan sama kejaksaan mana saya serahkan

Komentar