Diduga akibat rawan banjir, ada puluhan unit hunian dalam kompleks perumahan di Tangerang Selatan yang kini masuk dalam daftar jual. Ya, padahal wilayah ini cukup strategis. Menyusuri area kompleks Taman Mangu Indah, Jurang Mangu, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pemandangan kontras terlihat jelas pada kondisi bangunan di sekitar lokasi. Sebagian unit hunian tampak usang, kosong, dan mulai ditinggalkan. Sementara beberapa struktur lainnya masih berdiri megah, namun sudah dihiasi spanduk pengumuman
dijual. Salah satu aset yang sedang dipasarkan adalah milik catur. [musik] Dirinya sudah mencoba menerbitkan iklan penjualan sejak lebih dari 1 tahun lalu, baik melalui pasar digital, media sosial, hingga jasa agen perumahan. Meski harga yang dibanderol cukup kompetitif, transaksi belum juga menemui titik terang. Persoalan utama bukan pada kelayakan bangunan, melainkan faktor lingkungan yang kurang mendukung. Ketika intensitas hujan tinggi, akses jalan utama kerap terendam banjir akibat luapan air dari
Kali Ciputat. Apalagi keberadaan tanggul di bagian depan permukiman justru membuat kawasan ini rentan terjebak genangan. Mungkin akses yang depan banjir gitu aja sih. Akses depan akses masuknya. Karena akses masuknya itu aja ya. Oke. Tapi ada yang hampir deal terus tiba-tiba batal gitu. Ada enggak, Mas? Enggak ada. Banyak. Oh, banyak ya kayak gitu ya? Banyak. Barnya sih banjirnya ditanganin gitu apa ee kalinya dikeruk agar ya kalau hujan enggak banjir gitu. Emang sih tidak ngap sampai dalam sini, hanya
depan aja gitu. Sebagai informasi, perumahan Taman Mangu Indah sendiri mencakup dua wilayah, yakni RW 012 dan RW06. Kedua sektor padat penduduk ini dipisahkan langsung oleh aliran Kali Ciputat. Ini adalah salah satu rumah yang dijual di komplek Taman Mango. Kalau dilihat sih kondisinya masih cukup bagus ya. Tapi ternyata tidak mudah loh untuk memasarkan rumah ini karena pertimbangan pembeli terkait dengan akses menuju komplek ini yang kerap terendam banjir. Meski begitu para pemilik rumah ini optimistis bahwa rumah mereka akan
segera terjual. austina imam rahmat melaparkan

Komentar