Anda kembali bersama kami di Prime Time News. Pemirsa, jelang lawatan ke China, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji Presiden China, Si Chin Ping. Sementara itu, China menentang sanksi sepihak Amerika Serikat terhadap Iran. Pada hari Senin, Donald Trump menyampaikan kepada wartawan di Gedung Putih. ati Chin Ping dan berharap Siinping juga menghormati dirinya. Trump menyebut China tidak menghormati pemerintahan Amerika Serikat sebelumnya yang merujuk pada Joe Biden. Trump dijadwalkan melakukan kunjungan dan pembicaraan
penting dengan Shinping pada 13 sampai 15 Mei nanti. Ini jadi kunjungan pertama pemimpin Amerika Serikat dalam hampir sepuluh tahun. Terakhir kali mereka ketemu di Busan, Korea Selatan, bulan Oktober lalu. Mereka sepakat buat ngehentikan dulu perang tarif yang makin memanas. Dan kita bakal punya hubungan yang sangat sukses dan bagus dengan kepresidenan ini. Saya pikir kamu bisa lihat itu dari fakta bahwa di Harmous mereka dapat persentase besar, 40% minyaknya dari Harmous. Belum ada…
kapal-kapal datang, nggak ada kapal jahat yang bikin kita berantem. dia pengen semuanya kelar. dia nggak mau lihat yang buruk-buruk. gue bilang deh, gue sangat menghormatinya dan semoga dia nggak ngasih hormat ke pemerintahan kita yang sebelumnya, yang gue yakin nggak bisa ngomong. Sementara itu, pemerintah China dengan tegas nolak sanksi sepihak Amerika Serikat yang nggak punya dasar hukum internasional dan nggak diizinin sama Dewan Keamanan PBB. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China bilang hari ini…
Senin menegaskan lagi sikap China soal sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat ke tiga perusahaan China karena diduga bantu operasi militer Irak. China juga bilang bakal terus main peran positif buat dorong pembicaraan damai soal situasi di Iran. Kami menolak keras sanksi sepihak yang nggak punya dasar hukum internasional dan nggak diotorisasi oleh Dewan Keamanan PBB. Kami selalu minta perusahaan China jalankan bisnis sesuai hukum, dan bakal teguh jaga hak-hak sah perusahaan kami. Soal situasi di Iran, China udah beberapa kali nyatakan sikap tegas. Saat situasi udah parah, yang dibutuhkan itu pengendalian kekuasaan, bukan mulai perang atau nyebarin fitnah ke negara lain. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Bagei, pada hari Senin bilang prioritas utama negaranya…
adalah mengakhiri semua perang regional sambil tetap berkomitmen pada keterlibatan diplomatik yang tulus. Namun, Presiden Amerika Serikat yang terkait dengan sindikat Abstein, Donald Trump, masih bersikeras pada tuntutan yang nggak masuk akal yang dipengaruhi oleh Zionis Israel. IRA menegaskan Amerika Serikat juga harus nunjukin sikap serius terhadap negosiasi yang bertanggung jawab dan tawaran damai, bukan cuma demi kepentingan nasional Iran tapi juga demi kebaikan dan stabilitas wilayah serta dunia. Kita lihat pihak Amerika masih…
Berdasarkan pemikiran yang sebagian besar dibuat-buat oleh rezim Zionis, mereka tetap memaksa keinginan sepihak mereka untuk pantai kami agar tetap aman untuk negara, aman untuk pulau kami tetap aman. Jelajahi cara baru mendapatkan informasi. Unduh Metro TV Extend sekarang.

Komentar