Beranda / Berita Terpopuler / Gedong Direktorat Kemendagri Tepatnya Pasar Minggu Jaksel Kebakarang

Gedong Direktorat Kemendagri Tepatnya Pasar Minggu Jaksel Kebakarang

Gedung Direktorat Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri di Jalan Pasar Minggu Raya Jakarta Selatan terbakar pada Senin siang. Kepulan asap tebal keluar saat api membakar dua lantai di gedung Kementerian Dalam Negeri. Iziden ini mengakibatkan seluruh karyawan panik keluar gedung untuk menyelamatkan diri. Belum diketahui penyebab kebakaran ini, pemirsa. Namun dugaan sementara api berasal dari lantai satu. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Namun satu karyawan mengalami sesak

nafas akibat penghirup asap. Kami akan perbarui informasinya untuk Anda pemirsa bersama dengan rekan kami Rindi Salabila yang saat ini sudah berada di lokasi kejadian. Selamat malam Rindi. Apa informasi terbaru berkaitan dengan kebakaran yang terjadi di lokasi Anda? Ya. Selamat malam Ken Atiara dan juga pemirsa. Untuk situasi terkini di Kantor Direktorat Jenderal Bina ee Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan memang tadi sekitar pukul 1652 waktu Indonesia

Barat ini untuk proses pendinginan sudah berhasil dililakukan, sudah selesai dan saat ini pun untuk seluruh petugas pemadam kebakaran sudah meninggalkan lokasi dan dapat kami sampaikan bahwa akibat dari kebakaran yang melanda di gedung D, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa ini seluruh pegawai Kementerian Dalam Negeri yang bertugas di Direktorat Jenderal Bina Pemerintah ee Pemerintahan Desa ini ee diminta untuk segera meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.00 waktu Indonesia Barat. Dan kalau Anda bertanya terkait bagaimana

kronologi dari kebakaran ini memang berdasarkan keterangan yang kami terima sekitar pukul 13 waktu Indonesia Barat ada salah satu pegawai yang melihat adanya kobaran api di sisi samping luar gedung yang mana di situ ada banyak sekali ee barang-barang bekas berupa berkas, lalu juga kursi dan juga meja. Namun berdasarkan keterangan dari ee petugas pemadam kebakaran ini untuk kebakarannya berasal dari poliklinik ruang server yang berada di lantai 1 gedung D. Dan kalau Anda bertanya terkait apakah ada korban jiwa

atau korban luka, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun dapat kami sampaikan bahwa ada lima orang yang mengalami luka ringan. Namun untuk lima korban luka ringan tersebut dipastikan bukan merupakan pegawai dari Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa ini melainkan dari pengunjung. Lalu juga ada satu petugas pemadam kebakaran yang terluka tapi hanya luka kecil di tangan karena terkena pecahan kaca. Dan dapat kami sampaikan bahwa memang sempat viral di media sosial bahwa ada sejumlah

Airlangga: AS Tidak Akan Ada Hubungan Kasus Soal di Timur Tengah

petugas ee maaf maksud kami adalah sejumlah pegawai yang mengevakuasi diri dengan cara berjalan di atap gedung. Dan memang tadi kami sudah berbincang-bincang dengan saksi bahwa benar ada sejumlah ee pegawai yang berjumlah belasan mereka mengevakuasi diri karena sempat terjebak di lantai du. Jadi kalau dapat kami gambarkan di lantai dua ini ada jendela yang bisa dibuka yang bisa mengarahkan ke atap yang memang untuk luasnya bisa dilintasi oleh ee orang begitu ya. Sehingga untuk pegawai-pegawai tersebut mereka

menyelamatkan diri dengan cara berkeluar ee keluar dari jendela lantai 2 lalu ee berjalan di atap yang selanjutnya dievakuasi oleh penugas pemadam kebakaran. Dan dapat kami e tegaskan bahwa berdasarkan keterangan dari Sekretaris Direktorat Jenderal bahwa besok untuk para pegawai sudah harus kembali bekerja dan mereka pun akan ditugaskan di ee gedung lain karena memang untuk gedung D ini masih ditutup oleh garis polisi. Sementara demikian laporan dari kami. Kembali ke studio. Baik, terima kasih. Rindi Salsabila

mengabarkan dari Kemendagri di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Yeah.

 

Gila Sih Bos Rekaman Kru Kapal India Sampai Minta Iran Hentikan Hajaran di Selat Hormuz

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *