Beranda / Berita Utama / Hercules Hajar Semuanya Tanah Abang Hingga 30 Menit Usai Terbukti Tempata Punya Negara

Hercules Hajar Semuanya Tanah Abang Hingga 30 Menit Usai Terbukti Tempata Punya Negara

Sobat, saya Abraham Silaban. Saya ada di site di titik di mana memang diproyeksikan akan didirikan lahan hunian untuk rakyat 1000 unit hunian. Siapa sangka bahwa ini kemudian menjadi persoalan dan ada dua figur yang menjadi bahan perbincangan. Maraya tentu saja sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dan satu orang satu figur yang ya kita sudah tahu beliau siapa. Saya pun sudah ee pernah mewawancarainya. Beliau adalah Rosario de Marshal. Pak Hercules akrab disapa Pak Herkules. Apa kabar Pak Herkules? Sehat.

Kabar baik. Kali ini aku pertama ucapin selamat hari Pasca ya. Terima kasih. Terima kasih Pak Herpules atas perhatiannya ya. Ada Pak Herpules di sini ada kemudian kuasa hukum ya. Kuasa hukum dari ahli waris. Ahli waris. Ahli waris Pak Sulaiman. Pak Sulaiman. Tim hukum dan advokasi DPP Grib Jaya. Oke. Sebagai kuasa hukum dari ahli waris. Oke. Lengkap di sini ya. Dan di titik ini jugalah kita masih mengingat atau segar di ingatan Pak Maro Arar Sirait adu argumen dengan Pak Ercules. Betul demikian ya Pak Ercules ya.

Dan berlanjut kemudian saya dengar sudah didaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri ya Pusat Jakarta Pusat ya untuk kemudian menindaklanjuti ee bagaimana keabsahan dari ee tanah di lokasi ini. Tentu cita-cita mulia harus dibarengi dengan ee alas hukum. dibarangi dengan hal-hal yang sesungguhnya memang ee tidak melanggar hak-hak orang lain tentu saja ya. Dan kita akan dengarkan tentu dari berbagai perspektif dan dari berbagai ee ee penjelasan ee saya ke tentu ya ke Pak Herkules terlebih dahulu ya Pak Hercules ya.

Ee Pak Herkules eh Anda dianggap sebagai sosok ormas ya yang menguasai lahan menguasai lahan yang akan dibangunkan perumahan untuk rakyat. Begitu sudah dengar gegap gempita beritanya. Jadi terima kasih adindaku Abraham ya. kita sudah sering bertemu ya dan Prahamni juga sudah pernah juga ke kediaman saya di Indramayu ya. Jadi kita bukan baru baru ketemu ini enggak sudah berkali-kali kita ketemu ya. tentunya begini ee nama ini mau membangun perumahan ee harga murah ya untuk buat masyarakat yang diprogramkan oleh Pak Presiden, Pak

Prabowo. Ya, tentunya kita semua sebagai masyarakat sangat senang, antusias bahwa programnya Pak Presiden itu program yang sangat mulia. program yang sangat berpihak kepada masyarakat. Iya. Nah, kembalikan ke lokasi tanah yang ada di Tanaban ini yang namanya Tanaban Bongkaran. Iya, kawasan bongkaran ya. Kawasan bongkaran yang tempat saya dulu nongkrong sian malam di sini ya. Berapa lama di sini Pak? Ee 18 tahun. 18 tahun. 18 tahun. Oke. Di kawasan 3,4 hektar ini ya. Di sini semua atau lebih sesungguhnya?

Membuka-Menutup Selat Hormuz Menjadi Strategi Iran Menghadap Amerika, Apa Sebenarnya?

Semua semuanya. Oke. Jadi kalau ada yang menyebutkan bahwa beliau yang dalam tanda kutip yang punya Tanah Abang itu betul tidak abang itu memang nama daerah ini memang namanya Tanaban Jakarta Besar bukan Tanah Abang Herkules. Itu harusnya kalau betul itu Tanah Abang harusnya tanah mau bukan Tanah Abang gitu ya. Ya. Lantas bagaimana kemudian ini sampai berproses begitu ya. Kaget tidak? pada akhirnya wah ini lahan yang akan digunakan untuk bangun hunian gitu dan kan ada rapat antara Pak Menteri dengan

Pak Dirut K yang disebutkan lahan sudah clean and clear ya ya dan kemudian ada penguasaan nah ini penguasaan artinya suatu tindakan yang ilegal ilegal lawan hukum dan sebagainya dan langsung terasosiasi ke publik masyarakat masyarakat dan muaranya ke air bagaimana melihat itu Dinda Abraham dan semua ee tim media kami menempatkan ini melalui proses-proses hukum dan memiliki legalitas yang cukup kuat, yang cukup ee benar dan pemiliknya pun jelas. Jadi ee asal usul tanah dari endom perpondi Belanda dikonversikan

ke egendom berpundi Indonesia. Indonesia Indonesia dan ada ee ada kewajiban ke negara ada Ansl. Hah? Ansl. Ansla. Terus lagi dan juga ee air luar pun masih ada. Nah, sehingga ee dan ini juga sudah pernah waris melaporkan kereta api dan teman-teman yang menguasai lahan ini ee masyarakat sekitarnya lah. Hm. Ee kami pakai tangan Polda Metro Jaya untuk kami mengosongkan ini. Karena menggunakan tangan Polda Metro Jaya apa yang dimaksud Pak? Buat laporan. Kami buat laporan. Buat laporan. Iya. Buat laporan polisi.

Laporan polisi karena melaporkan melaporkan. Oke. Ada yang menempatin. He. Ada waris melaporkan ke saya. Oke. Ada ada yang menempati secara liar ya. Secara liar secara ilegal tadinyaal yang dianggap ya bahwa ini adalah ee ahli warisnya kakek Pak S. Sulaiman. Sulaiman. Sulaiman. I. Tuan Ilias. Iya. Oke. Dan kemudian ada polisi di sana yang turun untuk membersihkan kawasan ini, untuk membantu, untuk membersihkan ee supaya ee untuk menghindari menghindari hal-hal yang konflik konflik ee tidak dingin atau mungkin perkelayan

apa karena ini lahan ini dikelola oleh masyarakat sekitarnya juga. Artinya apa itu Pak? Artinya kami bawa legalitas jelas bahwa kepolda Menteri saya mengadukan dan bersama dengan ahli waris. Saya mengertikannya begini bahwa harusnya kan kita mengusir sendiri tapi kita enggak mau takut ada konflik. Akhirnya kita lapor ke Polda penegak hukum. Jadi mereka yang mengambil ini selama 3 minggu baru serahkan kepada ahli waris. Sempat diduduki, sempat ada konflik dan diduduki oleh kepolisian dan dikembalikan kepada ahli waris oleh kita

Prabowo-Bahlil Siap! RI Akan Impor Minyak Rusia, LPG Mau Diudag

enggak mau konflik. Enggak mau konflik. Jadi kita tidak menggunakan tangan kita menggunakan aparat. Oke. Jadi selama 3 minggu baru diserahkan kepada ahli waris. menggunakan tandangan aparat dalam artian melaporkan membuat laporan bawa bukti-bukti bukan dalam artian backingbing backingbingak enggak enggak enggak enggak enggak membuka LP membuka LP bawa bukti-bukti lapormi laporismi dengan Bapak siapa Pak Wilson Pak Wilson iya oke jadi Pak Wilson ingin mengatakan bahwa sesungguhnya ya ini murni punya alas hukum milik dari

Pak Sulaiman iya secara legalitas murni punya Bapak Pak Sulaiman karena selama ini hak pakai itu tidak pernah melakukan pelepasan hak lengan Bapak. Nah, hak PL yang mereka gunakan kita tidak tahu konversinya dari mana. Heeh. Karena waktu timbul 2007 ahli waris tetap menguasai di sini. Oke. Menguasai tanah ini. Hm. 2007 HPL dia keluar. Sedangkan 2007 kita masih ada di sini. Dia itu yang dimaksud adalah kereta api. Iya. Kereta api. Kereta api kan keluarnya HPL-nya kan 2007. Oke. Sedangkan kita menguasai di sini. Hm.

Bagaimana pengukurannya? 2004. H kan gitu. 2024 kita di sini 2004. Oke. Pengosongan dan segala macam. Bapak yang melakukan pengosongan 2004 ini ada ee penghuni liar dulu dahulu. Di sini ada penghuni liar penuh. Penuh. Penuh. Sekarang sudah bersih baru mereka masuk. Mereka mengatakan punya mereka. Itu yang jadi persoalan di situ. Oke. Eah. Dan perlu ditekankan kepada Marwirit itu jangan membuang narasi bahwa ini sudah berkekuatan hukum tetap karena ini belum ada gugatannya. Jadi saya tekankan ke beliau kelin kali kalau

komentar pakai pengacara di sampingnya biar tahu alurnya. Oke. Yang saya dengar ya bahkan saya lihat dari apa yang diposting lewat video kan beliau mendapatkan laporan dari Dirut K. Betul ya dan Dirut KA yang mengklaim bahwa ini clean dan clear itu jelas ya. Itulah makanya kami fokusnya ke situ karena kenapa? Dia belum sampai ke sini garang betul, galak betul di dalam kereta api. Ketika di sini dia tidak seperti di dalam kereta. Oke, ini komunikasian ya. Mau jalan komunikasi. Saya mau ke ee Pak Sulaiman ya. Iya,

Pak Sulaiman wakilnya mewakilin. Kenapa diwakilin Pak? Karena kurang pendengarannya. Kurang pendengaran. Kurang. Oke, sedikit saja Pak. Mohon maaf saya agak sedikit kencang ya wawancara Bapak ya. Bapak bahwa betul ini adalah lahan dari keluarga Bapak ya. Ee sebagai ahli waris. Ahli waris. Iya betul. Keluarga. Bapak anak dari saya anak dari Nyimas Kentisa. Ny Kentisa saya itu anaknya Muti adalah suaminya Tuan Ilias. Tuan Ilias. E kakek kakek. Oke. Kak. Oh. Oke. Kakek Anda. Tuan Ilias. Tambahin. Oke. Oke. Bapak dengan siapa, Pak? Ada

Mahfud MD Memuji Mengakui Pendapatan Pemerintahan Prabowo

gangguan pendengaran ya disebutkan gangguan pendengaran. Pak Oli siapa? Pak Ori. Oli. Oli. Pak Oli. Oli. Pak Oli ya. Pak Oli adalah Piranto. Keluarga. Keluarga. Oh. Pak Oli. Baik. Ee sebagai keluarga ya? Keluarga hubungan apa, Pak? Iya. Satu kakek, Pak. Satu kakek. Oke. Jadi betulnya ini pohon generasinya dari Tuan Ilias. Benar. Jadi, Tuan Ilias perlu disampaikan ke teman-teman ini. Beliau adalah kepala agraria pertama di Indonesia. Kepala agraria pertama di Indonesia tahun berapa tuh? A Indonesia tahun 19

40-an mungkin ya. Oke. Iya. Waktu itu di bawah Kementerian Dalam Negeri. Kami ada buktinya semua. Beliau sebagai orang terkemuka, beliau sebagai ee apa? pejabat itu. Bahkan sampai pensiun pun kami ada surat-suratnya semua. Oke, ya. Sampai pensiun pun dinyatakan oleh negara bahwa beliau tidak punya hutang pajak. Oke. Dan kami punya bukti semua bahwa beliau membayar pajak pada saat Anslah itu sebagai bukti kepemilikan tanah atas pajak penghasilan sudah dibayarkan aslanya dikonversikan kefunding Indonesia.

Oke. Jadi agendumfunding sudah pegang bukan forfunding Indonesia dari konversinya kapan? Karena Undang-Undang Agraria kalau ee saya enggak salah itu harus dikonversi 1 tahun 60 sebelum 1980-an. Kalau saya enggak salah tahun sudah k sebelum beliau meninggal beliau sudah mendaftarkan. Oh iya oke. Dan ada data-datanya boleh dong lihat ada ada enggak yang punya data-data dan surat-surat biar kita tunjukkan supaya jangan ada saling klaim ya. Takutnya ini dianggapnya saling bicara, saling mengakui ya. Tapi praktiknya ternyata

bukan ee pemilikan pihak tertentu. Oke, sambil menunggu saya ke abang. Bang, siapa namanya? Saya Martin. Bang Martin ya. Bang Martin sebagai kuasa hukum ya. Siap. Betul. Saya sebagai kuasa hukum. Saya ingin mempertegas kembali tadi Mas Abraham menyatakan bahwa direktur PT Keretap itu untuk menyampaikan atau memberikan informasi kepada Pak Menteri ya yang menyatakan Pak Direktur menyatakan pada Pak Menteri bahwa tanah tersebut tanah dibongkaran itu clean and green. Hm. Padahal tahun 2024 PT Kereta membuat laporan terhadap ahli

waris. Artinya dia sudah tahu bahwa tanah ini sedang dalam masalah. Kenapa menyampaikan kepada menteri bahwa sekolah tanah ini clear? Berarti ada yang skip di sana bahwa Pak Sulaiman yang sempat dilaporkan. Pak Sulaiman dilaporkan. Dilaporkan. Dilaporkan. Oh, berarti klien Anda dilaporkan. Dilaporkan tahun 2024. 2024 sementara oleh PTKI. Siap. Oke. Betul. Atas dugaan penyerobotan. Penyerobotan peny lahan. Berarti lah ee masalahnya di mana ketika dia harus ee mengklaim bahwa itu klaim dan kalau dianggap pada praktiknya mereka punya ee

legalitas, negara punya legalitas ya. Dalam arti ini sementara Pak Sulaiman iya inilah yang menjadi apa plan yang bahwa Pak Direktur sendiri tidak paham terkait persoalan atas tanah ini. Karena apa? Dia menjelaskan kepada seorang menteri yang menyatakan bahwa tanah itu clear. Sementara dia sudah membuat laporan polisi dan dikuasai oleh ahli waris dan digunakan oleh ahli waris. Artinya Pak Menteri sebelum turun itu harusnya dicek terlebih dahulu. Oke. Ah tapi ini tidak dilakukan. Ketika Pak Menteri turun ke lapangan, Pak Menteri

menyampaikan bahwa tanah ini sudah berkugat hukum atau ingkrah, kan gitu. Nah, siapa yang melakukan gugatan? Mana putusannya? Tahun berapa? Kan ini kan tidak ada hal-hal yang dilakukan sama sekali. Berarti sesungguhnya ada persoalan yang tidak dilaporkan. Bisa jadi kita dikatakan dalam hal ini laporan kurang lengkap barangkali demikian ya. Sehingga pada akhirnya terjadilah komunikasi yang tercapture, terekam. di media sehingga pada akhirnya ada seolah-olah di sini pertikaian antara Pak Herkules dengan Pak Mar

begitu ya. Oke. Ee mana datanya ya? Saya mau lihat dong nih kita tunjukkan boleh ya satu-satu ya. Ini ini apa ya? Ini satu ini sebentar ya. Kita mulai satu-satu nih. Ini apa ya? PM 1. Kembali ke sini. Ini tahun 2007 kelurahan mengeluarkan surat keterangan untuk mengurus kepemilikan tanat ahli waris. Artinya pada tahun 2007 tersebut di kelurahan mengakui ini punya ahli waris. He. Namun demikian, pada tahun 2007 juga PT Kereta API itu memiliki surat ukur atas HPL tersebut yang melakukan pengukuran

siapa, kapan, bagaimana caranya, sementara tanah tersebut dikuasai oleh orang lain. BBN karena apa? Ketika mau melakukan pengukuran itu wajib clear and clear lapangan tidak ada yang klaim. Oke, ini sebentar saya bacakan ya, Bang ya. Surat keterangan yang bertanda tangan di bawah ini. Nama lengkap Sulaiman Effendi. Tempat tanggal lahir Jakarta, 31 Januari 1957. Dis kelamin laki-laki agama Islam ya. Nomor KTP dan seterusnya. Alamat Kampung Kalijeruk, Cikarang Barat, Bekasi. Berarti bukan warga sini ya. Artinya ee

tinggal tinggal di Bekasi ya. Oke. Untuk alamat KTP tapi ya, domisili KTP ya. Oke. Maksud keperluan menerangkan nama tersebut di atas akan mengukur kepemilikan Oke. Kepemilikan hak bawah atas nama Ilias Gelar Rajomantari. Iya. Berdasarkan kohir yang terletak di Kampung Tanah Abang, Kampung Bali. Iya. Ya. Ini ada nomor-nomornya ya. Iya. I ini wilayah ini ya. Wilayah ini nih. Ada beberapa nomor di sini. Iya. Dan ditandatangani bahkan di legalisir I oleh lurah Kampung Bali pada saat itu HM. Saidi, Esos. Mm. PEM. Ya, ini ada tanda

tangan Pak Solaman juga. Ini apaagi nih? Ini surat keterangan tahun 2004. Tahun 2004. Tahun 2004 apa nih? Terdahulu sama sama PM 1 juga terdahulu. Oke. Ada PM juga ya? Iya. Oke. Oh, ini performunding Indonesianya ya? Iya. Oh, ini yang aslinya ada enggak? Ini kopian ada. Kita ada aslinya. Ada. Oke. Performing Indonesia. Oh, ada surat pajak. Berarti kewajiban pajak di bayarkan. Dibayarkan ya? Iya. Ini enggak terbaca tapi coba di 946 tahun tahun berapa ini ya? Tahun alhamdulillah. Oke, ini 1955 barangkali ini 1953 545

ya. Oke. Ini. Nah, ini ada riwayatnya ini. Ini juga itu riwayat PI-nya ada. Oke. Nah, itu bahasa Indonesianya. Oh, ini akta hak milik ya? Iya. terjemahan ini e kurang kurang terbaca ya ini tulisan Belanda diterjemahkan gondum ini kalau ini gondum iya jadi ini keseluruhan ini sekerita tanah abang menjelaskan kepemilikan keseluruhan atas nama Pak Haji Elias oke sebentar induk induk ini. Tapi kopian ya ini petanya ya saya saya tadi lihat peta ada peta lagi enggak? Boleh tunjukkan sebentar sebelum saya ke Pak Herkules di peta wilayah pun

sudah sudah peta peta sudah jalan sudah jalan. Oke nanti kita akan ini ada beberapa ya berapa wilayah nih? Iya. Lurah Kampung Bali yaandatangani ya. Sama ini Pak Saidi semua ini. Ini induk ini Pak minta petak ini induk data induknya. Ini data induknya keseluruhan sebenarnya 34 sebentar Pak. 34 690 total keseluruhan berapa luas dari induk ini? 34690. 34 hektar 34.000 3,4 hektar 34,690 34.000 34.000 34.000 1000 m². Oke. Sori, sori, mohon maaf. 3 hektar maksud saya ya. Saya ralat ya. 3 hektar ya. Berarti 34.000 m². 3,4 ee hektar.

Oke. Ini ada hak milik di sini ya. Nanti dikonfirmasi lagi ya dokumen-dokumen seperti ini ya. Tapi yang jelas dari sini langkah hukum sudah dilakukan. Ini ini apa Bang? Aktefan. Ini akta apa? Ini akta yang dahulunya dituliskan dengan bahasa Belanda lalu diterjemahkan. Oke. Diterjemahkan. Ini akta pengakuan ya. Iya. Oke. Ya. Ini Akta Pengakuan pada hari ini 18 Maret 1938. Hadir di hadapan saya Raden Kanduron Wiraadi Kusuma Pati Batavia karena Buati Batavia berhalangan hadir. Tuan Ilias Gelar Rajo Mantari umur 36

tahun pekerjaan komisi kedua di Departemen Dalam Negeri tinggal di Cesowik Dalam dan seterusnya. Nyonya Gimas Mutia 34 tahun tidak bekerja tinggal di Caswek Dalam menyatakan kepada saya bahwa mereka mengetahui dengan sebenarnya bahwa Ji Maskentisa siswa di sekolah Materdel dan seterusnya mengeluarkan pernyataan ini kelahiran Bandung bahwa dia adalah putri dari Tuan Datap. Oke. Oke. Ini pengakuan terhadap apa ya? Pengakuan terhadap anak. Pengakuan terhadap anak ya. Bukan pengakuan terhadap ada ini tadi sebelumnya sudah di yang

diterjemahkan. Oke. Iya. Coba di maaf ya Pak Erkules ya. Saya harus detail untuk ini sedikit ya supaya publik juga melihat supaya masyarakat biar tahu ya supaya masyarakat juga tahu gitu ya bahwa yang disebutkan land dan clean and clear clear itu apakah sesungguhnya betul sedemikian laporannya? Betul. Ee ini apa nih? Oh ini ya. Iya. Pengakuannya itu. Oh, ini pengakuan. Iya. Oke. Jadi pegangannya adalah performing Indonesia. Nah, jadi kalau di sini ini sini ya. Iya. I ini. Oh, ini lokasi kita sekarang berdiri

nih. Nomor 946. Kenangan luas. Oh, iya. Ini benar nih. 34.690 m². Ini wilayahnya. Sebetulnya banyak nih wilayahnya nih. Banyak. Nomor 3581. Di total-total berapa banyak nih? Sudah ada bangunan semua. di total-total sudah berapa banyak nih? Sudah bangunan semua, Pak. Sudah bangunan. Nah, nasibnya yang lain gimana? Dulu tenaga diswa juga ke Bapak kan ini pada waktu itu sebenarnya ahli waris itu ingin melakukan pengukuran terhadap tanah ini. Ketika melakukan permohonan itu mereka diminta untuk melakukan

pembayaran pajak keseluruhan dengan nomor-nomor yang tertera. Oke. Sehingga beban pajak itu ahli waris tidak sanggup se dilakukan tidak dilanjutkan. Ada surat permohonannya. Oke. Karena semua ini harus dilakukan pengurangan. Sebementar sebagian tanah ini sudah dikuasai diduk masyarakat. Bagaimana mungkin dia bisa menyetorkan semua? Tapi ini tidak ada yang menempati sehingga mereka menguasai. Oke. Dan kemudian penguasaan fisik yang dilakukan secara turun-temurun. Langkah dalam rentang waktu yang cukup lama itu

jadi alas warga di sana untuk menempati. Anda mau mengatakan itu ya. Kalau memang berdasarkan undang-undang pokok agak itu kan jelas ya. Ketiga, tandah tersebut, kalau tanda negara yang dikuasai langsung oleh masyarakat, ketika dikuasai terus-menerus dalam waktu rentang 20 sampai 30 tahun, mereka dapat mengajukan permohonan hak. Oke. Tentunya harus ada apa surat keterangan ini tanah, riwayat tanah atau penguasaan fisik itu sendiri. Nah, sehingga terhadap tanah yang saat ini ini al masyarakat atau pemiliknya itu kuasai

terhadap bidang-bidang lain yang tadi disebutkan orang lain yang kuasai sehingga mereka tidak menyelesaikan itu. Oke. Nah, ini kan ee sudah terlanjur dilakukan langkah hukum ya ee melaporkan ke PN gugatan gugatan. melakukan gugatan perbuatan melawan hukum. Iya. Ini tergugatnya PT Kereta Api 1. Terus Menteri Perhubungan Menteri Perhubungan N PN lalu Badan Pertanahan ya Ustaz ya. Badan pertanahan ee lurah lurah baru gubernur oke dan Polda Metro Jaya keak Pak. Oke. Dan nanti ini akan bersidang di di Pengadilan Jakarta Pusat.

Pengadilan Jakarta Pusat. Oke. Apakah ini langkah reaktif karena sempat viral dan ramai ini atau Iya? Karena kami melihat ini potensi akan timbul kriminalisasi kepada ahli waris. Kenapa ada mengatakan? E karena saya kan mengatakan begini 167 385 ee 257 itu adalah beririsan dengan keperdataan. Oke. Nah, semestinya ketika buat laporan harus gugat dulu karena itu beririsan dengan keperdataan. Tapi ini tetap paksa naik. ketika ini hebot tetap naik cepat. Oke. Oke. Sebelum saya ke ini yang harus kita jaga. Ini yang harus

kita jaga dugaan iya antisipasi ya mitigasi dalam kami punya pengalaman. Kami punya pengalaman jangan nanti dijadikan tersangka begitu. Oke. Kalaulah kemudian sudah dijaditahan tersangka maka kemudian pasang pelang pasang pelang posisi sehingga pada akhirnya tidak ada perlawanan lagi. Kira-kira begitu. Tidak ada perlawanan. Akhirnya tidak dapat hak juga ahli warisnya. Jadi begini, Adinda Abraham, tanah ini hanya cuman dari tengah ke sini kosong. He. Tapi dari tengah ke sana itu penuh. Coba sebentar ya, kita lihat ya.

Di mana ee Pak? Jadi dari gudang ini. Oke. Di belakang gudang ini ke sana. Heeh. Itu penduduk penuh. Oke. Jadi dari gudang ke sini yang kosong. Oke. Pada saat tahun ‘8 itu dipakai untuk namanya ee aneka beton. Aneka beton. Mana Aneka beton? Boleh kita lihat lokasi. Ayo. Ini Pak Herkules kayaknya sudah lama di sini pada kenal warga tuh ngelihatin tuh. Oh, warga tahu. Coba pelan-pelan. E coba hati-hati Pak Herkules. Ah, enggak Pak. Kenal Pak Herkules enggak? Kenal. Tahu, Pak. Tahu. Tahu. Sering ke sini.

Hati-hati. Oke. Ini lokasinya di belakang ini. Jauh. Oh, cukup jauh. Oke. Oh, saya rasa kita enggak perlu berapa jauh? Pokoknya di belakang di belakang mobil kolbak ini. Oh, di belakang mobil itu. Ah, kalau dari situ ke sana penuh, Mas. Penuh penduduk. Penuh penduduk. Cuma boleh. Oke boleh. Kalauinda masih kuat jalan. Aku kuat. Nah, Maung yang kuat ini atau Oh, Maung. Aduh, Maung selalu kuat ya. Maung ya? Maung ini baru nyampai dari mana? Baru nyampai dari gunung. Dari mana? Maung. Oh, dari pedalaman sana.

Oke. Besok ketemu sama Dudung. Saya mau Oh, ketemu Pak Pak Dudung ya. Iya. Nanti salam hormat saya masih main pingpong besok. Oh, besok main pimpong sama Pak Dudung. Lagi Pak. Jadi dari sini Dina ya. Dari sini Dina. Dari sini ke sana kosong yang putih. Dari sini. Dari sini ke sana kosong. Dari sini ke sana kosong. Artinya kalau enggak salah kosong dipakai untuk namanya ee pabrik ee beton. Anika beton ya. Iya. Oke. Tahun ‘8. Oke. Nah, dari sini ke sana penuh penduduk. Oke. Nah, ini ini kita kosongkan kita

selesaikan mereka. Oh oke. Jadi tanah ini enggak kosong seperti ini. Mana ni tanaman tanah koson begini ya? Oh di atas kota aja orang bikin rumah semua apalagi tanah kosong begini kan. Hm. Jadi jangan Pak Menteri datang mendengar dari kereta api bahwa oh ini begini begini ma bikin perumahan enggak bisa begitu. Ha. Oke. Kita perlu cerita dulu kita perlu duduk sama-sama. Artinya kita buka pintu untuk ee dari perumahan atau pemimpin untuk kita duduk sama-sama kita bicarakan carikan jalan keluar seperti apa

ya. Kalau dari sini berarti komunikasi ya ee bisa di dilihat sini ada persoalan komunikasi nih di sini yang harus segera dibereskan menurut saya karena yang saya tangkap dan yang saya ketahui nih saya mengikuti Pak Hercules ini komit mengatakan bahwa kalau memang ini lahan negara dan ini adalah tugas ee dan janji Pak Prabowo kepada rakyatnya iya maka itu harus segera diserahkan dan segera dibangunkan. tingkat hunian. Betul demikian? Betul. Jadi, adinda itu sudah pasti yang tadi saya sudah sampaikan teman media

depan banyak orang ya ee program Pak Pemerintah, program Pak Presiden artinya program yang mulia. Heeh. Untuk membantu keringan rakyatnya. He tentunya juga bukan asal lahan. Oke. Punya lahan itu ada yang punya, ada yang memiliki tapi ditempelkan hak pakai HP. H. Terus untuk saya rasa Pak Presiden tidak seperti itu. Kita mendukung itu semua. Artinya membangun perumahan murah ini pun kan bukan dikasih gratis kan. Ada ada bisa dijual belikan, bisa disewakan. He. Artinya apa? gitu. Artinya membangun

perumahan ee murah ini pun kan bukan dikasih gratis. Oke. Anda melihat bahwa ada unsur komersilnya juga di sana. Ada unsur komersilisnya juga. Bisnisnya ada keuntungan-keuntungan. Kalau enggak oke untuk perputaran ekonomi sih sewajarnya saya rasa enggak harus dipersoalkan. Enggak apa-apa. Tapi itu harus sebenarnya kita cari lahan yang benar-benar lahan itu bukan punya rakyat, bukan punya masyarakat. Kalau ini kan pun masyarakat. Nah. Oke. Pina surat lengkap. Oh. asal usulnya semua lengkap. Jadi ya

mistinya ya enggak apa-apa tapi tetap ini harus program yang harus jalankan. Ayo mari kita duduk sama-sama. Ini adalah bukti kami. Inilah bukti dari kereta ap yang mana dan dari mana bisa memiliki ini. I ayo mari kita kelar kita ceritakan. Jadi kalau memang benar ya yang saya bilang bahwa hari ini pun bisa kita kasih. Hari ini juga. Hari ini juga. Detik ini juga. Detik ini juga. Detik ini juga. Saya kasih waktu trak-trak ini 30 menit ya. 30 menit kan ini ya. Iya. Saya yakin saya jamin 30 menit enggak

sampai 1 jam. Panggil softwarenya pakai speaker. Eh, TRK keluar semua. Anda bisa dalam tanda kutip ya ratakan ini semua. Anda bisa bersihkan ini semua. Saya bersihkan kalau memang ini punya negara. Negara negara. Jadi, tapi kalau kalau kalau bukan pindah negara kan jangan teman-teman membantu Pak Presiden ini akhirnya datang wah memanfaatkan karena program Pak Presiden H sedikit wah ini program Pak Presiden yang kita tahu ya yang kita mendengar di mana-mana itu wak presiden ah jadi orang-orang yang punya kepentingan ini

para investor datang menempel sama ini dengan cara-cara gaya-gaya mereka wah karena ini program Pak Presiden Jadi pakai pasti pakai tangan negara. Nah, ini enggak boleh. Nah, bahwa ini program Pak Presiden tentu dong karena kan ada pembantunya kan juga sebelumnya ada kita lihat gerakan presiden menuju ke kawasan di bantaran rel ya untuk di Senin kemudian berjanji kepada warga di sana membangunkan hunian kan sebetulnya. Dan soal hunian ini kan presiden juga berharap cepat dong gitu jangan lelet kan kira-kira begitu kan. Beliau

sempat mengatakan, saya dengar lewat Pak Hasyim ee mengatakan sempat ada e apa namanya ee pertanyaan kenapa ee enggak cepat dan lain sebagainya begitu ya. Ee Anda melihat bukankah kemudian ini implikasi dari itu semua Pak Herkules bahwa memang negara ini butuh cepat karena rakyat memang butuh ee tangan yang tepat untuk memberikan bantuan kepada mereka. Iya. Jadi itu kita sangat sangat-sangat mendukung. Iya. Artin saya belan lagi artinya yang programnya Pak Presiden yang sangat luar biasa ini. Tapi kalau memang kalau ini

bukan bukan bukan tanah negara ya oke minimal ya kita kalau memang mau dipakai selesaikan kewajiban hak bawannya lah. Iya karena program untuk rakyat meninggal ke bawah. Iya iya tapi ambil juga dari rakyat meninggal ke bawah juga akan percuma. Iya. Iya. Ini surat-surat kami, bukti-bukti kami ini fisiknya karena ini untuk kepentingan negara untuk rakyat meninggal ke bawah ya tolong hak bawa diselesaikan gitu loh. Itu permintaan dari dari Iya. Dan Anda tidak sekali mengatakan bahkan Anda siap mati untuk

segalanya Anda berikan kepada Pak Presiden, kepada Pak Prof. Betul ya? Grip yang Anda bangun, ormas yang Anda bangun, terakhir Anda mengatakan bahwa Anda juga berikan kepada Presiden. Betul. Tapi bisa jadi ini misleading. Orang di luar sana menganggapnya, “Ah, ini Pak Hercules ini juga jual-jual nama.” Tadi kalau disebutkan ada pembantu presiden yang mengataskan nama Presiden dan lain sebagainya, jangan-jangan tudingan itu juga mengarah kepada Anda. Saya harus tanyakan itu dan Anda harus jawab itu

juga. Menjawab tudingan, menjawab komentar di luar sana. Pak Hercules, apa betul sosok Herkules yang kita kenal, yang kita ketahui selama ini, yang berapa kali kita dengar juga akrab dan dekat dengan orang nomor satu di republik ini juga memanfaatkan nama Pak Presiden, nama Pak Prabowo. Ee artinya ini yang artinya pertanyaan yang sangat luar biasa buat saya. Nah, ini supaya masyarakat Indonesia biar tahu ya. Jadi Pak Prabowo itu sekarang ini presiden. Iya. Ya. Beliau itu sekarang ini milik Indonesia, milik rakyat Indonesia. Itu

pertama. Ee yang kedua, saya pribadi sama tim hukum berada di sini untuk membantu ahli waris dari namanya Ilias, Tuan Ilias. keturungannya namanya Sulaiman. Iya. Ya, berdasarkan bukti-bukti itulah semua lengkap, semua kcek, pemeriksaan segala macam semua. Ee menurut hukum bahwa surat ini semua legal dan asli dan benar, tanah ini benar adalah milik. Sehingga kami ambil langkah untuk melalui proses-proses sehingga sampai hari ini kami berada di sini. Ya tentunya tiba-tiba muncul ada program-program Pak Presiden

yang kita semua tahu ya. Ada MBG, ada Merah Putih Komisasi Merah Putih kemudian ada sekolah rakyat termasuk janji 3 juta hunian. 3 juta hunian. Jadi ini enggak ada kaitannya dengan TKTQ. Oh saya dengan istana. Oh enggak enggak ada enggak ada enggak ada. Saya saya harus tanyakan ini ya. Dan Pak tanya isu ini lagi ramai-ramai Anda telepon di sana tidak? Enggak. Saya isu ramai-ramai saya tidak pernah telepon siapa-siapa, enggak minta tolong siapa-siapa. Enggak. Saya hanya komunikasi sama tim pengacara untuk

memeriksa bukti-bukti hak kepemilikan yang di atas tanah itu. Karena ini kita bicara hukum. Anda melakukan itu lewat proses-proses hukum. melakukan itu lewat proses hukum. Karena ini negara hukum, ini negara-negara hukum. Anda tidak merasa memanfaatkan kedekatan Anda atau sekalipun terpikir bahwa mengontak orang-orang tertentu di lingkaran Pak Presiden tidak yang barangkali terakhir Anda ketemui. Yang saya tak perlu sebutkan namanya, Pak Herkules dan ada fotonya juga bersama dengan Anda. Duduk seperti akrab sekali.

Begini teman-teman media, karena suasana-suasana hari Idul Fitri ya ee memang kami teman lama dan juga teman kami sama-sama berjuan untuk menyantarkan Pak Presiden ke istana. Oke. Makanya beliau itu ya mengundang iya menelepon mengundang main-mainlah ke kantorku. Makanya aku datang ke sana. Di sana pun tidak ada cerita terkait hukum, terkait negara, terkait apa. Intinya bahwa tidak ada pesanan untuk mengamankan titik-titik tertentu. Tidak ada. Tidak ada. Tidak ada pesanan untuk menjaga wilayah-wilayah tertentu, antisipasi

terjadinya pergolakan dan lain sebagainya. Tidak ada pesan-pesan apapun menyangkut persoalan negara. Ohoke hanya bicara pribadi teman lama silaturahmi silaturahmi. Tetapi tentunya mm mengenai persoalan ini enggak ada kaitannya dengan namanya teman-teman yang kenal sia kenal sib sampai seini tidak pernah namanya telepon sia sib. Oke. Kami hanya membawa bukti kebenaran bahwa barang ini adalah milik Pak Sulaiman ahli waris dari para Ilias. Iya. Ya. Nah. Dan bukti-bukti kami semua lengkap. Hm. Jadi ee

tidak bawa siapa-siapa yang tadi saya bilang bahwa kepala negara Pak Presiden Prabowo adalah milik milik oke Indonesia, milik rakyat Indonesia, milik kita semua. I maka pertanyaan finalnya adalah andai kata memang ini terus berproses, Pak Erpules, ujungnya akan seperti apa bila kekeh dan keras bertemu? PTKI mengatakan bahwa ini lahan milik mereka yang akan diperuntukkan untuk hunian. Sementara Pak Hercules menempuh proses hukum dan tetap bersikukuh. Ini adalah milik ahli waris yang mana Anda dan rekan-rekan Anda di sini dimintakan

untuk menjaga. Kira-kira demikian. Iya. Bagaimana ujungnya? Karena begini, Pak Adinda Braham, negara ini kan negara hukum. Iya. Tentunya tim pengasara sudah mendaftarkan ke gugatan ke pengadilan Jakarta pusat. Ya, kita lihat proses hukum nanti kebenaran itu pros terkait apapun yang dimiliki oleh ahli waris, apa yang dimiliki oleh kerta api. Karena negara hukum yaah kita percayakan kepada hukum. Jadi kalau memang hukum menyatakan bahwa ternyata ini kereta api yang punya hak pakai berubah menjadi HPL yang sudah

mati ini dia yang benar ya karena ini hukum yang menyatakan begitu. Kita enggak bisa melawan hukum tapi enggak boleh datang atas nama negara karena ini perintah Pak Presiden. Jadi mau pakai cara koboy enggak bisa begitu. Karena adinda saya ingatkan lagi sama teman-teman media ingatkan bahwa Iya. Jangan teman-teman ini memanfaatkan program Pak Presiden. Iya. Tapi mereka di bawah itu mereka itu liar. Iya. Liar itu artinya banyak sekali merugikan masyarakat. Oke. Nah, kami-kami ini, kami-kami ini termasuk saya, kami akan memantau itu.

Ya, kami akan memantau itu. Kami akan menengor mereka. He. Kalau memang mereka tidak benar liar. Oke. Mematkan program Pak Presiden, tapi seolah-olah negara-negara. Oke. Kami bagian untuk memantau untuk mewasi mereka semua. Tapi yang namanya komunikasi harus terus ya dilakukan ya. I komunikasi itu terus dilakukan untuk mencari solusi dan lain sebagainya. Saya berharap demikian karena bagaimanapun kita berharap semuanya demi kebaikan ya. Ini kan demi kebaikan. Tidak ada hak yang tersakiti ya terzalimi ya. Tapi di sisi lain rakyat

juga memiliki hunian. Ya. Pak Herkules. Saya sesungguhnya penasaran. Saya akan coba nanti minta keterangan dari pihak PTKi ya. Karena bagaimanapun upaya kami cover bot both side harus dilakukan ya supaya berimbang ya. Dan kemudian kita coba nanti akan kontak Pak Marwar Sirait ya bagaimana caranya supaya apa beliau mau e memberikan keterangan dan lain sebagainya. Tapi yang jelas terakhir ini harus saya sampaikan ke Pak Hercules. Pak Hercules menutup ini semua ada juga yang mengatakan bahwa ini gimik

Pak Erkules. Ini gimik nih. Ini ee settingan adu kuat antara Pak Menteri Ara dengan Pak Erkules. Ya, itu kan harus dijawab juga kan. Bagaimana Handa mengatakan itu bagaimana dijawab? Itu kan penilaian-penilaian orang di luar sana. Iya. orang tuh kan sekarang begini loh, kita di negara kita ini kita berbuat baik aja belum tentu itu orang mau bilang itu baik. Hm. Apalagi sekarang ini begini loh. Nama media TikTok ini tukang tukang apa ya? Sapu jalan raya punya TikTok jualan sekarang jualan bakso aja

orang yang enggak bisa baca tulis aja punya TikTok loh. Iya. Jadi suka di naikinah media masyarakat lihat tapi ternyata faktor enggak seperti itu. Artin ini kita adu argumen dengan Pak Menteri kemarin ini kebetulan karena Pak Menteri mau datang ya aku juga datang ke sini untuk mau bertemu Pak Menteri langsung karena Pak Menteri juga kenal. saya kenapa menteri kita adu argumen supaya bahwa ini murni bahwa enggak ada kaitannya dengan settingan-settingan atau atur-mengatur enggak ada atau dekin mendekin enggak ada

enggak ada saya kalau dibilang ini adu siapa paling dekat dengan kekuasaan ya paling dekat dengan Pak Prabowo kan tadi kan saya sudah bilang karena dua-duanya dianggap orang dekat saya sudah bilang saya ya Pak Presiden kenallah Pak Presiden kenallah kenal Kami kalau itu saya bisa pastikan tak terbantahkan Pak Presiden dikenal sama rakyat Indonesia. Demikian pula Pak Presiden juga pasti kenal bahkan percaya dengan pembantunya Pak. Iya. Tapi kita enggak mau bawa-bawa Pak Presiden untuk yang enggak benar.

Iya. Dan juga orang teman-teman yang membantu Pak Presiden juga tolong juga harus ee membawa aman Pak Presiden itu juga harus yang benar. Jadi jangan sampai memakai itu ditunggangkan oleh para mafia-mafia ya. Iya. Untuk kepentingan untuk wah sekarang tangan negara perintah Pak Presiden jadi sudah hantam aja hantam aja kan. Nah itu juga kita pesan kalau bisa itu ini negara-negara hukum mari kita proses hukum semua kita transparan gimana. Oke. Luar biasa. Terima kasih ya. Ee saya sebetulnya akrab penyapanya Mawong.

Iya. Ya, dalam konteks wawancara tentu saya harus memanggilnya Bapak karena bagaimanapun saya harus menghormati sebagai seorang narasumber kan. Dan satu lagi sebetulnya ada pertanyaan saya memang di luar konteks ini ya karena bagaimanapun percakapan pasti didengarkan oleh Pak Hercules. Apalagi yang menyampaikan konferensi persal Grip Jaya Lampung. Ini soal ya mengatakan e soal isu makar lain sebagainya. Pak, saya enggak tahu, Pak, Pak Erkulis sudah e dengar itu atau tidak ya. Ee yang begitu reaksioner ee ee apa

namanya anggota Anda di Lampung ya, yang soal ada ee apa profesor e peneliti ee yang mengatakan bahwa ee Pak Prabowo diturunkan dan lain sebagainya begitu ya. Ada yang meranggap ini berlebihan tapi ada yang menganggap tentu ini loyalitas seorang rakyat atau ee elemen e seperti Grip Jaya terhadap presidennya begitu ya. Tapi bisa jadi kontraproduktif juga gitu loh. Pak Erkulis bisa jawab bisa juga tidak. Silakan mau dijawab atau tidak soal ini adinda gabung ya pada tahu ya. Adinda adinda Abraham maksudnya ee ya

enggak bisa seperti salah satu siapa namanya apa yang kita lihat di TikTok siapa? Profesor Profesor siapa itu ya? Saiful Mujadin. Saiful Mujadin dengan timnya. Iya. Dengan ada beberapa oranglah. Iya. Turunin presiden segera makjulinlah. Saya pikir tidak segampang itu. Hm. Bapak kan bilana mau turunin Pak Presiden, makulin Pak Presiden kan memang Bapak enggak dukun Pak Presiden. Tapi kami-kami yang mendukung itu kan enggak mungkin kami biarkan kan gitu loh. Kan engg kami kam biarkan. Jadi pemilihan kan sudah selesai.

Iya. Presiden sudah dilantik dan Presiden sudah menjalankan tuasnya sudah 1 tahun lebih. Sekarang mari kita bersatu, kita bersama dukung program-programnya. Kalau memang ada kekurangan, ayo mari kita sama-sama. Jadi bukan caranya caranya wakculin, turunin ya. Jadi enggak boleh seperti itulah. Mari kita sama-sama artinya ya kita mendukunlah kalau memang sudah enggak enggak terima ya tunggu nanti. Tunggu nanti setelah 5 tahun beliau sudah selesai ya enggak usah milih beliau dengan cara-cara konstitusional

dengan cara-cara profesional konstitusional ayo untuk 5 tahun beliau habisin sudah kamu enggak usah milih beliau milih lain memang kemarin-kemarin kamu enggak milih kok apa tapi kan bukan itu yang kita bicara enggak sekarang enggak usah bikin gaduh enggak bisa bikin enggak usah bikin provokasi semacam provokator itu kan namanya provokat kalau disebutkan bahwa itu kebebasan berbicara kebesaran beropini tapi kebanyikan berpendapat Itu kan sama boleh aja kan itu dia kan kita juga kan adinda kan kita

Anda juga punya hak untuk bertukat sebagai rakyat yang sama di dalam naungan negara kesatuan republik Indonesia. Betul. Dan yang saat ini hari ini dipimpin oleh kepala negara kepala pemerintahan Prabowo Subianto sampai 5 tahun. Sampai 5 tahun enggak boleh orang artinya orang bolehlah mengatakan beliau begini begini silakan aja kan bebas kan. Bebas bebas berbicara ya. I ya tapi jangan sampai ini bikin gaduh, jangan sampai ini bikin nanti mau turunin orang semua macet Jakarta K 98 apa jangan karena

kasihan kasihan kita punya negara sendiri loh apa kalau ribut terus nanti kasihan kita punya negara gitu ya makanya makanya mungkin anak-anak itu bikin merespon kayak kemarin saya lihat juga di Jawa Barat di Lampung dan di mana-mana memang kata GRP ini di mana-mana kita kuat he kuat mereka merespon karena mereka tahu bahwa mereka juga namanya GRB ini bagian dari ikut partisipasi untuk untuk mendukung kemari untuk mengantar beliau ke istana. Tapi apapun itu GRIP juga melakukan ya kemerdekaan berdapat

tidak intimidasi lain sebagainya itu tidak itu yang oke baik itu clear di sana dan pesannya juga kami dapatkan. Terima kasih sekali lagi. Terima kasih sekali lagi kepada Ketua Umum Grim Jaya. Ada yang menyebutnya mantan preman, tapi saya mendengarnya preman adalah premakan ya dari Pak Herkules sendiri ya dan kita bisa berkomunikasi dengan beliau. Nah, seperti ini di sini dan terima kasih sekali lagi saya menghargai waktu, saya menghargai kesediaannya dan saya menghargai pernyataan-pernyataannya.

Sekali lagi terima kasih Pakis. Terima kasih. Terima kasih Masinda. Sehat dan sukses lalu Nusantara. Jaya jaya jaya. Udah kayak Grip Jaya Jaya Jayaon Nusantara Jaya Jaya Jaya. Nusantara sahabat kita dong. Nusantara TV coba. Nusantara TV sahabat kita. Jaya. Jaya jaya. Luar biasa. Yeah.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *