Sebuah kapal tanker asal Cina yang masuk daftar sanksi Amerika Serikat dilaporkan melintasi Selat Hormus pada Selasa, 14 April 2026. Ini menjadi pelayaran pertama yang diketahui sejak blokade diberlakukan. Kapal pengangkut minyak dan bahan kimia itu dimiliki perusahaan Shanghai Juan Run Shipping. Sebelumnya kapal sempat berputar di perairan sekitar pada Senin 13 April malam yang berangkat dari sarjah Uni Emirat Arab. Saat ini kapal sedang berlayar menuju Cina. Sementara itu, Pentagon menyatakan
tidak ada kapal yang berhasil melewati blokade dalam 24 jam pertama. Sebanyak enam kapal dagang dilaporkan berbalik arah. Komando Pusat Militer Amerika Serikat atau Senko menegaskan blokade hanya berlaku untuk kapal yang menuju atau dari pelabuhan Iran. Lebih lanjut dikatakan kapal lain disebut tetap bebas melintas. Amerika Serikat juga menegaskan tetap mendukung kebebasan navigasi di Selat Hormus khususnya bagi kapal yang menuju pelabuhan non Iran. Download Tribun X sekarang menghadirkan lokal menjadi Indonesia.
Yeah.
Komentar