Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia akan menggelar demo di Bundaran HI Jakarta Pusat, Jumat besok. Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan yang akan disuarakan kepada pemerintah. Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Ananda Kudimas mengatakan lima tuntutan itu merupakan hasil konsolidasi internal BEM seluruh fakultas di UI.
Yang pertama adalah menghentikan pemborosan anggaran pendapatan dan belanja negara. Kedua, menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak. Ketiga, menghentikan program makan bergizi gratis dan pembangunan koperasi Desa Merah Putih. Kemudian menghentikan militerisme di ranah sipil. Dan terakhir mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah dan berhenti mengelak.
Dimas mengungkapkan dalam proses konsolidasi turut hadir perwakilan dari mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta dan Institut Pertanian Bogor. Meski begitu, ia belum dapat memastikan apakah kedua kampus tersebut akan ikut turun dalam aksi pada Jumat besok. Rencananya aksi demo di Bundaran HI dimulai pada pukul 10.00 pagi. Jumlah masa yang hadir diperkirakan sebanyak 1.500 orang. Dimas menegaskan bahwa aksi tersebut tidak terafiliasi dengan kelompok atau masa tertentu.
Sebagaimana diketahui BBM yang mengalami kenaikan harga adalah non subsidi. Jenis pertamax misalnya yang semula Rp12.300 per liter kini menjadi Rp16.250 per liter. Sebelum kenaikan BBM, publik juga dikejutkan dengan kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional. Kejaksaan Agung telah menetapkan X Kepala BGN Dedan Hindayana serta dua wakilnya sebagai tersangka terkait penyalahgunaan pada program makan bergizi gratis.

Komentar