Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Wamentan Marah-Marah! PKS Bandel yang Membuat Harga Sawit Petani

Wamentan Marah-Marah! PKS Bandel yang Membuat Harga Sawit Petani

Baik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semuanya. ee menindak lanjuti Rat 2 hari yang lalu yang kita selenggarakan terkait respon bagaimana kita merespon keluhan dari petani kita di seluruh Indonesia, petani sawit akan turunnya harga pembelian tandan buah segar sawit di pabrik kelapa sawit di daerah masing-masing. Sebagaimana kami sampaikan, kami telah mengidentifikasi 2 hari yang lalu 139 pabrik kelapa sawit yang melakukan pembelian di bawah harga yang

ditetapkan di daerah masing-masing. Dan setelah dilaksanakan pengumuman dan rapat 2 hari yang lalu, ada 16 di antaranya melakukan penyesuaian dengan menaikkan harga pembelian. Namun dirasa masih banyak yang masih belum menyesuaikan harga yang kita tetapkan sehingga perlu dilakukan rapat lanjutan atau rapat susulan berikutnya yang kemudian kami ee mengundang lebih banyak stakeholder dari industri sawit. Kita hadir dalam rapat tadi adalah dari Kementerian Pertanian. Saya sendiri mewakili Pak Menteri Pertanian yang

melaksanakan ibadah haji. Ee saya pimpin rapat beserta dengan Sekjen Kementan dan Dirjen Perkebunan. Kemudian hadir juga dari Sesama Badan Pangan Nasional beserta depinya dan juga BUMN pangan kita di sektor perkebunan, baik itu PTPN, Agrinas, Palma, dan anak perusahaannya. Dan juga kami mengundang GAPKI Gabungan Pengusaha GAPKI kemudian Asosiasi Petani yang 2 hari yang lalu juga sudah hadir. Kami tambahkan yang belum hadir adalah perusahaan-perusahaan eksportir dan juga perusahaan-perusahaan eh refinery ya yang hadir juga pada

rapat pagi hari ini. Rapat berlangsung dengan baik dengan etikat yang baik yang intinya adalah this is good problem. Kenapa problem? Karena harga sawit di tingkat dunia, di tingkat konsumen itu kemudian harganya tidak ada penurunan, baik penurunan harga maupun penurunan kuantitas ini tidak ada perubahan. Bahkan cenderung permintaannya bertambah dan harganya bertambah sehingga di hilirnya itu tidak ada perubahan. Sementara di hulunya terjadi gejola yaitu pembelian TPS yang murah. Maka masalahnya ada di tengah dan masalahnya

ini masalah yang harusnya mudah untuk kita selesaikan. Beberapa kesimpulan saya akan sampaikan. Satu, saya mengulang kesimpulan yang lalu saya sampaikan kepada peserta rapat bahwa kekhawatiran terkait PTDS koordinasi dengan pihak terkait baik danantara maupun saya lapor kepadaan dan Pak Menko disampaikan bahwa PTDSI adalah perusahaan pengelola dan pengawas yang melakukan secara transparan dan akuntabel nantinya kemudian tidak mengambil keuntungan. ya saya ulangi tidak mengambil keuntungan. Selain itu juga kemudian ada tahapannya

Kerasnya Melihat Hasto PDIP Ungkit Periode Kedua Di Era Presiden Jokowi Dodo

gitu sehingga kami berharap setelah ini tidak ada lagi kekhawatiran khususnya adalah pengusaha di hilir dari industri sawit ini yaitu siapa? Refinery dan juga adalah eksportir. Tahapannya tahap transisi 3 bulan 1 Juni sampai dengan 31 Agustus 3 bulan. Kemudian diharapkan nanti berangsur-angsur setelah peraturan tahapan-tahapan ditetapkan, kemudian berangsur-angsur satu demi satu perusahaan itu. Kemudian pengelolaan ekspornya dikelola oleh DSI dan diharapkan 1 Januari 2027 full. Baik itu komunitas sawit, batupara, dan juga

komunitas satu lagi yang terkait bersih itu kemudian dikelola oleh DS. Yang kedua, pelaku usaha khususnya di hilir yaitu refinery dan eksportir untuk tetap melaksanakan atau melakukan transaksi perdagangan seperti biasa melalui acuan harga KPBN dan menghindari terjadinya WD atau withdraw terhadap harga yang terbentuk secara wajar. Jadi ada pembentukan harga lelang di KPBN mengacu pada harga ee CPU dunia dan lain-lain. Dan kita menginginkan dan kami meminta kepada pelaku usaha sawit di hilir itu acuan

KPBN itu jadi acuan dan kemudian hindarkan withdraw. Sehingga begitu pembelian besar dengan harga yang baik. Sekali lagi karena di luar negeri sana harganya enggak ada perubahan dan juga tidak ada perubahan permintaan dalam volume sehingga diharapkan pembeliannya besar sehingga ini berimbas ya efek dominonya kepada PKS dan juga pembelian PBS di tingkat petani bisa sesuai dengan ketentuan atau ketetapan yang ditetapkan. Yang ketiga, kepala daerah baik itu gubernur, bupati dan atau walikota, serta dinas-dinas

terkait menindaklanjuti Permentan 13 tahun 2024 itu sudah diatur semua tata kelolanya. Khususnya ya adalah dalam penetapan harga TBS untuk mitra plasma dan mitra swadaya. Jadi dari 38 provinsi baru beberapa provinsi yang kemudian melaksanakan atau menindak lanjuti Permenta 13 ini dalam kemudian secara provinsi itu menentukan harga pembelian TBS-nya yang melibatkan pemda, melibatkan ee pabrik PKS-nya, melibatkan asosiasinya, mengacu pada harga harga sawit di pasar global dan lain-lain. itu baru beberapa provinsi dan kami meminta

setelah ini kami akan menindaklanjuti ke seluruh kepala daerah agar tindak lanjut dari Pem ini kemudian bisa dilaksanakan sehingga harga yang menjadi acuan setiap wilayah atau provinsi itu kemudian bisa terbentuk terbentuk kelompoknya kemudian harganya bisa kemudian ditetapkan karena baru beberapa provinsi yang sudah menetapkan. serta aktif ya, kepala daerah tadi juga kita minta aktif melakukan pemantauan terhadap harga pembilian TBS oleh PKS dan memastikan pabrik kelapa sawit PKS di wilayahnya membeli TBS sesuai dengan

Api Yang Membuat Warga Binging Dan Heboh! Api Misterius Muncul 55 Kali

Permentan 13 nomor 2 e nomor 13 tahun 2024. Dan selanjutnya bila ditemukan adanya pabrik kelapa sawit yang membeli tandan buah segar yang tidak sesuai dengan ketentuan agar diidentifikasi PKS-nya itu PKS-nya siapa, statusnya bagaimana, termasuk afiliasi jaringan PKS itu afiliasi dengan siapa sehingga dan kemudian afiliasi dan laporannya itu dilaporkan ke Kementan sehingga kalau terjadi di kemudian hari hal-hal penurunan harga TBS dan lain-lain selain pemda yang melakukan mukan teguran atau melakukan pengawasan langsung ke

lapangan, tapi Kementan juga bisa kemudian berkomunikasi dengan afiliatornya. Itu ee kesimpulan nomor tiga. Yang nomor empat, jika ada pelanggaran kegiatan-kegiatan sesuai dengan Permentan, tentu ada sanksi administratif dan juga pencabutan izin barangkali gitu. Dan jika ada pelanggaran hukum tentunya Kementan menggandeng Satgas Pangan. Dan kemudian setelah disampaikan informasi ini, ini sama juga kesimpulan 2 hari yang lalu, pelaku industri hilir khususnya refinery dan eksportir melakukan kegiatan sebagaimana normalnya

sampai dengan tahapan transisi itu kemudian ditetapkan. Sehingga harusnya dengan adanya DSI ini pelaku usaha yang selama ini baik-baik saja itu tidak akan ada imbasnya apapun, tidak ada akan ada perubahan, tidak akan dirugikan. Ya, tujuan dari diberlakukannya satu pintu ekspor ini bukan kok DSI diminta cari untung dari situ. Bukan. Objektif atau tujuan dari pemerintah adalah untuk meminimalisir atau untuk mengidentifikasi dan meminimalisir kerugian-kerugian negara atas praktik-praktik yang selama ini diduga

dilaksanakan oleh oknum-oknum tertentu dalam perdagangan ekspor sumber daya alam kita. Jadi objektifnya itu bukan untuk nyari untung di DSI bukan, tapi objektifnya adalah menertibkan. Yang tertib jalan terus, nah yang belum tertib ditertibkan. Praktik-praktik seperti under invoicing dan underpricing atau transpricing itu kemudian bisa kita berantas sehingga semua dikelola dengan tertib adanya keadilan ekonomi yang baik dan negara mendapatkan penerimaan negara sebagaimana mestinya. Itu yang menjadi

tujuan dari diberlakuannya satu pintu ekspor tadi. Yang terakhir, yang keenam adalah diminta ya kami atas nama pemerintah meminta ke semua pelaku usaha industri sawit setelah diumumkan ini transaksi perdagangan dilakukan secara adil baik dari hulu sampai dengan hilirnya dan dengan harga pembelian TBS yang sesuai dengan harga acuan CPO di wilayah masing-masing. Dan kesimpulan ini sudah ditandatangani oleh berbagai pihak yang hadir, baik pihak asosiasi kemudian perusahaan eksportir maupun perusahaan

X Menhan Ryamizard Dimakamkan Langsung Dengan Secara Militer di TMP Kalibata

refry. Dan juga dari kami pengampu kebijakannya dari Kementerian Pertanian yaitu Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Saya kira itu mungkin saya ingin memberikan ee kesempatan kepada satu perusahaan refinery, yang kedua perusahaan eksportir, dan yang ketiga asosiasi petani. Ya, barangkali ada saya persilakan. Ada sebentar dari sebentar sabar ini kalau asosiasi petani sudah mau lari aja enggak ada. Ya, cukup setuju dengan kesimpulan ini ya. Setuju. Jadi ini sudah disetujui oleh seluruh yang kita

undang. Ujungnya ujung tombaknya adalah refinery dan exported. Karena di situ sebagai apa? ujung mata rantainya itu sebetulnya ke situ. Nah, selama refinery danir membeli dalam keadaan sebagaimana mestinya dia purchase dengan volume yang sama, pursis dengan volume yang besar dengan harga yang sesuai, maka diharapkan dan diminta efek dominonya kemudian berimbasah sampai dengan ke petani gitu. Mungkin perwakilan aja ya dari BUMN mungkin ada KBBN mungkin bisa disampaikan cukup cukuplah ya dari Asosiasi Petani ada

enggak usah panjang-panjang ya silakan. Baik ee asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang saya hormati Bapak Wamentan dan jajaran dan juga teman-teman asosiasi serta pengusaha. Ee kami dari Asosiasi Pekanm Kelapa Sawit Indonesia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan gerak cepat dari Bapak Wamentan dalam rapat ee selama dua dua sudah dua kali ini kita lakukan dan hasilnya sudah terbukti Pak walaupun ada kenaikan harga TBS yang masih sedikit itu antara Rp50 per kilo. tapi hasilnya sudah

menunjukkan bahwa rapat ini sangat efektif, Pak. Dan kami harapkan setelah ee pengumuman ini eh harga tender di KPBN bisa tidak withdraw. Kemudian juga harga TBS bisa kembali normal seperti sedia kala supaya teman-teman petani kembali tersenyum, bahagia, dan bisa menyekolahkan anak-anaknya. Sekali lagi terima kasih Pakamen. Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Terima kasih. Cukup ya? Cukuplah Bang ya. Hah? Cukup mau jumatan ini. Baik, saya kira itu. Terima kasih kawan-kawan semua ya. Kita lihat hari ini. Hari ini KBBN ya kalau

tidak salah lelangnya dibuka jam 12.00 ya kita lihat dan saya berharap kawan-kawan semua pelaku di hilir baik eksportir maupun mengacu pada harga lelang KPBN. kemudian melakukan transaksi-transaksi yang yang adil, normal sebagaimana mestinya tidak nekan harga karena harga pembeliannya itu kemudian tidak ada perubahan apa-apa. Jadi ini bisa gitu loh. Beda kalau misalnya harga dunia lagi jatuh. Nah, itu kan harga dunia enggak bisa kita kendalikan. Ini harga dunia harga pembeliannya lagi bagus. Kenapa di

petani kok jelek? Nah, itu yang harus kita selesaikan. Saya berharap tidak ada lagi rapat-rapat lanjutan bahas ini lagi karena harga kemudian sudah sesuai ya. Saya kira itu. Terima kasih. Iya. I dan pengambil ee boleh dijelaskan nanti kalau kemarin Pak bilang yang keluar dan lain sebagainya di agensi kan ya kan kalau biaya biaya ini itu kan tetap ada kan ya kan biaya itu kan tadinya dikeluarkan oleh dia misalnya ekspor namanya angin ribut ya dia kan keluarin biaya ini biaya itu biaya ini biaya itu kan kalau

pekerjaannya diambil oleh orang lain kan biayanya yang melakukan kan orang lain itu. Itu aja sebetulnya ya kan misalnya enggak usah DSI lah kamu perusahaan yang kelola dikelola PT Angribut dipindahkan dikelola oleh orang lain kan orang lain itu ya Mbak ya saya kira itu yang itu enggak ada masalah itu clear tidak menjadi tidak menjadi tambahan rent jadi kan ini ada semacam semacam di misleading di media khususnya di sosm seolah-olah nambah rente enggak rente itu artinya nambah materan rantai mata

rantai perdangan nambah gak gak ini anggaplah ini semacam pipa transparan gitu ya jadi kita ingin melihat transparansi di situ disesuaikan dengan harganya pakai AI pakai apa gitu supaya sekali lagi objektif atau tujuan dari pemerintah bukan nambahi rente kemudian ngambil untung di situ bukan tapi memastikan semua pelaku usaha melalui DSI tadi kemudian tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dahulu oleh ok-ung tertentu terjadi. Jadi pelanggaran seperti transfer pricing maupun under saya kira itu ya sudah mau

jumatan kemarin mengumumkan perusahaan terisi k apakah dari sendiri mungkin ada bisa mengkajiang yang kami di Kementon kami tidak mengeluarkan izin itu. itu isinya di kementerian lain. Apakah perindustrian, perdagangan atau barangkali kalau urusan perpajakan beauk di Kementerian Keuangan saya kira. Hah? Ya, aku lihat-lihat di media tapi saya itu bukan kewenangan saya untuk ee saya jawab ya daripada kan Anda kan menunggu saya bikin pernyataan keliru kemudian jadi ramai kan gitu ya kan. Sudah itu

aja saya dalam posisi saya, posisi kami di Kementerian Pertanian adalah kami bertanggung jawab di hulu, di pertanian, di produksi, di mana harga TBS yang dipilih oleh PKS yang TBS itu adalah hasil produksi petani yang rendah itu menjadi domain kami, menjadi konsern kami sehingga kami berinisiatif memanggil pihak-pihak tertentu dengan seizin dan berkoordinasi dengan kementerian terkait atau lembaga yang mau berwenang membawahi atau membina kawan-kawan pengusaha ini. Itu kira-kira. Terima kasih. Selamat

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *