Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Diplomasi Intensif Kemlu Indonesia Mengandung Manis, Dari Seluruh Warga Negara Indonesia Pulang

Diplomasi Intensif Kemlu Indonesia Mengandung Manis, Dari Seluruh Warga Negara Indonesia Pulang

Sebelum kembali ke tanah air, pemirsa, ratusan aktivis global Subut Flotila tiba di bandara Istanbul Turki setelah dideportasi Israel. Termasuk di antaranya sembilan warga negara Indonesia yang sebelumnya ditawan oleh militer Israel. Para aktivis turun dari pesawat sambil memberikan tanda damai dan meneriakan slogan-slogan Pro Palestina. Mereka adalah aktivis yang tergabung dalam global sumut flotila, yaitu visi pelayaran kemanusiaan ke Gaza. Kapal mereka dicegat oleh militer angkatan laut Israel di perairan laut

Mediterania pada 17 Mei lalu. Pemerintah Turki telah mengevakuasi 422 orang dari 50 negara termasuk 9 warga negara Indonesia. Mereka adalah Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu dari dompet Duava, Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, Asad Aras Muhammad, serta Hendro Prasetyo. Selanjutnya ada empat jurnalis, yaitu Rahendro Herobowo, Bambang Noroyono, Todi Badai, dan Andre Prasety Nugroho. Ketibaan seluruh WNI di ibu kota Turki usai ditahan otoritas Israel tersebut disambut langsung oleh Konsul Jenderal

RI di Istanbul, Darianto Harsodo. Mereka mendapatkan penanganan medis dan pemeriksaan komprehensif yang melibatkan proses visum serta pengumpulan testimoni resmi oleh otoritas kedokteran forensik setempat. Diketahui para aktivis tersebut ditahan oleh Israel saat hendak mengirim bantuan ke Gaza dalam misi kemanusiaan global sumut flotila 2026. Hendro Prasetyo, salah satu relawan yang menjadi korban penculikan IDF, membeberkan fakta tidak manusiawi terkait perlakuan keji yang mereka terima selama 4 hari masa tahanan.

Hendro menceritakan insiden bermula saat kapal misi GSF yang ditumpanginya diintersepsi oleh personel IDF menggunakan speedbot dari kapal perang utama. Menyadari situasi darurat tersebut, para relawan langsung mengenakan pelampung dan membuang alat komunikasi ke laut. Setelah penangkapan, para korma dipindahkan ke kapal utama Israel yang telah dimodifikasi dengan penjara berupa kontainer. Area tersebut dijaga sangat ketat dan menjadi lokasi terjadinya berbagai tindakan kekerasan fisik. Penyiksaan tidak berhenti di situ.

Setelah bermalam di atas kapal, Hendro dan relawan lainnya mengalami intimidasi lanjutan pada hari berikutnya. Salah satu metode penyiksaan yang dilakukan adalah memaksa posisi tubuh yang disebut sebagai gaya roti lipat. Meski baru saja mengalami peristiwa traumatis dan mencekap, mereka tak getar menyerukan dukungan pada kebebasan Palestina. Aku yakin dan 500 orang lainnya yakin setelah misi ini akan ada gerakan yang lebih besar lagi. Masyaallah. liputan berita 1.resiasi upaya pemerintah dan pihak terkait untuk

Inisial Siapa Lagi Kalo Bukan PN Jakarta Selatan Minta Polda Lanjutkan Kasus Andrie Yunus

membawa pulang kembali 92NI yang sempat diculik oleh militer zionis Israel dalam misi kemanusiaan ke Gaza. Dan untuk membahasnya lebih lanjut lagi pemirsa, kami telah terhubung melalui sambungan virtual dengan sejumlah narasumber di antaranya juru bicara kedua Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Fat Nabil Ahmad Mulahela. Kemudian juga sudah bergabung Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI Dev Laksono dan turut bergabung pula steering Komite Global Sumut Flotila dan juga merupakan Ketua Dewan Pengarah

Global Bas Kvoi Indonesia atau GPCI, Dr. Maimun Herawati. Halo, Bapak Ibu, apa kabar? Salam sehat. Selamat sore. Apa kabar semuanya? Sehat? Alhamdulillah. Baik, terima kasih telah meluangkan waktu bergabung bersama kami di Berita satu utama. Namun karena kami tahu ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan dan juga keterbatasan waktu, kita akan explore lebih banyak dulu ke Kementerian Luar Negeri. Ada Pak Fat di sini yang bergabung. Pak Fat ee saya ingin tanya Pak terkait dengan setelah kemarin ya

sudah kita sangat patut apresiasi dan bersyukur 9 WNI telah tiba di tanah air. Tapi mungkin bisa diceritakan, Pak, dalam kesempatan kali ini dalam proses hubungan ee diplomasi yang coba dibangun dengan pihak-pihak terkait, ya tentu tidak dengan Israel kan karena kita tidak punya hubungan diplomatik. Tapi bisa diceritakan Pak, apakah ada kendala mungkin yang cukup menjadi highlight ketika proses pemulangan tersebut dilakukan dan juga bagaimana evaluasi dengan proses-proses yang sudah berlangsung kemarin?

Baik, ee terima kasih Mbak Josa. Ee betul, alhamdulillah bahwa kesembilan WNI yang tergabung dalam misi global ee Sumut Flotila kemarin telah kembali dengan selamat di Jakarta dan mereka betul-betul mewakili semangat dari bangsa Indonesia yang mengirimkan langsung bantuan bagi rakyat Palestina. Tadi pertanyaan Mbak mengenai upaya untuk pemulangan sejak awal. koordinasi dilakukan dengan erat oleh Kementerian Luar Negeri dengan melalui KBRI, KBRI di KBRI dan KJRI di kawasan dan juga dengan GSF dan GPCI dan

juga khususnya terhadap ee Pak Menlu juga langsung berkoordinasi melakukan telepon juga dengan perwakilan dari Turki dari dan Yordania ee untuk mengupayakan agar ee pemulangan ini bisa berjalan dengan secepat mungkin dan mungkin yang terpenting penting adalah untuk memastikan bahwa informasi-informasi yang kita peroleh itu memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi untuk ee mengupayakan pemulangan ini. Baik. Nah, kemudian kita tahu, Pak, ketika kemarin di Turki ya saat sudah berhasil keluar dari Israel kan sempat

ANIES Buat Diam Seskab Teddy! Bela Dino Tentang Sindiran Wamenlu 3 Bulan: Rekam Bekas Teruji!

dilakukan pemeriksaan, Pak, untuk seluruh ee para relawan aktivis tidak hanya yang dari Indonesia tapi juga dari yang luar negeri juga. Nah, pertanyaannya untuk yang WNI, Pak, data-data yang sudah di berhasil diterima dari Rumah Sakit Forensik ini ee dipegang oleh siapa? Apakah pihak Indonesia juga mempunyai data-data tersebut? Jika ya akan dilakukan tindak lanjut seperti apa untuk data-data tersebut? Ya, betul. bahwa ketika ee mereka tiba di Istanbul ee mungkin nanti bisa dijelaskan lebih lanjut juga ee mereka

melalui tahap pemeriksaan medis di rumah sakit dan ee ee berdasarkan hasil ee pemeriksaan tersebut meskipun secara umum terdapat ee kondisi yang yang ee relatif ee baik, namun ada yang memang beberapa mengalami ee trauma dan untuk itu disarankan untuk dilakukan tindak lanjut pemeriksaan di Indonesia. Mengenai data-data tadi yang ditanyakan ee mungkin nanti bisa kita ee cross check ee dipegangnya di mana. Baik, jadi ee pihak Kementerian Luar Negeri tidak memegang, Pak terkait dengan salinan kopi hasil pemeriksaan

tersebut. artinya ee kita mengawal dengan melibatkan KBRI ee Angkara dan KJRI Istanbul dan juga kita berkoordinasi dengan ee pemerintah Turki dan pemerintah Yordania dan untuk mengupayakan pemulangan ini karena yang prioritas pada saat ini adalah keselamatan mereka untuk kembali ke tanah air. Itu yang menjadi fokus prioritas kita. Baik. Tapi untuk langkah lanjutan, Pak, karena kan data ini sangat penting ya, Pak ya. Karena tidak ee apa namanya? Data ini bisa menjadi suatu bahan untuk kita melakukan ee penegasan terkait

dengan langkah hukum atas apa yang dilakukan oleh Israel. Nah, artinya asistensi untuk kasus ini berlanjutnya itu diserahkan atau ditanggungjawabkan kepada pihak KBRI atau KJRI yang tadi Bapak sebutkan atau seperti apa? Oke. Kalau ee pertanyaannya mengenai ee apa yang telah dilakukan oleh Israel, kita sudah jelas kita menyampaikan sikap yang tegas. Kita mengutuk apa yang mereka lakukan secara tidak manusiawi terhadap ee parelawan pada ee ketika mereka di Israel dan juga bersama dengan negara-negara lain. Kita

telah memberikan sikap yang jelas. kita ee menolak ini ee mengutuk ini dan juga melalui pertemuan terbuka Dewan Kawalan PBB juga kita menyampaikan sikap yang tegas mengenai apa yang ee tidak bisa diterima karena ini betul-betul melanggar hukum internasional. Baik, kita akan lanjutkan masih terkait dengan bagaimana langkah lanjutan yang lebih konkret lagi untuk kasus ini. Tapi Bapak Ibu tahan sebentar. Kita harus simak terlebih dahulu kumandang azan magrib yang satu ini. Allahuakbar. Allahuakbar.

Netanyahu Dinyatakan Sekaligus Dibentak Donald, Mulai Beda Arah Kalo Lebanon

Allahuakbar. Allahuakbar. Ashadu alla ilahaillallah. Ashhadu alla ilahaillallah. Ashadu anna Muhammadar Rasulullah. ashadu anna muhammadar rasulullah hayya alas shah Hayya alasah. Hayya alal falah. Hayya alal falah. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Lailahaillallah. Terima kasih pemirsa. Anda kembali bersama kami di berita satu utama dan kita lanjutkan dialog masih kepada Pak Fad Jubir dari Kementerian Luar Negeri. Pak, kalau begitu selain tadi yang Anda katakan ya terkait dengan kecaman yang juga disampaikan dari Indonesia dan

beberapa negara lain tapi untuk spesifik karena kemarin kami juga merangkum ya bagaimana statement dari pemerintah dan tidak sedikit yang meminta ada langkah yang lebih konkret, lebih tegas. Nah, pertanyaannya saat ini kan kita juga tahu ada langkah hukum yang tengah dilakukan oleh teman-teman dari lawyer internasional. Apakah pihak Indonesia juga sudah melakukan atau sedang berlangsung, Pak, langkah yang lebih konkret lagi agar e pihak Israel dalam hal ini mendapatkan hukuman juga atas perbuatan yang telah mereka lakukan

terhadap para aktivis kemanusiaan? Ya, ee tentu bahwa kita menuntut adanya akuntabilitas dalam hal ini dan ini dari segi jalur diplomatik. kita melakukan ini melalui jalur yang ee dilakukan di Dewan Keamanan PBB dan ee ini sejalan dengan semangat yang dilakukan oleh seluruh pihak dalam memperjuangkan keadilan. Karena ini ee banyak aspek-aspek yang ee dilanggar ee dan dalam konteks ini Kemlu mengawal dari jalur diplomatiknya. Baik. Nah, untuk 9 orang WNI, Pak, yang kemarin sudah tiba di tanah air, apakah

setelah mereka tiba di tanah air akan ee ada mungkin waktu yang akan disiapkan oleh Kementerian Luar Negeri untuk bertemu lagi melihat bagaimana kondisi mereka setelah tiba di tanah air? Karena kan tidak sedikit pula yang mengalami trauma. Bagaimana asisten terkait dengan hal ini? Ya, pertama tentu kami ee doakan semoga seluruhnya bisa segera pulih yang mengalami trauma dan agar kesembuhan bisa ee secepatnya dan sepenuhnya. Dan terkait dengan proses pemulihan penyembuhan tentu nanti akan dikoordinasikan juga dengan ee GF dan

juga GPCI dan tentu pihak-pihak ee terkait lainnya sesuai dengan kewenangan masing-masing. Baik. Nah, kalau untuk terkait dengan evaluasi menyeluruh Pak ini kan kita melihatnya dalam konteks ee misi kemanusiaan selain yang akan berangkat ke Gaza karena memang ini menjadi tujuan bersama kita juga ya. ee tapi ada misi kemanusiaan-kemanusiaan lain yang mungkin akan dilakukan dalam waktu ke depan ke luar negeri. Nah, pertanyaannya apakah Kementerian Luar Negeri Pak dalam konteks seperti ini melihat perlu

dilakukan evaluasi untuk memperketat mungkin atau untuk meningkatkan pengawalan yang akan diberikan kepada WNI kita yang akan menjalankan misi kemanusiaan di luar negeri atau dirasa apa yang sudah berjalan saat ini sudah cukup? Bagaimana? Ya, ee memang kita melihat dari apa yang sudah dilaksanakan, kita tentu mengapresiasi ee kita menghargai semangat kemanusiaan dari masyarakat Indonesia yang ingin membantu saudara-saudara kita di wilayah konflik di berbagai belahan dunia. Dan untuk itu kami ee menghimbau agar ee memperhatikan

risiko keamanan yang kadang-kadang sangat tinggi bahayanya dan situasi di lapangan yang sangat mudah berubah. Karena itu mungkin perlu untuk ee mempertimbangkan menganalisa lembaga-lembaga kemanusiaan yang memiliki pengalaman, akreditasi dan jaringan yang betul-betul memadai di tujuan-tujuan ini dan juga tetap menginfokan rencana-rencana untuk ee dengan KBRI, dengan KJRI, dengan Kemlu agar apabila ada hal yang darurat bisa lebih mudah untuk dibantu seperti itu. Baik, kalau begitu kami akan tunggu bagaimana kelanjutan

dari upaya yang terus dilakukan oleh pihak Kementerian Luar Negeri ya terkait dengan apa yang dilakukan oleh e militer Jionis Israel terhadap para WNI dan juga para aktivis kita dalam global sumut flotila tersebut. Terima kasih untuk waktu yang diberikan juru bicara kedua Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Fat Nabil Ahmad Mulahela. Salam sehat Bapak. Silakan kembali melanjutkan kegiatannya. Dan pemirsa, kita masih akan lanjutkan dialog bersama dengan narasumber lain karena memang tadi kami memberikan waktu lebih awal

untuk Kementerian Luar Negeri menyampaikan terlebih dahulu karena ada agenda yang bisa tidak bisa ditinggalkan. Sekarang saya ingin ke ee mungkin ke Dr. Maimun terlebih dahulu. Bu Maimun, kami lihat bagaimana betapa rasa haru dan juga rasa bersyukur terlihat terpancar jelas dari semua pihak yang turut hadir melihat kedatangan dari 9 WNI kita ya ee di tanah air kemarin. Nah, pertanyaannya dokter, bagaimana kemarin ketika tiba di tanah air? Apakah ada cerita mungkin bisa dibagikan terkait dengan kondisi

psikologis ataupun ee para relawan ini ee rencananya untuk di Indonesia nanti ee berapa waktu ke depan seperti apa asistensi yang diberikan oleh mungkin teman-teman GPCI seperti apa. Iya. Jadi ee dari sisi psikologi pasti bahagia ya bertemu dengan teman-teman dan keluarga. Ee walaupun juga ee ketika kami berdialog hanya kami saja maka kemudian psikologisnya adalah merasa berat meninggalkan Gaza sendirian. H karena ee tadi Bapak ee Jubir mengatakan ee apa namanya? menghimbau supaya kami memikirkan kondisi yang berbahaya. Tapi

sesungguhnya kehidupan di Gaza jauh lebih berbahaya. Ee setiap hari ada pengeboman, setiap hari ada penembakan, setiap hari ada ee pembunuhan, begitu. E tidak ada kehidupan normal di Gaza. Jadi yang membuat perasaan teman-teman berat itu adalah we left them behind. kita seperti meninggalkan orang Gaza sendirian menghadapi genosida itu, Mbak. Sedangkan asistensi satu di ee saya rasa ee yang sudah clear akan harus dirawat inap itu Pak Heru. Oke. Sedangkan Pak Herman ee ee apa namanya ee proses pemeriksaan lebih lanjut

karena masih merasakan banyak rasa sakit di badan beliau. Baik. Eh mungkin boleh disampaikan Bu untuk Pak Heru rawat inap ini diperlukan eh seberapa parah kondisi fisiknya akibat ee kekerasan yang dilakukan oleh militer Zionis Israel kemarin, Bu? Jadi ee salah satu efeknya adalah ee urin beliau itu berdarah. Jadi beberapa hari itu ee mengalami bercampur dengan darah dan sebenarnya di Turki sudah diperiksa dan analisanya adalah karena ada batu ginjal yang kemudian membuat luka di dalam ginjal karena ee

hantaman dari ee penjajah Israel begitu. Dan ini masih terus di diperiksa. Baik. Kalau untuk Pak Herman eh kondisi fisik seperti apa yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut nantinya dalam waktu dekat? ee beliau sesek nafas itu ee daerah dada ya. Kita ingin melihat kondisi paru-paru beliau apakah ada yang bolong dan seterusnya karena sempat di apa namanya? Ditendang dan dipukul secara lumayan kuat di bagian. Baik, ini sangat mengerikan ya. Ee tadi sebenarnya saya sudah mencoba untuk mempertanyakan ketegasan dari pihak

Kementerian Luar Negeri mengenai hasil pemeriksaan yang dilakukan di Rumah Sakit Forensik ya Bu ya kalau tidak salah di Turki ya Bu ya terhadap seluruh aktivis. Tetapi eh sepertinya belum ada ketegasan yang disampaikan tadi. Nah, tapi saya ingin tahu perspektif dari teman-teman GPCI ataupun GSF dalam konteks ini. Apakah surat ataupun dokumen hasil pemeriksaan itu ee dipegang oleh masing-masing WNI-nya, perwakilan negaranya atau ke mana, Bu, sebenarnya sepanjang pengetahuan Anda? Iya, datanya ada di ee tim legal kami

GSF dan sebentar lagi selesai di ee terjemahkan dan ee apa namanya ee kami akan bisa mengakses ee apa namanya bahan yang sudah diterjemahkan. Adapun ee untuk beberapa kasus kami berencana untuk mengambil ee kesaksian juga di Indonesia dengan tim legal delegasi Indonesia eh Pak Feri Prof. Heru untuk melihat kemungkinan juga mengajukan secara lokal di Indonesia. Bahan-bahan full sudah ada di apa namanya di GSF internasional global ee akan tetapi proses penerjemahannya masih sedang dilakukan. Jadi begituun juga ee catatan dari ee

apa namanya medis. Hari ini seharusnya keluar catatan ee apa namanya tes darah. Karena ada tiga di antara partisipan kami yang ee keseluruhan ya saya tidak hanya bicara WNI itu disuntik oleh IDF dan ee apa namanya mengakibatkan mereka ee hampir hilang kesadaran dan kami sedang mencoba mengecek zat apa yang disuntikkan oleh ee IDF ini kepada mereka. Baik, jadi untuk hasilnya dipegang oleh GSF ya Bu ya. tidak terbatas hanya WNI, tapi memang seluruh yang kemarin ditahan yang ikut dalam global Subut Flotila

2.0. Iya. Seluruhnya karena tim tim legal ini ee bersambungan, Mbak. Jadi ada tim ee legal global dan di dalamnya ada 100 lebih tim legal dari seluruh partisipan, dari seluruh negara yang ee terlibat dalam kegiatan ini termasuk Indonesia. Nah, ini mereka semua bisa mengakses VOL. Vol itu lokasi yang dibuat untuk menampung ee bahan-bahan sensitif dan itu bisa digunakan nanti ke depan untuk proses legal insyaallah. Baik. Baik, kita sudah melihat gambarannya ya kurang lebih bagaimana kondisi fisik tadi sampaikan dr. Maimun

dan juga langkah dari pemerintah dan ternyata ee untuk ee dokumen dipegang oleh teman-teman tim lawyer dari GSF yang bisa diakses juga ya oleh lintas lawyer dari masing-masing negara. Nah, pertanyaannya sekarang ke DPR. Bang Dev, kita sudah melihat, mendengar bagaimana ternyata sangat parah, sangat keji apa yang dilakukan oleh militer Zionis Israel terhadap para aktivis tidak hanya Indonesia tapi juga terhadap ee dari negara lain ya. Nah, dari DPR melihat bagaimana evaluasi terhadap langkah yang

dilakukan pemerintah untuk proses pemulangan hingga akhirnya tiba dan tindak lanjutnya Bang Dev, karena kan kita ingin tidak hanya berhenti pada kecaman saja, tapi ada langkah konkret agar peristiwa seperti ini tidak terulang. Seperti apa dari DPR? He ya gini. Kita pertama kita apresiasi kepada Kemlu dan pemerintah secara keseluruhan yang dengan sigap melakukan koordinasi dengan ee negara-negara sahabat kita untuk memulangkan para pejuang-pejuang ee perdamaian dan kemanusiaan. ee kita bukan hanya menyampaikan simpati, tapi

juga kita mencapaikan dukungan dan juga untuk terus mengawal selalu ee untuk ee mengembalikan harkat dan martabat dan kedaulatan ee masyarakat di Gaza dan khususnya warga Palestina. Nah, untuk ke depannya tentu ee perlu ada ee peningkatan-peningkatan, pendampingan dan juga koordinasi dan komunikasi kepada semua relawan yang berangkat ke daerah-daerah yang ee terbukti adalah hotspot seperti ke Gaza ini agar ee lebih sikap kita membantu bilamana kejadian seperti ini terulang kembali. Nah, ee kita terus ee harus ee membuka

komunikasi dan juga harus terus ee mengetahui persis langkah-langkahnya mereka di mana agar ee pemerintah ee bisa terus memonitor ee apapun yang ee terjadi ee sehingga bisa melakukan tindakan-tindakan ee dan memiliki kontingency plan ke depannya ee plan AC-nya bilamana ada ee kendala yang serupa begitu. Baik, itu kan kalau memang nanti ke depannya kita melihat perlu ya sangat perlu memang untuk evaluasi mekanisme perlindungan WNI dalam misi-misi kemanusiaan. Tetapi untuk langkah diplomasi yang harus lebih

diintensifkan untuk menunjukkan ketegasan sikap Indonesia terhadap apa yang dilakukan Israel, bagaimana Komisi 1 DPR melihatnya? Ya gini, kalau untuk ee ee diplomasi kita menggunakan forum-forum internasional tentunya di mana kita ee bisa menyuarakan hal yang serupa. Nah, kan tapi kembali lagi ee seruan itu baru bisa berdampak yang signifikan ketika negara-negara sekutu Amerika ee sekutu daripada Israel sendiri itu juga memberikan pressure yang sama. Ee jadi kita ketika ya ee kita menyerukan hal

tersebut, kita membawa hal tersebut, itu ada langkah-langkah ke depannya untuk ee ee dan target-target yang ingin dicapai sehingga bisa mendapatkan ee dampak dan efek yang ee besar ee dan kita ee bisa memberikan ee bukti yang nyata dan juga ee memberikan ee hasil yang diharapkan ee baik dari kita ataupun juga dari ee masyarakat yang berdampak. Baik. Nah, sejauh ini kita lihat yang paling konkret adalah langkah yang tengah disusun ya, tengah berlangsung dilakukan oleh teman-teman lawyer internasional dalam hal ini yang sudah

bekerja sama dengan GSF. kita apresiasi terkait dengan persoalan ini. Nah, kalau untuk DPR sendiri melihat apakah langkah tersebut sebenarnya Bang Dev ini sudah cukup untuk dapat meminta pertanggungjawaban dan juga ketegasan hukum dari pihak Israel atau perlu enggak menurut DPR pemerintah Indonesia membawa ini ke dalam jalur hukum internasional tersendiri atau mungkin di forum HAM ee internasional yang lebih lebih agresif lagi seperti apa? Ya, tentu kita bisa menyampaikan hal tersebut ya di forum-forum seperti di

ICC ataupun juga forum-forum ee ee apa namanya forum-forum internasional lainnya. Nah, akan tapi ya kembali kembali lagi ini ee apa eh Netahu sendiri kan juga sudah dimasukkan di ICC tapi sampai sekarang tidak juga di ada penahanan atau apapun. Nah, jadi ya ee kita harus terus mengatur ulang agar ee langkah yang kita ee lakukan itu ya tidak hanya berhenti di ee kertas saja, akan tapi bisa ee memiliki dampak yang real sehingga pengorbanan em ee rekan-rekan kita yang telah di ee lukai ya ee dan juga ee ee apa namanya ee dan

juga masyarakat ee Gaza yang yang telah kehilangan dengan hak-haknya itu ee dapat bisa benar-benar dipulihkan. Baik. Nah, yang menarik juga adalah ketika kita menganalisa terkait dengan persoalan ini, meskipun Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, tapi banyak pihak juga bahkan ee pengamat hukum internasional ya, salah satu yang pernah kami wawancarai mengatakan penting juga untuk bisa melihat bagaimana forum internasional di mana Indonesia dan ee Israel menjadi anggota di dalamnya, sebut saja BOP.

Nah, pertanyaannya DPR, apakah melihat posisi Indonesia di dalam forum BOP ini bisa menjadi momentum bagi kita untuk bisa mempertegas, meminta kepada Israel terkait dengan pertanggungjawaban dalam persoalan ini atau bagaimana? Perlu enggak kira-kira dari DPR melihat ya? Ya tentunya bopi itu bila akan jalan itu bisa menjadi salah satu forumkan. Tapi sekarang statusnya pun juga kan masih gantung ya. Ee jadi masih belum jelas ini lanjut apa tidak atau kalaupun kita lanjut seperti apa. Nah ya ini ee karena

situasinya terus berkembang ya. Ya itu itu adalah langkah-langkah ke depan yang perlu kita tata ulang untuk ada kepastian ee dan juga ada memiliki dampak yang ee signifikan dan real ee akan ee ee perjuangan kita ini untuk ee untuk kembali mengembalikan kedaulatan masyarakat. Gaza. Baik. Nah, kami ingin ee tanggapan mungkin dari Dr. Maimun seperti apa mewakili GSF dan juga GPCI terkait dengan ee kelanjutan dan juga langkah selanjutnya yang akan diintensifkan terkait persoalan ini dan mungkin juga

untuk jadwal pemeriksaan keterangan terhadap seluruh teman-teman aktivis yang sudah pulang ke tanah air. Apakah sudah ada tanggalnya? Mungkin silakan dokter. Terima kasih ee Mbak Bapak Dev ee menolak dan mengecam ee saya rasa ini terlalu ee ramah bagi pelaku genosida. Eh, saya rasa ee DPR bisa mengambil contoh dari Irlandia yang mengeluarkan occupied territory bill tinggal satu tahap lagi yang akan ee mengatur ee dan mengelola hubungan dengan Israel di mana siapa yang membuka hubungan ekonomi mengambil keuntungan dari tanah yang

dijajah, mereka bisa dikriminalisasi. mungkin DPR RI bisa melihat ee turunan dari Undang-Undang Dasar 45 yang mendukung ee kemerdekaan bagi bangsa Palestina karena kita menolak penjajahan di seluruh dunia. mungkin bisa salah satu usulan dari kami mengeluarkan undang-undang yang setara dengan occupied territory bill sehingga siapapun di Indonesia yang memiliki kerja sama baik ee di bawah tangan dengan Israel itu akan bisa dibawa ke ee ruang pengadilan karena mereka hanya mengenal ee sanksi ee dan sanksi yang

mereka ee kenal adalah sanksi uang. Jika hanya sanksi politik menolak, mengecam ee Israel tidak peduli. Itu satu ya, Pak. Ya, Bapak juga mewatakan berkoordinasi. Sesungguhnya sebelum kami berangkat, kami sudah kirim surat kepada KemenluL bahkan kepada Presiden kami juga sudah menyampaikan rencana untuk berangkat. Jadi, saya rasa dari sisi koordinasi tidak ada yang kurang dari tim GSF. Mengapa kemudian kami meneruskan kegiatan ini? Walaupun kami tahu ujungnya karena dari sekian puluh ee flotila hanya satu yang berhasil

karena kami tahu Gaza memanggil kami. Mereka menaruh harapan h atas didobraknya blokade ini melalui Flotila. Pada saat ini saja, Bapak, dari semenjak BOP didirikan lebih dari 1100 pengeboman dialami oleh Gaza. 921 penembakan baik lebih dari 2.400 pelanggaran gencatan senjata. Mau sampai kapan kita akan melihat bahwasanya ini genosida yang terus berlanjut dan bukan gencatan senjata? Satu lagi, Pak. 64% tanah Gaza saat ini dikuasai oleh IDF bertambah dari 53% yang tadinya dikuasai pada saat penandatanganan gencatan

senjata. Artinya mereka bukannya keluar dari Gaza setelah gencatan senjata, malah semakin merangsek. 36% tanah yang hanya bisa digunakan oleh bangsa Gaza saat ini 2 juta jumlahnya dan 1 juta di antaranya kelaparan. He. Karena dari perjanjian 600 truk diizinkan masuk per hari, hanya 100 truk yang masuk, Pak. Dan saat ini teman kami yang mencoba konvoi darat membawa truk ambulans, rumah itu juga sudah ditahan baik oleh milisi di daerah Sirte. Jadi blokadenya sudah sangat jauh sekarang. tidak lagi pada batas Gaza, tapi sudah

sampai pada batas Libya, sudah sampai pada perairan Yunani. Saya harap Indonesia sebagai muslim terbesar di dunia semoga akan lebih punya peluang untuk berkontribusi lebih clear, lebih jelas untuk memikirkan ee keselamatan dari orang-orang yang ee satu ee ee satu satu sama-sama manusia baik seagama juga begitu, Pak. Baik. Boleh diberikan tanggapan mungkin Pak Dev singkat saja. Ocupai teritor, apakah ini menjadi suatu hal yang bisa dipertimbangkan DPR? Silakan. Ya, tentu masukan ini masukan yang

sangat baik dan kita juga sudah membaca ini dari berbagai macam laporan tentang ee bagaimana tindak tanduk ee IDF di wilayah Gaza ee dan segala macam ee tanggapan ataupun sikap yang pemerintah lakukan tentunya mempertimbangkan hal-hal seperti ee kemerdekaan dan juga penindasan ee akan masyarakat ee Palestina di Gaza. Nah, hal ini yang terus akan menjadi ee pedoman kita untuk ee menata dan juga ee melakukan ee kebijakan-kebijakan luar negeri ke depannya dengan mengutamakan ee Undang-Undang Dasar kita yang dan juga

tetap melakukan politik e bebas aktif ya di seluruh kepada seluruh negara sahabat. Begitu. Baik, kita akan tunggu ya bagaimana langkah konkret apalagi masukan yang sangat ee substantif yang disampaikan oleh dr. Maimun tadi agar bisa lebih dipertimbangkan langkah konkretnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Terima kasih Dr. Maimun, Bang Dev, dan juga tadi sebelumnya ada juru bicara dari Kementerian Luar Negeri untuk waktu yang dibagikan. Salam sehat, selamat kembali beraktivitas. Terima kasih Mbak Soza5

dan Towers. Ya. Asalamualaikum. Alhamdulillah. Alhamdulillah aman sampai di Istanbul.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *