Berita Utama
Beranda / Berita Utama / MBG Makan Bergizi Gratis Sedang Dalam Terevaluasi dan Tergugat di Mahkamah Konstitusi

MBG Makan Bergizi Gratis Sedang Dalam Terevaluasi dan Tergugat di Mahkamah Konstitusi

Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengakui adanya kekurangan dalam pengelolaan program makan bergizi gratis atau MBG. Dalam rapat paripurna DPR, Presiden mengungkap telah menutup 3.000 dapur bermasalah. Namun di sisi lain, program unggulan ini justru menuai gugatan di Mahkamah Konstitusi karena dinilai membebani anggaran pendidikan dan berpotensi menyengsarakan sektor pendidikan di daerah. Dalam pidatonya pada rapat paripurna DPR Rabu pagi, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program makan bergizi

gratis telah dinikmati 62,4 juta penerima. Meski demikian, Presiden mengakui masih banyak celah dalam pelaksanaannya dan meminta semua pihak turut mengawasi langsung ke lapangan. Kita mengakui bahwa dalam pengelolaan MBG masih banyak kekurangan. Kita sudah tutup lebih dari 3.000 dapur. Saya sudah minta para pejabat dan saya persilakan anggota DPR, Bupati di mana-mana silakan periksa semua dapur. Kalau ada yang tidak sesuai laporkan segera akan segera kita tindak. Namun di saat bersamaan, Mahkamah

Konstitusi justru menggelar sidang uji materi terkait sumber pendanaan program tersebut. Dalam perkara nomor 40, pemohon Rizka Anung Andita meminta MK melarang penggunaan anggaran pendidikan 20% untuk membiayai MBG. Dalam sidang tersebut, ahli pemohon Ubaid Matraji juga menyebut penggunaan dana pendidikan untuk makan gratis berdampak pada berkurangnya dana transfer ke daerah hingga terhambatnya perbaikan fasilitas sekolah yang rusak. Jadi, program MBG ini ketika menggunakan dana pendidikan ya itu pasti

menyengsarakan sektor pendidikan, menyengsarakan anak di Ngada itu sampai dia bunuh diri gara-gara enggak bisa sekolah, enggak bisa beli buku. Kenapa? ya. Karena dana transfer dari APBN ke e pemerintah daerah berkurang lagi-lagi gara-gara MBG. Sekolah rusak banyak enggak diperbaiki juga gara-gara MBG. Guru-guru juga hari ini, hari ini ada demo guru di depan e DPR juga menuntut soal status dan kesejahteraan. Kenapa? Ya, karena dana untuk guru juga habis untuk MBG. MK akan melanjutkan pemeriksaan perkara

ini pada 15 Juni mendatang untuk mendengarkan keterangan dari pihak pemerintah. Muhammad Khadafi Agi Kurnia Sandi melaporkan dari Jakarta. H

Barcelona Edan! Lihat Ini Sekaligus Kalian Akan Tau Kalau Barca Diam-diam Menguasai Eropa

 

Komentar

  1. Rian berkata:

    Perbuatannya owo dan owi mbg tuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *