Berita Utama
Beranda / Berita Utama / Presiden Indonesia Prabowo Ungkap Praktek Under Invoicing Untuk Negara Sangat Rugi Rp15.400 T

Presiden Indonesia Prabowo Ungkap Praktek Under Invoicing Untuk Negara Sangat Rugi Rp15.400 T

Selama 34 tahun apa yang terjadi? Yang terjadi adalah apa yang disebut undervoicing. Underinvoicing adalah sebenarnya fraud atau penipuan yang mereka jual yang dijual oleh pengusaha-pengusaha tidak dilaporkan yang sebenarnya. Banyak di antara mereka membuat perusahaan di luar negeri. Dia jual dari perusahaan dia di dalam negeri ke perusahaan dia di luar negeri yang harganya jauh di bawah harga yang sebenarnya. Ini yang terjadi. Sekali lagi ini adalah data dari PBB. Karena begini, katakanlah kita bisa

bohong di pelabuhan Indonesia, kita bisa bohong di negara kita, kita kirim 10.000 ton batu barat, kita hanya laporkan 5.000 ton. Bisa di Indonesia, di sana tidak bisa. Di sana dicatat. Itu terjadi pada kelapa sawit itu terjadi hampir semua komoditas. Itu adalah penipuan di atas kertas. Ada lagi penyeludupan. Ada lagi penyedupan melalui pelabuhan. Kita harus berani mengatakan yang merah-merah, yang putih-putih. Kita harus berani mengatakan kepadanya. Kita harus perbaiki lembaga-lembaga pemerintah kita.

B Cuki harus kita perbaiki. Saya masih ingat di zaman Orde Baru saking parahnya bay cukai, kita tutup bay cukai, kita outsourcing ke swasta dan penghasilan negara naik. Apa enggak sedih itu? Ini perjuangan kita semua ya. Saya bukan mau jatuhkan moril siapapun, tapi sudah saatnya kita bicara jujur kepada diri kita. Kita bicara jujur kepada rakyat kita, Saudara-saudara sekalian. Coba ditayangkan lagi slide. 900 miliar dolar kita hilang. Bayangkan kalau 900 miliar dolar kita nikmati, kita pakai negara apa Indonesia

ini, Saudara sekalian? Ada under invoicing, ada undering, ada transfer pricing, Saudara-saudara. Banyak di antara kalian senyum, mungkin di antara kalian ada pengusaha-pengusaha juga di ruangan ini. Berarti tahu apa yang saya bicara itu keadaan yang sebenarnya, Saudara-saudara sekalian. kita sudah hitung, kita sudah pakai random, kita tahu bahwa perbedaan antara yang dilaporkan, yang tidak dilaporkan itu sering mencapai 50%. Yang dilaporkan adalah 50% dari keadaan yang sebenarnya, Saudara-saudara sekalian.

Dan kita merasa aneh, kita produsen kelapa sawit terbesar di dunia, tapi harga kelapa sawit ditentukan di negara lain. Saya mengatakan kepada menteri-menteri saya, ini tidak boleh terjadi. Saya tidak mau kelapa sawit kita harganya ditentukan oleh bangsa lain. Kita tentukan harga kita. [tepuk tangan] Dan kalau mereka enggak mau beli pakai harga kita, ya enggak usah beli. Kita pakai kelapa sawi kita sendiri, Saudara-saudara sekalian. [tepuk tangan] Kenapa nikel kita ditentukan harganya oleh negara lain? Tidak boleh.

Duh Rupiah Turun Kembali dan PHK Naik, Kunjungan Luar Negeri Prabowo Di Lihat Media

Saya instruksikan kabinet saya rumuskan harga nikel, harga emas, harga semua tambang kita, harga semua komunitas harus ditentukan di negara kita sendiri. [tepuk tangan] Dan kalau mereka mau beli ya enggak apa-apa biar aja itu di bawah tanah untuk cucu kita nanti [tepuk tangan] daripada kita jual murah, Saudara-saudara sekalian. Saya minta dukungan majelis ini. Marilah bersama-sama. [tepuk tangan] H sepertinya saya lebih marahin daripada banyak kekuatan di Saudara-saudara sekalian. Karena generasi itu mengerti apa arti

penjajahan.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *