Berita Utama
Beranda / Berita Utama / Maraknya Kasus Begal Polisi dan TNI Turun Tangan Atasi Kelakuan Begal dan Kriminal Sadis di Jakarta

Maraknya Kasus Begal Polisi dan TNI Turun Tangan Atasi Kelakuan Begal dan Kriminal Sadis di Jakarta

Marakai kasus begal yang belakangan kerap terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya mendorong polisi dan TNI mengambil tindakan tegas. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Iman Imanudin, Senin 18 Mei 2026 menegaskan telah menyiapkan tim pemburu begal yang bertugas 24 jam penuh. Kami sudah siapkan tim pemburu begal yang siap beraksi 24 jam. untuk bersama-sama kita menjaga Jakarta lebih aman lagi. Ee kami siapkan pada berbagai ee titik yang cukup rawan terjadi kejahatan.

Kemudian juga ee kami sedang ee membangun kolaborasi dengan ee rekan-rekan yang aktif di media sosial untuk saling berbagi informasi karena kita butuh ee kolaborasi yang aktif agar kita sama-sama bisa bergerak ee respon cepat. Bukan hanya kepolisian, pemerintah pun menugaskan batalion pembangunan di setiap kota kabupaten untuk mengatasi masalah begal dan kasus kriminal lainnya. Hal ini ditegaskan Menteri Pertahanan Syafri Samsudin saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi 1 DPR Selasa, 19 Mei 2026.

Kita lihat sebelum ada batalion teritorial pembangunan di kabupaten. Tadinya di kabupaten itu tidak ada pasukan kosong ya. Apa yang terjadi? Begal, kriminal itu besar sekali ya. Tapi setelah kita berada di situ membuat pangkalan dan pangkalan itu sudah jadi dengan latihan kemampuan dan sebagainya. Ini begal kriminal di situ yang tadinya minus sekian persen, sekarang menjadi plus sekian persen kriminalnya hilang sudah di atas 50%. Dan ini adalah tugas dari batalion teritorial pembangunan dengan melakukan

patroli keliling dengan kendaraan yang disiapkan oleh industri pertahanan, baik itu kendaraan listrik maupun kendaraan nonlistrik. bisa membangun sistem keamanan lingkungan Sis Kamling yang tadinya itu menurun sekarang Sis Kamling hidup kembali sebelumnya warga Jakarta dibuat resah dengan marake kasus begal di Jakarta Pusat tepatnya di kawasan Kemayoran terdapat dua kasus begal di kawasan bundaran HI Kamis 14 Mei terjadi perampasan ponsel dengan sasaran WNA yang diduga dilakukan komplotan pelaku.

Sementara di Jakarta Barat aksi begal sadis terjadi di Kebun Ceruk Senin 4 Mei. Kala itu korban dipepet dilukai lalu motornya dirampas.

Duh Rupiah Turun Kembali dan PHK Naik, Kunjungan Luar Negeri Prabowo Di Lihat Media

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *