Kabar pembebasan warga negara Indonesia yang sempat ditahan militer Israel menjadi berita membahagiakan bagi keluarga. Ya, jurnalis Republika Taudi Badai serta aktivis kemanusiaan global Sumut Flotila Andi Angga Prasadewa dikabarkan telah dideportasi dan sudah berada di Turki. Halo, banyak yang khawatir malu berdua. Salam apa gua nyokap lu. Asyokap lu. Masyaallah ngomong apa gitu. Yang penting selamat doanya doanya aja. Terima kasih semua doanya dan terus tetap suarakan Palestina kebebasan. Kediaman keluarga jurnalis TI Badai di
kawasan Cicalengka Kabupaten Bandung, Jawa Barat kini lebih kondusif setelah menerima kabar resmi terkait bebasnya putra mereka. Pihak keluarga juga sudah berhasil melakukan hubungan telepon dan panggilan video guna memastikan kondisi TDI yang dikabarkan dalam keadaan sehat. Masa-masa mencekam selama toodi di tahanan militer Israel kini berganti menjadi suasana penuh syukur. Kita bisa yakin gitu ya bahwa selamat karena dengan langsung kita ngobrol, dengar suaranya, lihat wajahnya melalui video call.
Dia di Turki menggunakan ketika saya tanya ini pakai nomor siapa karena nomor nomornya nomor Turki ya pakai staf ini katanya HP. Situasi serupa juga terlihat di kediaman relawan kemanusiaan Andi Angga Prasadewa di Kecamatan Rapocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. [mendengus] Orang tua Angga menyatakan rasa syukur atas upaya diplomasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia maupun sejumlah lembaga kemanusiaan. Meski terdapat minor memar pada tubuh, secara umum kondisi Angga dilaporkan stabil.
Alhamdulillah anak saya sehat. Ee anak saya ee walaupun ada sedikit mengalami memar-memar ya di tubuhnya katanya. Saya juga belum sempat lihat tapi ee secara keseluruhan anak saya sehat. Berarti adakah ada kekerasan yang yang didapatkan oleh anak Ibu waktu di Israel? E menurut penyampaian anak saya tadi waktu saya tanyakan ee katanya memang di sana dia mengalami e mengalami intimidasi dan menurut rencana pihak keluarga akan menjemput kedatangan mereka di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada hari
Minggu. Tim MTK Media melaporkan.

Komentar