Dunia
Beranda / Dunia / Susahnya Menghentikan Serang Israel Serang Ibu Kota Lebanon, Donald: Keterlaluan!

Susahnya Menghentikan Serang Israel Serang Ibu Kota Lebanon, Donald: Keterlaluan!

Militer Israel melancarkan serangan ke Beirut yang menargetkan infrastruktur Hizbullah di tengah upaya kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat. Asap terlihat mengepul di atas ibu kota Lebanon sebagai tanggapan atas serangan Hizbullah di Israel Utara. Teheran, yang merupakan pendukung utama Hizbullah, bersikeras bahwa setiap kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran harus mencakup penghentian serangan Israel di Lebanon.

Setidaknya tiga orang tewas dan 15 lainnya luka-luka akibat serangan terbaru Israel ke ibu kota Lebanon, Beirut. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap cara Israel menghadapi Hizbullah melalui serangan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan yang kejam dan keterlaluan. Trump menyarankan agar Israel membiarkan pihak lain menangani situasi tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengklaim telah menyelamatkan negaranya dari ancaman nuklir dan menganggap tujuan perang telah tercapai meski rezim Teheran tetap berkuasa. Netanyahu memuji Donald Trump dan serangan udara Amerika Serikat ke Iran, meskipun laporan di balik layar menunjukkan adanya keretakan diplomatik yang serius dalam hubungan keduanya.

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baki, menegaskan bahwa kepatuhan Iran terhadap komitmen nuklir bergantung pada pemenuhan kewajiban Amerika Serikat dan penghentian perang di Lebanon oleh Israel. Iran menuntut timbal balik atas hak nuklir mereka berdasarkan NPT dan mengancam tindakan balasan jika tuntutan tersebut diabaikan. Negosiasi yang dimediasi oleh Pakistan dilaporkan mendekati tahap akhir, meskipun Teheran tetap mengkritik sikap Washington yang dinilai kontradiktif.

Menggema Ribuan Jemaah Salat Jumat di Iran Serukan Perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *