JAKARTA, Indonesia – Sarwendah menyampaikan isi hatinya di tengah proses hukum terkait sengketa hak asuh anak dengan mantan suaminya, Ruben Onsu. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa seluruh keputusan yang diambil selalu berlandaskan keinginan untuk menjaga dan membahagiakan ketiga anaknya.
Sarwendah Tegaskan Anak Menjadi Prioritas Utama
Sarwendah mengungkapkan bahwa sejak menjadi seorang ibu, ia telah berkomitmen untuk memberikan kasih sayang, perlindungan, dan kehidupan terbaik bagi anak-anaknya. Menurutnya, kebahagiaan buah hati tetap menjadi tujuan utama di tengah persoalan hukum yang sedang dihadapi.
Ia berharap seluruh proses persidangan dapat berjalan dengan baik sehingga menghasilkan keputusan yang mengutamakan kepentingan anak-anak. Sarwendah juga menegaskan akan terus berjuang menjalankan perannya sebagai ibu dengan penuh tanggung jawab.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya menghadiri sidang perdana gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sengketa tersebut menjadi babak baru dalam hubungan keduanya setelah resmi bercerai pada 2024.
Sengketa Hak Asuh Masih Berproses di Pengadilan
Perkara hak asuh anak masih bergulir dan akan melalui sejumlah tahapan persidangan sesuai proses hukum yang berlaku. Kedua belah pihak menyampaikan argumentasi masing-masing terkait pola pengasuhan dan kepentingan terbaik bagi anak-anak mereka.
Di tengah polemik tersebut, Sarwendah membantah berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya terkait pola pengasuhan. Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas bersama anak-anak dilakukan secara wajar dan tidak bertujuan mengeksploitasi mereka.
Kasus ini terus menjadi perhatian publik mengingat Sarwendah dan Ruben Onsu merupakan figur publik yang telah lama dikenal di industri hiburan Indonesia.
Sarwendah Berharap Proses Hukum Berjalan Demi Kepentingan Anak
Sarwendah berharap seluruh proses hukum dapat berlangsung secara objektif dan memberikan hasil terbaik bagi masa depan anak-anaknya. Ia menekankan bahwa apa pun hasil persidangan nantinya, kepentingan dan kebahagiaan buah hati harus tetap menjadi prioritas utama.
Komentar