Ya, sebenarnya saya tergoda untuk menjawab dengan lebih eh detail. Cuma kan rupiah adalah ranahnya bank sentral. Sekarang ada perlemahan tapi kan berapa persen bisa dilihat sekian persen cuman saya kita ambil 15.000 ke 17.000 berapa 2.000 per 15.000 segitu. Ketika pertumbuhan ekonomi kuat rupiah otomatis menguat. Biasanya orang berinvestasi di tempat yang pertumbuhannya bagus. Kenapa mungkin sekarang ee enggak terjadi? Kenapa banyak berita negatif seolah kita mau hancur gitu kan orang takut jadi ee
sentimen ya sentimen cuman pondasi kita kan bagus salah satu yang membuat rupiah melemah signifikan adalah e investor asing keluar dari bond market kan he lari keluar 4 bulan terakhir itu yang yang keluar cukup banyak sehingga rupinya melemah 400 perak cukup banyak enggak sebetulnya enggak kalau kita lihat cuman Rp21 triliun tentunya kita akan berkoordinasi juga dengan bank sentral tapi jangan bilang Purbaya ngapain aja Kalau kopiah melemah bukan kerjaan saya sebetulnya. Kita itu setiap wawancara selalu buka
kesempatan kepada netizen untuk titip pertanyaan apa dan kemarin kita juga buka nih di semua akun sosmnya liputan 6 mau nitip pertanyaan apa untuk Pak Purbaya. Nah itu tuh Pak ada pertanyaan netizen ya. Dalam waktu sekitar 12 jam ya itu masuk hampir 400 pertanyaan Pak. Oh banyak juga ya. Yang paling banyak nanyanya kayaknya soal rupiah ni. Ini saya bacain beberapa ya, Pak ya. Yang pertama dari @ Marhusor Johita. Sebenarnya optimis Bapak membawa ekonomi Indonesia maju. Bagaimana kerja sama antara Kementerian Keuangan dengan pihak
Bank Indonesia? Soal nilai rupiah ke angka 17.000. Apakah rupiah akan bisa ke level 12.000 lagi? Nah, sama ada satu lagi dari @nurul Aini FG5RN. Kenapa rupiahnya anjolok banyak sekali? Apakah kita akan krisis seperti tahun ’98, Pak? Nah, ya sebenarnya saya tergoda untuk menjawab dengan lebih ee detail, cuma kan rupiah adalah rananya bank sentral. Jadi saya enggak boleh jawab terlalu dalam rupanya. Tapi kalau pemikit aja pemukan bolehlah. Jadi gini, kalau Anda lihat, kita lihat 998, kenapa kita hancur rupianya? Karena
waktu itu ada salah kebijakan. kita waktu naikin bunga tinggi sekali sampai 60% lebih real sektor mati. Tapi pada saat yang bersamaan kita cetak uang banyak sekali sehingga pertumbuhannya 100% sehingga uangnya dipakai untuk hantem rupiah. Itulah makanya rupiah melemah dari 2.500 terus sampai 17.000. Sekarang kan enggak seperti itu kebijakannya. enggak naik segitu-segitu aja. Ee uangnya pertumbuhannya 10 sampai 15%. Jadi enggak akan dipakai enggak akan bisa dipakai untuk menghancurkan rupiah seperti ee 998 itu dari 2.500 ke 17.000
beapa kali. Sekarang ada peremahan tapi kan berapa persen bisa dilihat sekian persen cuman saya kita ambil 15.000 ke 17.000 berapa 2.000 per.000 segitu. Ya, yang dilihat mungkin dilihat masyarakat jumlah aja, Pak. Karena memang mereka bilang kan tinggi level psikologi. Cuman begini harusnya ketika pertumbuhan ekonomi kuat, rupiah otomatis menguat. Kenapa? Biasanya orang berinvestasi di tempat yang pertumbuhannya bagus. Kenapa mungkin sekarang ee enggak terjadi? Kenapa banyak berita negatif seolah-ah
hancur gitu kan orang takut. Jadi ee sentimen ya sentimen cuman pondasi kita kan bagus. Nah ke depan apakah [berdehem] bisa ke 12.000 lagi? Bisa tapi redesain secara bertahap mungkin dalam 3 tahun ke depan dalam jangka pendek pemerintah bisa apa? Salah satu yang membuat rupiah melemah signifikan adah adalah ee investor asing keluar dari bond market kan. Heeh. Lari keluar 4 bulan terakhir itu yang yang keluar cukup banyak sehingga rupinya melemah. 400 perak cukup banyak enggak? Sebetulnya enggak.
Kalau kita lihat cuman Rp21 triliun yang keluar. Kalau segitu aja mah saya bisa cover tanpa membuat yield e bond eh naik sehingga susulan outflow bisa berkurang. saya akan aktifkan dulu yang disebut bond stabilization stabilization fund atau apalah cara pemerintah menjaga stabilitas ee nilai bond kita, nilai obligasi kita. Saya akan aktifkan itu supaya nanti kalau cuman kecil aja jangan sampai mengunjang nilai tukar itu pasti akan berdampak positif ke nilai tukar dalam waktu tidak terlalu lama. Tentunya kita akan berkoordinasi
juga dengan bank sentral. Hm hm. Tapi jangan bilang Purbaya ngapain aja kalau pi melemah. Bukan kerjaan saya sebetulnya. Pak, satu lagi ee pertanyaan dari netizen ini e kayaknya nih soal kelas menengah nih dari @utiamataiska. Bantuan buat lower middle class. Mana Pak naik kelas tapi tidak sejahtera itulah kami. Terus dari lower middle class. Oh. Heeh. dari @ Rizki Aperla. Pak, katanya ekonomi kita baik-baik saja, tapi kenapa sekarang semuanya makin terasa mahal? Oh, dia kerja di mana? Jadi begini, orang middle class saya kan
saya bilang tadi dampaknya akan bertahap. Ini kan baru mulai pertumbuhan ekonominya baru mulai 2 bulan kan perlu dampak sampai ke mereka. Sabar dulu nih ya, Pak ya. Iya sabar bukan ya sabar dulu tapi kita akan usah usahakan percepat. Tapi dia minta bantuan kan lower middle class. Nanti kita lihat eh subsidi yang kita berikan selama ini tuh across the board rupanya dari bawah sampai atas. Kita akan nanti dulu ada rencana merubah yang atas-atas itu kita turunkan ke yang lower middle. Hm. Nanti coba.
Tapi sekarang bukannya e fokusnya di kelas yang bawah ya, Pak? Yang pur ya, yang miskin ya. Kalau kita lihat, kalau kita lihat kalau kita, Kalau kita lihat totalnya itu hampir merata. Bahkan yang tier 8 9 10 juga dapat kencang. Yang bawah sama yang atas hampir sama. Yang ini emang tengah masih agak kurang. Kita yang 890 atau yang top 890 penduduk kita mungkin kita akan kurangin geser ke bawah. Waktu itu saya diperintahkan oleh DPR ya untuk merubah itu sampai sekarang belum mau dikerjain ya. Tapi harusnya
sih desainnya dari Kementerian ESDM juga antar kementerian antar kementerian. Tapi nanti saya saya bereskanlah itu lower middle ya. Iya. Cuman gini dalam keadaan sekarang kalau saya rubah terlalu cepat sistemnya akan goyang. Jadi kita ambil approach yang gradual yang bertahap. Oke. Tadi satu lagi B. Oh harga makin mahal makin susah katanya semuanya semuanya makin terasa mahal gini. Sama dengan perusahaan di suatu ekonomi yang tumbuh. Kalau kompetisi ada perusahaan baru, ada perusahaan yang jatuh karena kalah kompetisi. Ini juga
sama ketika ekonomi mulai tumbuh, ada yang merasakan ee lebih bisa merasakan manfaat yang kalau karena lebih kompetitif ada juga yang enggak bisa menyesuaikan diri. Jadi ee itu mungkin kondisinya. Jadi semua teman-teman harus memperlengkap melengkapi keterampilan mereka masing-masing. Tapi yang jelas pondasi ekonominya ke depan akan kita perbaiki terus sehingga nanti teman-teman akan lebih mudah apa mencari kerjaan atau memanfaatkan kemampuan barunya untuk mendapatkan penghasilan tambahan. [musik]
Yeah.

Komentar