realistisnya dari stabilitas rupiah versi yang pertama adalah inflasi. inflasi kami itu ada target yang ditetapkan pemerintah atas rekomendasi bank desa yaitu adalah 2,5 plus- 1% berarti 1,5 sampai 3,5% itu diputuskan oleh pemerintah. Kami menyampaikan ee rekomendasinya yaitu kesepakatan BI dengan pemerintah. Mari kita ukur bagaimana menjabarkan kontrol lebih realistis. dan mesin. Nah, bicara inflasi kalau kita tahu kenapa ada tiga segmen dari inflasi. Satu adalah IHK. Di dalamnya terdiri dari tiga volatile
food, administer prices, dan core inflation. Mengapa dalam IU kami yang terkontrol oleh BI adalah berkaitan dengan core inflation? Karena kalau harga pangan naik turun itu kami ee dekati itu adalah karena ada ketersediaan pasakan pasokan bahan baku ee bahan ee pokok ya yang kenapa kami dekatinya seberapa besar efektivitas tepi tim pengendalian inflasi ee pusat maupun daerah program-programnya begitu sampai kemudian administer prices itu kan keputusan pemerintah untuk menaikkan BBM atau listrik gitu ya sehingga Ya,
kenapa target kami di Iku inflasi itu yang measurable dan kemudian realitiesnya ada di core inflation sehingga yang performance indicatornya adalah core inflation. Sementara yang volatile food dan administer prices sebagai monitoring indikator itu adalah ituah adalah ee kita bicara. Nah, selama ini kami menyampaikan itu dan dari tahun 2025 alhamdulillah core imbnya tadi sampaikan Pak Dolfi 2,9 masih di sekitar itu kita boleh berdebat ngukurnya apakah itu ee 100 atau 100 sekian segala macam itu kita boleh ee berdiskusi. Tapi
faktanya korek inflation 2,5 di dalam kisaran yang ditetapkan pemerintah 1,5 sampai 3,5% itu mengenai inflasi. Sekarang kita bicara menjabarkan stabilitas nilai tukar rupiah. Kata-katanya adalah stabilitas nilai tukar ryah, bukan tingkat nilai tukar rupiah. Kita bicara stabilitas bukan level. Nah, ini yang harus kita ee eh ee kita jabarkan. Nah, yang kami ee dekati sekarang adalah yang kita sebut stabilitas. Inilah volatilitas. nilai tukar rupiah yang average-nya 20 hari. Jadi kami membuat ee naik turunnya
nilai tukar rupiah average dalam 20 hari itu rolling-nya seperti apa. Nah, kami cek tadi tadi ee itu di dalam di dalam eh year to date sekarang itu adalah 5,4%. 5,4% which is actually itu masih relatif stabil. Itu itu bicara lagi-lagi mandatnya undang stabilitas nilai tukar rupiah. Mari kita berisi mengukur stabilitas. Stabilitas bukan level tapi adalah bagaimana naik turunnya. Naik turunnya kami dekati adalah standar deviasi yang rolling selama 20 hari. Rolling terus lah. Kami tadi cek ya Bu Tes ya 5,4%.
Nah. eh berapa? ya 5,4% itu itulah seperti jadi itu adalah ee mari kita ee ee memahami ini dan juga ikut menjelaskan kepada masyarakat bahwa adalah stabilitas bukan ee levelnya lah seperti ee seperti itu yang kami lakukan 5,4 menurut ukuran kenapa kami masih menggunakan stabil karena acaranya adalah volatilitas bukan berarti bahwa kami tidak melakukan karena ini kami kami jel Jelaskanlah seperti kicukuran IKU dan segala macam. Nah, tadi timbul pertanyaan apakah stabilitas nilai tukar rupiah mau diukur Pak Dolfi dengan
rentangnya yang asumsi nilai tukar? Kan ketika ada average tahunan berapa? Ada kisaran bawah, kisaran atas untuk tahun 2026. Seingat saya kalau di dalam ee budget itu 16.500 ya. Kisaran bawahnya 16.200. kisaran atasnya 16.7 800 ya. Nah, nanti kami akan jelaskan bagian kedua year to date sekarang average year to date rupiah sekarang adalah 16.900 sekian. Wah, berarti kan di atas nih. Tapi yang kita bicakkan average tahunan. Dan kalau Pak Andra coba dilihat dari tahun ke tahun, rupiah itu memang umumnya dalam
tekanan April, Mei, Juni karena demandnya tinggi. Tapi Juli Agustus akan menguat. Coba eh Juli, Agustus, eh September itu akan kalau kita lihat grafik itu akan Nah, kenapa kami masih yakin gitu ya, tapi volatilitas ikunya kita volatilitas loh sekarang loh ya. Tapi tahun depan monggo nanti kita diskusikan kita sepakati tidak hanya volitas tapi juga kisaran 162 167 ya sesuai monggo nanti kita berde Pak supaya kita ada kesepakatan an

Komentar