Bisnis
Beranda / Bisnis / IHSG Jeblos ke 5.900-an, Presiden Meminta Saran-Saran Dari Ahli Ekonomi dan Eks Gubernur BI

IHSG Jeblos ke 5.900-an, Presiden Meminta Saran-Saran Dari Ahli Ekonomi dan Eks Gubernur BI

Indeks harga saham gabungan IHSG Jumat pagi kemarin menyentuh titik terendah selama 5 tahun terakhir di angka 5.900an. Ya, Presiden pun langsung memanggil sejumlah tokoh ekonomi dan mantan Gubernur Bank Indonesia. [musik] Suasana di lantai Bursa Efek Indonesia pada sesi perdagangan Jumat pagi membuat banyak investor menahan napas. Indeks harga saham gabungan IHSG jebol menembus level psikologis masuk ke angka 5.000-an. IHSG menyentuh titik 5.966 terendah dalam 5 tahun terakhir saat krisis awal pandemi Covid-19.

Di tengah pelemahan rupiah dan IHSG Jumat siang, Presiden pun mengundang sejumlah menteri-menteri ekonomi dan mantan gubernur Bank Indonesia terdahulu ke istana. seperti Burhanuddin Abdullah, Pascuza, dan Lukita Dinarsyatuo untuk meminta saran menggali situasi dan kebijakan yang diambil saat menghadapi krisis ekonomi ketika menjabat. Ada hal-hal yang perlu dilakukan secara lebih detail. Masalah kita apa? Lebih lebih di lebih dinyatakan gitu. Kemudian kita sedang melakukan apa dan kita di mana sekarang hal-hal yang itu yang nah ini

yang barangkali perlu dixercise kepada masyarakat lebih di sosialisasi. Lantas apakah kondisi perekonomian kita akan bisa separah krisis moneter tahun ’98? Kalau bandingnya 998 kan dia itu dari 2000 kan kali lipat kalau sekarang kan% karena jauh dan sampai itu fundamentalnya bagus sekali itu kira-kira bisa tumbuh lagi enggak ke level 8000-an seperti bisa nih pada akhirnya pergerakan harga saham itu tergantung kepada fundamental perusahaan sendiri kan di mata analis salah satu penyebab anjeloknya IHSG pada Hari Jumat adalah

kebijakan pemerintah yang dipertanyakan oleh pasar seperti pembentukan BUMN khusus ekspor [musik] yang dikelola Danantara sebagai eksportir tunggal untuk komoditas sumber daya alam strategis. Namun hal itu dibantah pemerintah. Sentimen-sentimen di antaranya adalah terkait dengan kebijakan ee BUMN terkait dengan ekspor SDA yang satu pintu terkait dengan danantara. itu membuat ee sentimen saham-saham ee saham-saham yang notab-nya ekspor seperti MITCO atau BRMS kemarin mengalami penurunan lebih dari

15%. Nah, tentu koreksi itu suatu hal yang wajar ada koreksi di market. Ini bukan sentimen karena badan ekspor sama neraca perdagangan kita lagi tidak. Walau di akhir penutupan IHSG [musik] kembali hijau dan menguat di level 6162,05, analis memprediksi IHSG bakal anjlok lagi pekan depan jika pemerintah tak mengeluarkan sentimen kebijakan positif untuk meraih hati para investor. Potensi untuk IASG ke level ee ke level 5.880 sangat e sangat besar. Kenapa saya bilang sangat besar? yang dirasa investor nih masih kayaknya masih

Lengkapnya Jejak Luke Mahony: Mengapa Prabowo Restui WNA Jadi Bos PT DSI, Mengurus Ekspor SDA Satu Pintu Saja

ragu-ragu nih kayaknya pemerintahnya gitu. Jadi ya pasti pasar sahamnya masih dalam penuh ketidakpastian ya pergerakan teknika ribon itu hanya hanya kaum-kaum retail aja yang berspekulasi untuk wah ini udah dapat nih udah dapat bottom gitu. Sementara itu di hari Jumat sore kurs rupiah juga kembali terpuruk di angka 17.667 [musik] per Amerika Serikat. Imbas situasi geopolitik yang semakin karut-marut dan blokade jalur minyak dunia. Tim Mtek Media melaporkan. Yeah.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *