Bisnis
Beranda / Bisnis / Danantara Memotong BUMN Jadi 200 Sampai 300 Entitas, Restrukturisasi Dikebut Tahun Sekarang

Danantara Memotong BUMN Jadi 200 Sampai 300 Entitas, Restrukturisasi Dikebut Tahun Sekarang

Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara mempercepat restrukturisasi badan usaha milik negara dengan target merampingkan jumlah entitas dari lebih 1000 menjadi sekitar 200 hingga 300 perusahaan pada 2026. Chief Operating Officer Danantara Doni Oscaria menyebut proses perampingan dilakukan secara bertahap melalui likuidasi, divestasi, konsolidasi, dan restrukturisasi. Doni menegaskan langkah ini tidak berdampak pada pemutusan hubungan kerja karena efisiensi difokuskan pada

perbaikan proses bisnis bukan pengurangan tenaga kerja. Selain likuidasi dan antara juga melakukan konsolidasi berbasis sektor mulai dari logistik, perhotelan, rumah sakit hingga jasa keuangan guna menciptakan skala ekonomi yang lebih efisien. Di saat yang sama, restrukturisasi juga berdampak pada pengisian jabatan di sejumlah BUMN yang masih kosong. Hal ini disebabkan proses penataan ulang model bisnis yang masih berjalan. Doni menjelaskan, pemetaan BUMN dilakukan secara menyeluruh, terutama untuk perusahaan yang memiliki masalah

keuangan. Salah satu contoh restrukturisasi terjadi pada Danaxa yang akan dikembalikan menjadi perusahaan manajemen aset. [musik] Proses ini dilakukan dengan memisahkan unit usaha yang tidak sejalan dengan bisnis inti, termasuk sektor karya dan kawasan industri. Selain itu, restrukturisasi juga menyasar perusahaan lain seperti Perumnas yang tengah ditinjau ulang model bisnisnya di tengah beban utang sekitar 5,8 triliun. Doni menambahkan, pemerintah menargetkan seluruh proses restrukturisasi dan

konsolidasi BUMN dapat rampung tahun ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Ke depan, restrukturisasi diharapkan mampu meningkatkan kinerja BUMN melalui perbaikan fundamental bisnis, penguatan fokus usaha, serta integrasi antar perusahaan dalam satu ekosistem yang lebih efisien dan kompetitif. Keputusan bisnis terbaik datang [musik] dari data bukan tebakan. Mudah berlangganan bisnis insight dengan subscribe with Google. [musik] Download aplikasi kontan sekarang [musik] di App Store atau Play Store.

 

Lengkapnya Jejak Luke Mahony: Mengapa Prabowo Restui WNA Jadi Bos PT DSI, Mengurus Ekspor SDA Satu Pintu Saja

Komentar

  1. Pimda rohmatilah berkata:

    Pangkas terus GK ada obat emang nya juga pangkass terus pangkassss….

  2. Axil berkata:

    Pangkas terus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *