Sains
Home / Sains / Sains & Teknologi: NASA Siapkan Rover Tanpa Awak untuk Pemetaan Permukaan Bulan Sebelum Kedatangan Misi Berawak

Sains & Teknologi: NASA Siapkan Rover Tanpa Awak untuk Pemetaan Permukaan Bulan Sebelum Kedatangan Misi Berawak

Ilustrasi astronaut berjalan di bulan. Foto: Rawpixel/Magnific.
Ilustrasi astronaut berjalan di bulan. Foto: Rawpixel/Magnific.

JAKARTA — Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) terus mematangkan strategi eksplorasi permukaan Bulan dengan mengembangkan wahana penjelajah robotik (rover) tanpa awak yang dapat dikendalikan dari jarak jauh (remote control) dari Bumi. Langkah ini dilakukan guna memetakan kondisi geologis dan mencari sumber daya alam esensial sebelum para astronaut mendarat dalam skema misi Artemis jangka panjang.

Laporan dari Validnews mengungkapkan bahwa pengoperasian wahana penjelajah ini menjadi fondasi penting bagi pembentukan pangkalan pemukiman manusia di Bulan (Moon base) pada masa mendatang.

Kendaraan LTV dan Misi Pendukung Astronaut di Kutub Selatan Bulan

1. Spesifikasi dan Kemampuan Operasional Lunar Terrain Vehicle (LTV)

Untuk menunjang mobilitas di area berbatu dan kondisi ekstrem sekitar Kutub Selatan Bulan, NASA bekerja sama dengan mitra pengembang Astrolab dan Lunar Outpost untuk merancang Lunar Terrain Vehicle (LTV):

  • Jarak Tempuh & Daya Baterai: Mampu menempuh jarak hingga 10 kilometer dalam satu kali pengisian daya baterai.

  • Dukungan Misi Eksplorasi: Dirancang untuk menunjang hingga tiga kali aktivitas berjalan di Bulan (moonwalk) per misi dan mengangkut beban sampel geologis atau peralatan hingga 80 kilogram.

  • Mode Pengendalian Otonom: Sebelum astronaut tiba, LTV dapat dioperasikan secara jarak jauh dari Bumi untuk melakukan analisis pemetaan awal.

Misi Robotik VIPER: Berburu Cadangan Air di Kawah Gelap

1. Penjelajahan Kawah Bermedan Ekstrem

Selain LTV, NASA menyiapkan wahana robotik Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER) yang dijadwalkan meluncur menuju Kutub Selatan Bulan pada tahun 2027 menggunakan pendarat Blue Moon Mark 1 milik Blue Origin:

Ekonomi & Kebijakan Publik: Dorong Inklusi Keuangan 99 Persen, Pemerintah Siapkan Program Rekening Gratis Bersaldo Awal Rp50 Ribu untuk 25 Juta Warga

  • Misi Pencarian Es Air: VIPER difokuskan untuk menjelajahi kawah-kawah Bulan yang selalu berada dalam bayangan (permanently shadowed regions) guna mendeteksi keberadaan air dan kandungan molekul volatil lainnya.

  • Jangkauan Pemetaan Data: Wahana ini diproyeksikan menempuh jarak lebih dari 30 kilometer untuk mengumpulkan informasi krusial terkait suhu, tingkat pencahayaan, dan kontur medan permukaan.

“Pengembangan kendaraan penjelajah akan membantu menyiapkan sistem mobilitas yang diperlukan untuk membangun, mengoperasikan, dan memperluas infrastruktur guna mendukung eksplorasi Bulan jangka panjang,” jelas Robert Pickle, Direktur Surface Mobility Office NASA.

Pasar Modal & Investasi: Aksi Danantara Borong Saham BUMN Jadi Katalis Positif, IHSG Berhasil Rebound dari Tekanan Sentimen MSCI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *