WASHINGTON D.C. — Kondisi Gletser Thwaites di Antartika Barat—yang sering dijuluki sebagai “Doomsday Glacier” atau Gletser Kiamat—dilaporkan berada dalam tingkat ketidakstabilan yang sangat mengkhawatirkan. Laju pencairan dan retakan es di dasar gletser raksasa ini bergerak jauh lebih cepat dari perkiraan awal para ilmuwan.
Laporan dari Media Indonesia menyoroti bahwa percepatan instabilitas Gletser Thwaites berpotensi memicu gelombang kenaikan permukaan air laut global secara dramatis, yang dapat menenggelamkan wilayah pesisir serta dataran rendah di berbagai belahan dunia.
Mekanisme Pencairan dan Dampak terhadap Permukaan Laut Global
1. Intrusi Air Laut Hangat di Bawah Lapisan Es
Tim peneliti internasional menemukan bahwa air laut hangat mengalir semakin dalam di bawah garis tumpuan (grounding line) Gletser Thwaites. Proses ini mengikis struktur penopang es dari bawah, mempercepat laju pergeseran lapisan gletser menuju Samudra Selatan.
2. Potensi Kenaikan Air Laut Hingga Mencegah Kerusakan Pesisir
Thwaites bertindak sebagai “penutup” yang menahan seluruh Lapisan Es Antartika Barat (West Antarctic Ice Sheet). Jika gletser ini runtuh secara total:
-
Kenaikan Langsung: Cairnya Thwaites sendiri diperkirakan akan meningkatkan permukaan air laut global sebesar 65 sentimeter.
-
Efek Domino: Runtuhnya Thwaites akan memicu pencairan gletser tetangga di sekitarnya, yang dapat mendongkrak kenaikan permukaan air laut hingga 3 meter dalam jangka panjang.
“Kondisi Thwaites saat ini sangat rentan. Ketidakstabilan yang terjadi bukan lagi ancaman masa depan, melainkan krisis ekologis yang sedang berlangsung saat ini,” ungkap tim peneliti iklim.
Urgensi Aksi Iklim Global dan Mitigasi Kota Pesisir
Fenomena pencairan es Antartika ini memberikan peringatan keras bagi negara-negara kepulauan dan kawasan pesisir di seluruh dunia:
-
Mitigasi Kota Pesisir: Negara-negara dengan wilayah pesisir luas (termasuk Indonesia) dituntut mempercepat pembangunan tanggul laut, penataan ruang pesisir, serta restorasi ekosistem mangrove guna meredam dampak kenaikan air laut.
-
Penurunan Emisi Global: Peneliti mendesak komitmen konkret dari negara-negara industri untuk menekan emisi gas rumah kaca agar laju pemanasan suhu global dan lautan dapat ditekan.
Comment
220jti