FLORIDA — Langit di atas Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral, Florida, dihiasi oleh pemandangan visual yang menakjubkan. Para fotografer NASA dan SpaceX berhasil mengabadikan fenomena alam langka berupa awan bercahaya mirip ubur-ubur raksasa—yang dikenal sebagai space jellyfish—setelah peluncuran roket Falcon 9 milik SpaceX.
Laporan dari PetaPixel mengungkapkan bahwa penampakan dramatis ini tercipta saat roket Falcon 9 meluncur dalam misi penerbangan pasokan komersial ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) bagi NASA.
Mekanisme Pembentukan Fenomena ‘Space Jellyfish’
1. Interaksi Gas Buang Roket dan Sinar Matahari
NASA menjelaskan bahwa bentuk unik bak mahluk laut yang melayang di langit malam ini terjadi ketika gas buang (exhaust plume) dari roket Falcon 9 mengembang saat menembus lapisan atmosfer atas yang tipis. Karena peluncuran dilakukan pada waktu dini hari jelang matahari terbit (predawn), gas buang tersebut memantulkan cahaya matahari dari balik cakrawala secara sempurna.
2. Kombinasi Warna Spektakuler di Langit Malam
Pantulan sinar matahari pada kristal es dan pendaran gas buang menghasilkan pendaran warna biru dan merah muda yang menyala terang. Fenomena space jellyfish ini dapat terlihat dari jarak ratusan mil, bahkan hingga ke wilayah Georgia dan New York.
“Apa yang tampak seperti makhluk laut yang melayang di langit malam sebenarnya adalah gas buang roket yang berinteraksi dengan atmosfer atas dan menangkap cahaya matahari sebelum terbit,” jelas pernyataan resmi NASA.
Misi Penting di Balik Pemandangan Visual Memukau
Di balik keindahan fotografisnya, penerbangan roket Falcon 9 ini mengemban tugas ilmiah krusial:
-
Pengiriman Kargo Penelitian ISS: Kapsul Dragon yang diusung roket membawa sekitar 6.300 pon (2.850 kg) perlengkapan sains, bahan penelitian, dan pasokan untuk para astronaut di ISS.
-
Pendaratan Sempurna Pendorong Roket: Setelah melepaskan muatannya, pendorong (booster) tahap pertama Falcon 9 berhasil mendarat kembali secara presisi di Landing Zone 40.
Comment