Sains
Home / Sains / Fenomena Misterius Bangkai Hiu Terdampar Beruntun: Mengapa Paus Orca Memburu Hiu Putih Besar?

Fenomena Misterius Bangkai Hiu Terdampar Beruntun: Mengapa Paus Orca Memburu Hiu Putih Besar?

Dave Hurwitz/ Simon's Town Boat Company
Dave Hurwitz/ Simon's Town Boat Company

LONDON — Penemuan beruntun bangkai hiu putih besar (great white shark) yang terdampar di pesisir pantai dalam kondisi mengenaskan memicu perhatian serius komunitas ahli biologi laut dunia.

Laporan riset dari BBC Future mengungkap fenomena mengerikan di mana kawanan paus pembunuh (orca) secara sistematis berburu dan membunuh predator puncak samudra tersebut dengan presisi yang sangat tinggi.

Perburuan Presisi Bedah: Mengincar Organ Hati Hiu

Taktik Serangan Terorganisir Kawanan Orca

Ahli biologi laut mengamati bahwa penyerangan orca terhadap hiu putih bukan sekadar pertarungan tanpa arah. Orca memanfaatkan kelemahan biologis hiu dengan cara menabrak dari samping atau membalikkan tubuh hiu hingga mengalami kondisi kelumpuhan sementara yang disebut tonic immobility.

Organ Hati Kaya Nutrisi Sebagai Target Utama

Hampir seluruh bangkai hiu putih yang terdampar memiliki pola luka yang serupa: robekan rapi di area sirip dada dengan organ hati (liver) yang hilang sepenuhnya, sementara sisa organ tubuh lainnya dibiarkan begitu saja.

  • Nutrisi Tinggi: Organ hati hiu putih besar berukuran sangat masif (dapat mencapai 25% dari total berat tubuhnya) dan kaya akan squalene serta lipid kaya energi.

  • Efisiensi Berburu: Bagi orca, mengincar organ hati hiu memberikan asupan kalori dan nutrisi instan yang sangat tinggi dibandingkan mengonsumsi daging hiu yang berserat tebal dan memiliki kandungan asam tinggi.

Dampak Ekologis dan Perubahan Perilaku Hiu Putih

Perilaku perburuan yang ditunjukkan oleh kelompok orca ini memicu pergeseran ekosistem laut yang signifikan di wilayah pesisir utama (seperti Afrika Selatan dan pesisir Pasifik):

Teknologi & Keamanan Siber: Tersembunyi Selama Satu Dekade, AI Berhasil Ungkap Celah Keamanan Fatal pada Bahasa Pemrograman PHP yang Menopang Internet Global

  • Migrasi Masif Hiu Putih: Kehadiran orca yang berburu hiu terbukti memicu trauma ekologis. Hiu putih besar langsung pergi meninggalkan wilayah teritorial berburu mereka selama berbulan-bulan demi menghindari ancaman orca.

  • Ketidakseimbangan Rantai Makanan: Merekreasinya hiu putih besar dari habitat utamanya berdampak pada melonjaknya populasi anjing laut dan predator tingkat menengah lainnya, yang pada akhirnya mengganggu stabilitas rantai makanan lokal.

Pembelajaran Kultural di Antara Kawanan Orca

Para peneliti percaya bahwa kebiasaan memburu dan membedah hiu putih merupakan bentuk transmisi budaya (cultural transmission) antar-kelompok orca. Orca dewasa mengajarkan teknik dan strategi pembedahan berisiko tinggi ini kepada generasi orca yang lebih muda, membuat kebiasaan perburuan ini menyebar cepat di antara kawanan orca di berbagai wilayah samudra.

Sains & Keanekaragaman Hayati: Fenomena Evolusi Cepat, Warna Bulu Burung Hantu Serak Jawa di Swiss Berubah Menjadi Kemerahan dalam 30 Tahun

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *