Sains
Home / Sains / Empat Astronaut Artemis II Tinggalkan Tugas Penerbangan Antariksa, Ini Peran Baru Mereka

Empat Astronaut Artemis II Tinggalkan Tugas Penerbangan Antariksa, Ini Peran Baru Mereka

Michael M. Santiago/Getty Images
Michael M. Santiago/Getty Images

JAKARTA, INDONESIA — Keempat astronaut yang menjalani misi Artemis II mengawali babak baru dalam karier mereka setelah tidak lagi berada di jalur tugas penerbangan antariksa aktif. Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen sebelumnya mencatat sejarah melalui perjalanan mengelilingi Bulan pada April 2026.

Perubahan terbaru datang dari Christina Koch. NASA mengumumkan pada 13 Oktober 2026 bahwa Koch akan menjabat sebagai pelaksana tugas wakil kepala insinyur NASA mulai 1 November 2026. Peran baru tersebut membuatnya beralih ke status astronaut manajemen dan tidak lagi memenuhi syarat untuk penugasan penerbangan antariksa berikutnya.

Sementara itu, Reid Wiseman dan Victor Glover beralih ke status astronaut emeritus, sedangkan Jeremy Hansen meninggalkan tugas astronaut aktif di Badan Antariksa Kanada atau Canadian Space Agency (CSA) dan beralih ke status reservis Angkatan Udara Kerajaan Kanada.

Misi Artemis II Menjadi Tonggak Baru Eksplorasi Bulan

Artemis II merupakan misi berawak pertama dalam program Artemis NASA. Misi yang berlangsung selama sekitar 10 hari itu membawa empat astronaut mengelilingi Bulan menggunakan wahana antariksa Orion.

Kru Artemis II terdiri atas Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, Christina Koch sebagai spesialis misi, serta Jeremy Hansen dari Kanada yang juga bertugas sebagai spesialis misi.

Ekonomi & Kebijakan Publik: Dorong Inklusi Keuangan 99 Persen, Pemerintah Siapkan Program Rekening Gratis Bersaldo Awal Rp50 Ribu untuk 25 Juta Warga

Mereka kembali ke Bumi dengan pendaratan di Samudra Pasifik pada 10 April 2026. Penerbangan tersebut menjadi perjalanan berawak pertama melampaui orbit rendah Bumi sejak misi Apollo 17 pada 1972.

Pengalaman itu menjadi bagian penting dari persiapan NASA untuk menjalankan misi eksplorasi Bulan berikutnya. Namun, bagi keempat astronaut tersebut, keberhasilan Artemis II juga menandai perubahan arah karier.

Christina Koch Akan Memimpin Bidang Rekayasa di NASA

Christina Koch akan menjalankan tugas baru sebagai pelaksana tugas wakil kepala insinyur NASA mulai 1 November 2026. Ia akan membantu mengawasi komunitas rekayasa, kesiapan teknis misi, serta standar rekayasa di berbagai program dan proyek badan antariksa Amerika Serikat tersebut.

Pengalaman Teknik dan Penerbangan Antariksa

Sebelum menjadi astronaut, Koch bekerja sebagai insinyur di NASA Goddard Space Flight Center. Ia memiliki latar belakang pendidikan teknik elektro dan fisika, serta gelar magister teknik elektro.

Koch terpilih sebagai kandidat astronaut NASA pada 2013. Ia kemudian menjalani misi panjang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 2019 dengan durasi 328 hari berturut-turut, salah satu pencapaian penting dalam sejarah penerbangan antariksa perempuan.

Pasar Modal & Investasi: Aksi Danantara Borong Saham BUMN Jadi Katalis Positif, IHSG Berhasil Rebound dari Tekanan Sentimen MSCI

Pengalaman tersebut memberinya pemahaman tentang sistem teknis dari dua sisi: pengembangan peralatan di Bumi dan penggunaan sistem tersebut dalam kondisi ekstrem di luar angkasa.

Tidak Lagi Mendapat Penugasan Penerbangan

Dengan penunjukan barunya, Koch beralih ke status astronaut manajemen. Artinya, ia tidak lagi masuk dalam daftar astronaut yang memenuhi syarat untuk menerima penugasan penerbangan antariksa.

Meski demikian, perubahan ini bukan berarti Koch meninggalkan NASA. Sebaliknya, ia akan menerapkan pengalaman teknis dan operasionalnya untuk membantu memastikan kesiapan serta keandalan program antariksa berikutnya.

Victor Glover Beralih ke Dunia Akademik

Victor Glover, pilot Artemis II, kini memperluas kiprahnya melalui dunia pendidikan tinggi. Ia mengambil peran sebagai penasihat eksekutif bagi presiden California Polytechnic State University atau Cal Poly, universitas tempatnya menempuh pendidikan.

Berbagi Pengalaman dengan Generasi Berikutnya

Di Cal Poly, Glover diharapkan berkontribusi dalam strategi institusi, kepemimpinan, serta upaya mendorong mahasiswa mendalami bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Ekonomi & Perbankan: Kredit Korporasi Tembus Rp700 Triliun, Bank Mandiri Perkuat Komitmen Pembiayaan Ekosistem Usaha Produktif dan UMKM

Sebelum bergabung dengan NASA, Glover merupakan penerbang Angkatan Laut Amerika Serikat dan pilot uji. Ia terpilih sebagai astronaut pada 2013 dan sebelumnya pernah menjalani misi menuju ISS menggunakan wahana SpaceX Crew Dragon.

Glover juga telah beralih ke status astronaut emeritus NASA. Dalam status tersebut, ia dapat tetap membantu badan antariksa melalui kegiatan pendampingan, pelatihan, dan berbagi pengalaman tanpa menjalani penerbangan antariksa baru.

Peralihan karier ini membuka kesempatan bagi Glover untuk mendukung pendidikan dan pengembangan generasi baru, sembari tetap menyumbangkan pengetahuannya bagi eksplorasi antariksa.

Reid Wiseman Tetap Mendukung Program NASA

Reid Wiseman, komandan Artemis II, juga beralih ke status astronaut emeritus. NASA mengumumkan perubahan tersebut pada September 2026.

Pengalaman Misi Akan Dimanfaatkan untuk Program Berikutnya

Dalam peran emeritus, Wiseman dapat membantu melatih dan membimbing astronaut, pengendali penerbangan, serta tenaga teknis yang terlibat dalam misi masa depan.

Sebelum memimpin Artemis II, Wiseman pernah menghabiskan 165 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2014. Ia juga pernah menjabat sebagai kepala Kantor Astronaut NASA dari 2020 hingga 2022.

NASA menyatakan bahwa status emeritus memberikan fleksibilitas bagi astronaut berpengalaman untuk mengejar peluang lain, sekaligus memungkinkan badan antariksa tetap memanfaatkan keahlian mereka.

Hingga laporan ini disusun, Wiseman belum mengumumkan pekerjaan baru lain secara resmi. Meski tidak lagi menjalani tugas penerbangan aktif, pengalamannya tetap dapat dimanfaatkan dalam persiapan program Artemis berikutnya.

Jeremy Hansen Memasuki Babak Baru di Kanada

Jeremy Hansen merupakan satu-satunya anggota kru Artemis II yang berasal dari Kanada. Setelah misi mengelilingi Bulan selesai, ia meninggalkan tugas astronaut aktif di Canadian Space Agency dan beralih ke status reservis di Angkatan Udara Kerajaan Kanada.

Memperkuat Kemampuan Antariksa Kanada

Hansen memiliki latar belakang sebagai pilot militer dan perwira Angkatan Udara Kerajaan Kanada. Sebelum Artemis II, ia telah terlibat dalam pelatihan internasional, operasi misi, serta berbagai kegiatan yang mempersiapkan astronaut untuk penerbangan antariksa.

Sebagai astronaut Kanada pertama yang menjalani perjalanan mengelilingi Bulan, partisipasinya dalam Artemis II menjadi tonggak penting bagi keterlibatan Kanada dalam eksplorasi antariksa berawak.

Ke depan, Hansen tetap memiliki kepentingan dalam pengembangan sektor antariksa Kanada dan peningkatan kemampuan negara tersebut untuk berpartisipasi dalam eksplorasi luar angkasa.

Peralihan menjadi reservis berarti ia tidak lagi menjalankan tugas militer penuh waktu. Namun, pengalaman yang diperolehnya dari pelatihan dan misi Artemis II berpotensi tetap bermanfaat bagi pengembangan kemampuan antariksa Kanada.

Apa Arti Perubahan Ini bagi Program Artemis?

Peralihan keempat astronaut tersebut tidak berarti NASA atau Kanada menghentikan program eksplorasi Bulan. Perubahan ini lebih mencerminkan perpindahan pengalaman dan keahlian ke bidang manajemen, pendidikan, pelatihan, dan pengembangan program.

NASA masih membutuhkan pengalaman kru Artemis II untuk mempersiapkan misi berikutnya. Artemis III direncanakan menguji kemampuan pertemuan dan penyambungan wahana di orbit rendah Bumi, sedangkan Artemis IV ditargetkan membawa astronaut kembali ke permukaan Bulan pada 2028, sesuai rencana yang diumumkan badan antariksa tersebut.

Jadwal dan tujuan misi masa depan tetap bergantung pada kesiapan teknis serta keputusan program NASA.

Kesimpulan

Keempat astronaut Artemis II kini menempuh jalur karier baru setelah menyelesaikan perjalanan bersejarah mengelilingi Bulan. Christina Koch akan beralih ke kepemimpinan rekayasa NASA, Victor Glover mengembangkan peran akademiknya di Cal Poly, Reid Wiseman akan tetap berkontribusi melalui status emeritus, dan Jeremy Hansen memasuki fase baru sebagai reservis Angkatan Udara Kanada.

Mereka tidak lagi berada di jalur tugas penerbangan antariksa aktif, tetapi pengalaman dari Artemis II masih berpotensi memberi dampak besar bagi generasi astronaut berikutnya dan masa depan eksplorasi Bulan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *