Timnas Indonesia sukses membantai Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga FIFA Match Day pada 5 Juni 2026. Meskipun ini hanya laga uji coba, gaya main Timnas Indonesia terlihat sangat sedap dipandang dan sudah mirip dengan raksasa-raksasa Eropa. Berkat taktik brutal yang diterapkan, Indonesia berhasil memecahkan kutukan yang sudah bertahan sejak lama.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Gelora Bung Karno tersebut, Indonesia tampil dominan sejak awal. Justin Hubner membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui tandukan memanfaatkan tendangan bebas Nathan Tjoe-A-On. Kemudian, 15 menit berselang, Ole Romeny menggandakan keunggulan lewat aksi sprint dan tembakan akurat. Meskipun Oman sempat mendapatkan penalti, kiper Emil Audero berhasil menggagalkannya. Ragnar Oratmangoen menutup pesta gol Indonesia pada menit ke-55 setelah menuntaskan umpan dari Ivar Jenner.
Keberhasilan ini tidak lepas dari racikan taktik John Herdman. Paling menonjol adalah penerapan high press yang sangat intens, di mana pemain Indonesia langsung mengerubuti lawan saat kehilangan bola. Selain itu, formasi tim sangat cair dan sering berubah-ubah di lapangan, mulai dari 3-4-3, 4-3-3, hingga 2-3-5, yang sangat menyulitkan pertahanan Oman. Rotasi posisi juga menjadi kunci, seperti Rizky Ridho yang dimainkan sebagai bek kanan dan Kevin Diks yang sering menusuk ke tengah hingga posisi penyerang.
John Herdman juga memberikan peran spesifik kepada setiap pemain, seperti Donny Tri Pamungkas yang diplot sebagai bek kanan meski ia pemain kidal, serta Emil Audero yang berperan sebagai ball-playing goalkeeper. Kemenangan ini sangat bersejarah karena memutus kutukan 38 tahun lamanya, di mana Indonesia terakhir kali mengalahkan Oman pada tahun 1988. Hasil ini juga mendongkrak posisi Indonesia ke peringkat 118 dunia.
Laga ini menjadi bukti bahwa Indonesia kini memiliki identitas permainan yang jelas di bawah asuhan John Herdman. Para pemain terlihat memahami kapan harus menyerang, menekan, dan menguasai tempo. Meskipun hanya uji coba, kemenangan ini menjadi sinyal positif untuk menatap masa depan, terutama harapan agar Indonesia bisa melaju jauh di Piala Asia 2027.

Komentar