sebagai juara dunia empat kali. Kegagalan di Piala Dunia 2022 adalah aib memalukan bagi Jerman. Sekalipun dipesut pelatih kaliber Hans Flick yang bermandikan enam gelar di Bayern Munchen di Mansf malah tersingkir di fase grup. Kini 4 tahun berselang mereka berusaha bangkit di bawah asuhan pelatih muda Juliane Gelsman. di FB telah mempublikasikan 26 nama pemain yang akan diterbangkan ke Amerika sebentar lagi. Tapi rakyat Jerman seolah terbelah dengan keputusan Negelsman memasukkan satu barang antik di dalam timnya.
Padahal si bapak-bapak itu tadinya sudah memutuskan pensiun dari timnas dan ingin memberi kesempatan pada pemain lain di posisinya. Takayal gebrakan negrosmen itu dinilai beresiko oleh media-media [musik] di Jerman sana. Kira-kira kenapa bisa begitu? Temukan jawabannya di video berikut ini. Neyer lagi, Neyer lagi. Coba angkat tangan yang sampai tersedak saking terkejut. Melihat nama Manuel Neuer masuk dalam skuad Jerman di Piala Dunia 2026. Rasanya tuh kayak emangnya di seluruh Jerman cuma Pak De Neuer doang ya yang
pantas jadi kiper utama. Kalau menurut mimin sih Julian Grosmen memandang Neuer layaknya sebuah Mercedes-Benz 280 GE. Buat yang belum tahu, mobil jenis Jeep itu pertama diproduksi pada 1986, sama persis dengan tahun kelahiran Neyar. Meski tahun ini usia mobil itu sudah 40 tahun, dia masih terlihat gagah, bertenaga juga terkesan elegan khas Jerman punya. Terus apa hubungannya sama Neuer, Min? Negelsman menganggap Neuer masih terlihat tangguh, jago, dan berwibawa seperti mobil itu di usia yang masuk kepala empat. Dilansir gol, Negman
ternyata sudah yakin memanggil kembali Neuer setelah tampil Ciamik [musik] di leg pertama perempat final Liga Champions versus Real Madrid. Baru beberapa hari setelah ultah ke-40, Neuer jadi spotlight di atas rumput Bernabeo. Keyakinan itu semakin bertambah setelah Kiper Shalke Nulvie itu kembali antarkan Bayern pertahankan titel [musik] Bundesliga. Pas banget dengan cedera Mark Andre Terstigen yang tak kunjung pulih. Neglesman giat memepet Neuer. Sempat umumkan pensiun dari timnas pasca Euro 2024, Neuer akhirnya luluh dan mau
dipanggil membela negara. Dengan begini Manuel Neuer akan menjalani Piala Dunia kelima bersama Darpanzar. Usai pengumuman skuad di media sosial di FB, media-media lokal Jerman ramai berkomentar soal pemanggilan kembali Neyer. Salah satunya Sport Build yang menulis bahwa selain karena performa bagus di akhir musim, ada faktor tersembunyi yang membuat Negelsman mendekati bapak-bapak 40 tahun itu. Ternyata para pemain kunci Bayern Munchen yang biasa jadi langganan timnas dilaporkan telah mendesak sang pelatih
memanggil kembali Neuer. Alasannya karena beliau punya kapabilitas, reputasi, dan aura yang dapat mengangkat permainan Jerman di Piala Dunia 2026. Meski begitu kabarnya pemanggilan Neuer sempat ditolak oleh pemain-pemain non Bayern. Mereka lebih mendukung agar Oliver Bowman diberi kesempatan sebagai kiper utama Jerman. Apalagi Negrosman sempat bilang kalau ia terkesan dengan penampilan kiper Hofenham itu selama menggantikan Mark Andre Terstigan. Jauh sebelum pemanggilan Neuer, Negman berulang kali menegaskan Boman akan
dibawa karena berjasa sepanjang kualifikasi. [musik] Pada kenyataannya, Bowan memang dipanggil dalam jajaran kiper, tapi bukan sebagai pilihan pertama, melainkan Banserb Neuer. Dalam podcast bersama Absolute Football, Diter Hhaman khawatir pemanggilan Neuer ini berisiko menimbulkan intrignal Squad Jerman karena adanya perbedaan pandangan. Sekarang kita tinggalkan soal drama pemanggilan Manuel Neuer dan beralih soal kekuatan Jerman. Sebagai pelatih muda di Piala Dunia 2026, Julian Negelsman punya kriteria tersendiri
dalam menentukan skuad Darpanzar. Mantan pelatih Arbi Lipzik itu memadukan antara pemain senior dan junior. Negelsman masih membawa para angkatan tua seperti Antonio Rudiger, Pascal Gross, Leon Goretka, Joshua Kimic, dan Liroy Sane. Mereka diikut sertakan sebagai mentor bagi darah-darah muda sekaligus mempertahankan standar permainan Jerman. Para senior itu kemudian dipadukan dengan wajah generasi baru sepak bola Jerman. Negelsman memanggil Nicos Clutterback, Malik Tiao, Angelo Steeler, dan tak lupa Jamal Musiala. Sebagai
gelandang bertahan yang digadang sebagai NEX Tony Cruz, Steeler diproyeksikan sebagai pengganti utama Leon Goretka. Sudah mengantongi tujuh caps sejauh ini patut dinantikan penampilan pemain VFB Stuttgart itu sebagai kekuatan lini tengah. Tak hanya itu, Julian Esman juga membawa pemain-pemain unik yang mencuri atensi. Di barisan tengah tersedia dua wonder kit Bayern Munchen, Alexander Pavlovic, dan Leonard Carl. Di bawah asuhan Vincent Company, dua anak muda ini menjelma jadi pemain dengan kapasitas yang melebihi rekan seusianya.
Berposisi gelandang bertahan, Pavlovic piawai dalam membaca permainan, memotong lajur serangan, dan menjadi penyeimbang bagi tim. Usianya boleh 22 tahun, tapi ia berani aktif meminta bola dan jarang melakukan kesalahan fatal di areal bertahan. Pavlovic mencatatkan akurasi umpan 92% yang dipadukan dengan kemampuan mendikte tempo laga dan ketenangan di bawah pressing. Telah mengumpulkan 9 caps dan satu gol bersama Jerman, Pavlovic adalah partner yang sempurna untuk Angelo Steeler di masa depan. Lain halnya
dengan Carl yang dibentuk sebagai sayap kanan progresif. Masih 18 tahun, Carl dikenal punya kelebihan pada kaki kiri yang membantunya dalam mencetak gol dan memberi asis. Posturnya tampak lincah sehingga memudahkannya melewati hadangan di ruang sempit. Jebolan Akademi di Roten itu juga mampu beroperasi di berbagai posisi serang termasuk playmaker yang rajin membantu pressing dan menciptakan peluang. dua kali diturunkan sebagai sayap kanan diuji coba Maret dan berujung tampil apik. Siap-siap saja Liroy Sane akan
tergantikan olehnya. Selain Pavlovic dan Carl, ada Jamy Leweling yang berperan fleksibel sebagai sayap kanan maupun kiri. Berlaga di VFB Stuttgart keahliannya menendang dan mengumpan dengan dua kaki yang sama kuat membuatnya sulit ditebak bek lawan. Leweling didesain sebagai motor serangan balik yang eksplosif. [musik] Kecepatannya sering dimanfaatkan untuk mengeksploitasi ruang di sepertiga akhir pertahanan lawan. Spesifikasi itu yang membuat Negelsman memilihnya ketimbang Karim AD Yemi yang lebih berpengalaman
di timnas. Sebagai tim yang pernah dihuni oleh deretan striker berbahaya seperti Miroslav Close dan Mario Gomez. Lini depan Jerman di Piala Dunia kali ini cukup disorot. Pasalnya, beberapa penyerang pilihan Julian Negelsman justru sedang melempem di klub masing-masing. Dua nama yang paling disorot adalah Florian F dan Nick Waltemede yang gagal menunjukkan debut mengesankan setelah pindah ke Inggris. Mas Wiwit cuma mampu mencetak 5 gol, sementara Waltemede hanya mengemas 8 gol di Premier League. Khusus untuk
Waltemede, kondisinya kian pelik karena selain keran golnya macet, ia mulai kehilangan kepercayaan dari Eddie Hoi. Melihat situasi tersebut, tampaknya tumpuan utama lini depan di MSF otomatis akan dipegang oleh Kai Hars. Penyerang Arsenal tersebut datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil membantu klubnya meraih gelar Premier League setelah 22 tahun. Namun jika strategi utama mereka buntu, Negelsman bisa mencoba Dennis Undfrated. Musim ini Undf tampil luar biasa dengan menjadi top skor kedua Bundesliga di
bawah Harry Ken lewat torehan 19 gol. Ketajaman Undav juga sudah terbukti cukup cemerlang sebagai penyerang tengah. Salah satunya ketika ia sukses mencetak satu gol ke gawang Gana pada laga uji coba bulan Maret lalu. Tergabung di grup E bersama Pantai Gading, Kurasau, dan Ecuador. Seperti apa gaya permainan yang akan diusung oleh Jerman? Sebagai Piala Dunia pertamanya, Julian Gelsman akan menerapkan skema 433 yang tidak kaku. Dalam praktiknya, pakam tersebut akan bertransformasi menjadi bentuk 235 atau
325 saat tim sedang menyerang dan memegang penguasaan bola. Ketika momen ini terjadi, bekap seperti Joshua Kimic akan bergerak masuk ke area tengah untuk membentuk double pivot bersama gelandang bertahan. Perubahan taktik ini otomatis memberikan kebebasan penuh bagi bek sayap lainnya untuk naik [musik] jauh ke depan membantu serangan. Sementara itu, dua dari tiga gelandang Jerman akan difokuskan untuk beroperasi dan mengacaukan pertahanan di half space. Posisi krusial ini biasanya diisi oleh para kreator serangan lincah seperti
Jamal Musiala dan Florian F. Keunggulan lain dari sistem neglesman ini terlihat ketika tim kehilangan bola di lapangan. Alih-alih buru-buru turun untuk bertahan. Sistem ini didesain agar para pemain langsung melakukan tekanan bersamaan guna merebut kembali bola secepat mungkin di area pertahanan lawan. Di sisi lain, bek kiri akan bermain lebih melebar demi menjaga lebar lapangan. Sedangkan tiga bek tersisa akan sigap membentuk garis pertahanan yang tangguh untuk meminimalkan resiko serangan balik cepat. Puasa gelar sejak
2014. Jerman mengincar mahkota kelima untuk menyamai perolehan Brazil. Tapi dengan kekuatan seperti itu, mungkinkah kejayaan akan datang untuk di MSF? Ah.

Komentar