Hiburan
Home / Hiburan / Veronica Roth Buka Suara soal Film Terakhir Divergent yang Batal, Nasib Tris Masih Jadi Tanda Tanya

Veronica Roth Buka Suara soal Film Terakhir Divergent yang Batal, Nasib Tris Masih Jadi Tanda Tanya

© Lionsgate
© Lionsgate

JAKARTA, INDONESIA — Penggemar Divergent masih belum mendapatkan penutup versi layar lebar untuk kisah distopia yang diangkat dari novel karya Veronica Roth. Film terakhir yang direncanakan, The Divergent Series: Ascendant, tidak pernah diproduksi setelah film sebelumnya, Allegiant, mengalami kekecewaan di box office pada 2016.

Dalam wawancara yang kembali disorot pada Oktober 2026, Roth membicarakan proyek film yang tak pernah terwujud tersebut sekaligus perjalanan emosionalnya kembali ke dunia Divergent. Sang penulis mengakui bahwa ketika para pemeran telah beralih ke proyek lain, peluang untuk mengumpulkan mereka kembali semakin kecil. Upaya mengubah cerita penutup menjadi film televisi pun akhirnya tidak membuahkan hasil.

Mengapa Film Terakhir Divergent Tidak Pernah Dibuat?

Waralaba Divergent awalnya direncanakan menjadi rangkaian film yang mengadaptasi novel-novel Roth. Namun, rencana tersebut berubah setelah Allegiant tidak memenuhi harapan komersial studio.

Performa Allegiant Mengubah Rencana Lionsgate

Dirilis pada 2016, The Divergent Series: Allegiant seharusnya menjadi bagian pertama dari adaptasi dua bagian untuk menutup kisah utama. Film berikutnya direncanakan berjudul Ascendant.

Akan tetapi, hasil box office Allegiant mengecewakan. Lionsgate kemudian membatalkan rencana produksi film penutup tersebut dan mempertimbangkan format film televisi yang berpotensi dikembangkan menjadi cerita lanjutan.

Ekonomi & Kebijakan Publik: Dorong Inklusi Keuangan 99 Persen, Pemerintah Siapkan Program Rekening Gratis Bersaldo Awal Rp50 Ribu untuk 25 Juta Warga

Rencana baru itu juga menghadapi masalah ketika para pemeran utama tidak berminat kembali. Roth menjelaskan bahwa para pemain telah melanjutkan karier masing-masing, sehingga menghidupkan kembali proyek tersebut menjadi semakin sulit.

Proyek Televisi Juga Tidak Terwujud

Perubahan dari film bioskop menjadi film televisi sempat membuka kemungkinan agar cerita Divergent tetap mendapatkan penutup. Namun, gagasan tersebut tidak pernah terealisasi.

Akibatnya, penonton yang mengikuti adaptasi film hanya memperoleh sebagian dari keseluruhan kisah yang direncanakan. Berbeda dari versi novel, perjalanan karakter-karakter utama dalam film tidak mendapatkan penyelesaian sebagaimana yang semula diharapkan.

Akhir Kisah Tris Menjadi Salah Satu Pertanyaan Terbesar

Salah satu aspek yang paling banyak dibicarakan penggemar adalah nasib Tris Prior, tokoh utama yang diperankan Shailene Woodley dalam film.

Kematian Tris dalam Novel Memecah Pendapat Pembaca

Dalam novel Allegiant, Tris meninggal dunia. Keputusan Roth untuk mengakhiri perjalanan protagonisnya dengan cara tersebut memicu perdebatan di kalangan pembaca.

Pasar Modal & Investasi: Aksi Danantara Borong Saham BUMN Jadi Katalis Positif, IHSG Berhasil Rebound dari Tekanan Sentimen MSCI

Jika Ascendant benar-benar dibuat, salah satu pertanyaan terbesarnya adalah apakah film itu akan mempertahankan akhir yang sama atau mengubahnya untuk menyesuaikan kebutuhan adaptasi layar lebar.

Roth mengakui bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti bagaimana Lionsgate berencana menyelesaikan cerita dalam film yang batal tersebut. Dengan demikian, tidak ada dasar untuk menyimpulkan bahwa versi film akan mempertahankan atau mengubah nasib Tris.

Veronica Roth Tidak Menyesali Keputusan Kreatifnya

Meski memahami bahwa akhir cerita tersebut dapat terasa menyedihkan bagi pembaca, Roth tidak menyesali keputusan yang diambilnya saat menulis novel.

Ia memandang karya tersebut sebagai gambaran dari dirinya pada masa itu. Menurutnya, mengingkari pilihan kreatif masa lalu hanya karena pandangannya mungkin telah berubah akan terasa seperti mengkhianati dirinya yang lebih muda.

Roth juga menyadari bahwa kematian Tris dapat terasa semakin tragis ketika dibaca kembali bertahun-tahun kemudian. Namun, keputusan tersebut tetap menjadi bagian dari perjalanan karakter dan proses kreatif yang ia jalani saat menulis buku itu.

Ekonomi & Perbankan: Kredit Korporasi Tembus Rp700 Triliun, Bank Mandiri Perkuat Komitmen Pembiayaan Ekosistem Usaha Produktif dan UMKM

Veronica Roth Kembali ke Dunia Divergent Lewat The Sixth Faction

Pada Oktober 2026, Roth kembali menjelajahi dunia yang membesarkan namanya melalui novel The Sixth Faction. Buku tersebut bukan sekuel langsung, melainkan kisah alternatif yang membayangkan bagaimana cerita Divergent dapat berkembang apabila Beatrice Prior membuat pilihan berbeda.

Kisah Alternatif Membuka Jalan Baru bagi Tris

Dalam cerita asli, Beatrice tumbuh dalam faksi Abnegation sebelum memilih bergabung dengan Dauntless. Sistem faksi menjadi fondasi dunia distopia yang membentuk identitas, hubungan sosial, dan konflik dalam novel.

The Sixth Faction menghadirkan kemungkinan berbeda dari jalur cerita yang telah dikenal pembaca. Pendekatan semesta alternatif ini memberi Roth ruang untuk kembali bertemu dengan karakter dan dunia ciptaannya tanpa harus mengulang keseluruhan kisah lama.

Bagi penggemar, buku tersebut menawarkan cara baru untuk menjelajahi Divergent, meskipun tidak secara otomatis menyelesaikan akhir adaptasi film yang menggantung.

Roth Masih Terbuka terhadap Adaptasi Baru

Roth tidak menutup kemungkinan jika kisah alternatif tersebut suatu hari diadaptasi ke layar. Namun, ia juga tidak menjadikan adaptasi film atau televisi sebagai tujuan utama dari kembalinya ke dunia Divergent.

Baginya, keberhasilan proyek tersebut tidak harus diukur dari apakah ceritanya kembali menjadi film. Jika buku baru itu membuat lebih banyak orang membaca atau kembali tertarik pada fiksi distopia, hal tersebut sudah menjadi hasil yang berarti.

Apakah Genre Distopia Remaja Akan Kembali Populer?

Kembalinya Roth ke dunia Divergent berlangsung ketika fiksi distopia untuk pembaca muda kembali mendapatkan perhatian. Waralaba The Hunger Games, misalnya, terus menjadi bagian dari percakapan publik melalui karya baru dan adaptasi layar.

Nostalgia Waralaba Lama Bisa Menarik Pembaca Baru

Cerita distopia remaja umumnya menampilkan masyarakat dengan sistem yang menindas, konflik kekuasaan, dan karakter muda yang mempertanyakan aturan yang berlaku. Tema tersebut memberi ruang untuk membahas identitas, kebebasan, ketidakadilan, dan pilihan moral.

Kembalinya penulis ke dunia yang sudah dikenal dapat menarik pembaca lama sekaligus memperkenalkan kisah tersebut kepada generasi baru. Namun, kebangkitan genre ini tidak hanya bergantung pada satu buku atau satu waralaba; minat pembaca dan keberhasilan karya-karya baru juga akan berperan.

Roth dijadwalkan menerbitkan The Last Testimony pada Februari 2027. Sementara itu, ia belum menyatakan bahwa dirinya akan sepenuhnya meninggalkan dunia Divergent setelah proyek-proyek terbarunya.

Kesimpulan

Film The Divergent Series: Ascendant menjadi salah satu contoh waralaba populer yang gagal mencapai akhir sesuai rencana. Performa box office Allegiant, perubahan strategi studio, dan kepergian para pemeran dari proyek tersebut membuat film penutup tidak pernah terwujud.

Veronica Roth sendiri telah berdamai dengan perjalanan adaptasi itu dan tetap mempertahankan keputusan kreatifnya mengenai akhir Tris dalam novel. Kini, melalui The Sixth Faction, ia membuka jalur baru untuk menjelajahi dunia Divergent tanpa menjanjikan kelanjutan film.

Untuk saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai adaptasi layar dari novel baru tersebut. Namun, kembalinya Roth ke dunia distopia yang pernah menjadi fenomena global memberi penggemar kesempatan untuk melihat kisah itu dari sudut pandang berbeda.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *