SAN FRANCISCO — Ketegangan di luar lapangan NBA memanas setelah forward Dallas Mavericks, Naji Marshall, memberikan peringatan terbuka kepada pemain pemula (rookie) Golden State Warriors, Yaxel Lendeborg. Reaksi keras ini dipicu oleh pernyataan kontroversial Lendeborg usai kekalahan Warriors 105-127 dari Los Angeles Lakers di Crypto.com Arena.
Melalui komentar di media sosial, Marshall membela mantan rekan satu timnya, Luka Dončić, sekaligus memperingatkan Lendeborg atas dampaknya di pertemuan mendatang.
Konfrontasi Lapangan dan Pernyataan Kontroversial Yaxel Lendeborg
1. Gesekan di Laga Perdana
Pertandingan antara Golden State Warriors dan Los Angeles Lakers diwarnai adu mulut intens antara Lendeborg dan Dončić sepanjang babak pertama. Ketegangan tersebut berujung pada technical foul yang diterima Lendeborg sebelum jeda babak pertama (halftime).
2. Komentar Pasca-Pertandingan
Bukannya meredakan situasi, Lendeborg justru menyampaikan pernyataan tegas kepada awak media usai laga usai:
-
Kritik Terbuka: Lendeborg secara terang-terangan mengecilkan kemampuan Dončić dengan menyebut sang bintang tidak bisa mencetak angka saat dijaga olehnya.
-
Hilangnya Rasa Hormat: Rookie Warriors tersebut menambahkan bahwa insiden di lapangan membuat Dončić kehilangan rasa hormat darinya.
Peringatan Naji Marshall dan Loyalitas Antar-Pemain
Merespons unggahan media sosial terkait pernyataan Lendeborg, Naji Marshall yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Dončić langsung memberikan balasan menohok:
“80 ball next time they play never speak on the DON,” tulis Naji Marshall dalam kolom komentar Instagram.
Pernyataan Marshall mengisyaratkan bahwa Dončić diprediksi akan mencetak poin sangat tinggi (80-point game) sebagai balasan pada pertemuan berikutnya dengan Warriors. Marshall, yang pernah bermain bersama Dončić di Dallas sebelum sang megabintang hijrah ke Lakers, secara konsisten menunjukkan dukungan serta loyalitas pribadi kepada mantan rekan setimnya tersebut.
Comment