JAKARTA — Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan usai Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) di level 5,75%.
Berdasarkan data analisis Doo Financial Futures yang dilansir dari Bisnis.com, mata uang Garuda berakhir terkoreksi 30,00 poin atau 0,17% ke level Rp18.022 per Dolar AS. Pelemahan ini mendorong posisi Rupiah kembali menembus ke atas level psikologis Rp18.000.
Analisis Pasar dan Perbandingan Pergerakan Mata Uang Kawasan Asia
1. Respon Pasar Terhadap Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pergerakan negatif Rupiah dipicu oleh reaksi pelaku pasar terhadap keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang memilih menahan suku bunga acuan dan hanya melakukan penyesuaian pada deposit facility rate.
“Rupiah ditutup melemah terhadap Dolar AS merespon langkah BI yang mempertahankan tingkat suku bunga. Kendati demikian, tekanan yang mereda di pasar ekuitas domestik sedikit banyak berhasil menahan pelemahan Rupiah lebih lanjut,” ulas Lukman Leong.
2. Dinamika Nilai Tukar Mata Uang Regional
Pergerakan mata uang di kawasan Asia tercatat bervariasi (mixed) terhadap Dolar AS:
-
Mata Uang Menguat: Dolar Baru Taiwan memimpin penguatan tertinggi sebesar 0,64%, diikuti Rupee India (+0,27%), Won Korea Selatan (+0,19%), Ringgit Malaysia (+0,04%), Yen Jepang (+0,03%), dan Dolar Hong Kong (+0,02%).
-
Mata Uang Melemah: Peso Filipina mencatatkan penurunan terbalik paling dalam sebesar 0,43%, disusul Baht Thailand (-0,13%), Yuan China (-0,04%), serta Dolar Singapura (-0,02%).
Catatan Perdagangan Harian dan Proyeksi Pergerakan Kurs
1. Chronology Pergerakan Rupiah di Sesi Perdagangan
-
Sesi Pembukaan (09:19 WIB): Rupiah dibuka terdepresiasi 0,17% langsung ke level Rp18.022 per Dolar AS, seiring pelemahan mayoritas mata uang regional lainnya.
-
Sesi Siang (13:29 WIB): Tekanan berlanjut hingga Rupiah terkoreksi makin dalam sebesar 0,28% atau 50,7 poin menuju level Rp18.036,3 per Dolar AS.
2. Proyeksi Rentang Pergerakan
Untuk sesi perdagangan berikutnya, nilai tukar Rupiah diproyeksikan masih akan bergerak fluktuatif berada pada kisaran rentang Rp17.900 hingga Rp18.000 per Dolar AS.
Comment