Beranda / Berita Terpopuler / NATO Bubar! Terlihat Dokumen AS Mengancam ‘Hajar’ Spanyol & Inggris jika Melindungi Operasi Militer di Iran

NATO Bubar! Terlihat Dokumen AS Mengancam ‘Hajar’ Spanyol & Inggris jika Melindungi Operasi Militer di Iran

Guncangan hebat melanda aliansi pertahanan NATO setelah sebuah dokumen komunikasi internal Pentagon bocor ke publik. Dokumen rahasia ini mengungkap skenario mengejutkan. Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump dikabarkan tengah menyusun rencana untuk menghantam dua sekutu terdekatnya sendiri, yakni Spanyol dan Inggris. Langkah ekstrem ini diambil setelah kedua negara dianggap menghalangi ambisi militer Washington terhadap Iran. Pemicu utama kemarahan Washington adalah kebijakan sejumlah negara Eropa yang

secara tegas menutup akses wilayah udara dan pangkalan militer bagi jet tempur Amerika Serikat. Laporan dari Euroneus menyebutkan bahwa email internal Pentagon berisi kecaman keras terhadap anggota NATO yang dinilai menghambat proses pengisian bahan bakar pesawat tempur. Bagi Pentagon, akses militer tanpa batas adalah fondasi dasar dari keberlangsungan aliansi pertahanan. Pejabat tinggi AS menyebut tindakan penutupan akses ini telah membuat militer Amerika kelabakan dalam menjalankan operasi strategis mereka di

Timur Tengah. Spanyol menjadi target pertama dari rencana penangguhan keanggotaan dalam aliansi. Ketidaksenangan Donald Trump dipicu oleh kengganan Madrid untuk menaikkan anggaran pertahanan sesuai standar yang diminta Washington. Namun titik puncaknya adalah penolakan Spanyol untuk bersikap kooperatif dalam kampanye militer melawan Iran. Dokumen tersebut mengisyaratkan bahwa jika Spanyol tetap pada posisinya, Amerika Serikat tidak ragu untuk meninjau ulang posisi Madrid di dalam NATO. Di sisi lain, Inggris

juga menghadapi ancaman yang tak kalah serius. Pentagon dilaporkan mempertimbangkan untuk menarik dukungan diplomatik atas kedaulatan wilayah luar negeri Inggris, khususnya Kepulauan Falklan. Hal ini muncul setelah Perdana Menteri K. Starmer menolak bergabung dalam koalisi perang melawan Iran. Secara strategis, Washington berpeluang mengalihkan dukungan kepada Argentina mengingat kedekatan hubungan antara Donald Trump dengan Presiden Argentina saat ini, Javier Miley. Kebocoran dokumen ini menandai titik terendah

dalam hubungan transatlantik dalam beberapa dekade terakhir. Jika ancaman ini benar-benar direalisasikan, tatanan keamanan global diprediksi akan berubah secara drastis. Kini dunia menunggu. Apakah diplomasi masih mampu meredam ambisi militer yang mulai memecah belah internal NATO ini? Yeah.

Gatot AS Menyita Tanker di Indo-Pasifik: Iran Membalas Cara Yang Sama, Donlad Terjebak Ancamannya Sendiri

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *