Beranda / Berita Terpopuler / Akhir Permainan! LEBANON “Hajar Sampai ISRAEL Buncar Semua” DUNIA Bela LEBANON Mengalahkana ISRAEL!!

Akhir Permainan! LEBANON “Hajar Sampai ISRAEL Buncar Semua” DUNIA Bela LEBANON Mengalahkana ISRAEL!!

Ketegangan di perbatasan Libanon Selatan terus memanas. Meski ada gencang senjata sementara 10 hari, situasi di lapangan jauh dari kata terkendali. Israel masih menduduki wilayah Libanon dan itu membuat Libanon akhirnya mengambil keputusan keras. Dikutip dari Aljazirah disebutkan bahwa tidak ada kesepakatan atau deal tanpa penarikan pasukan Israel. Sementara Hesbullah melanjutkan serangan balasan yang menyasar pasukan Israel. Di sisi lain, dukungan besar terus diberikan dunia kepada Libanon seperti dari Presiden Prancis, Emmanuel

Macron yang menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah konferensi dukungan bagi tentara Libanon dan membantu rekonstruksi wilayah selatan yang porak-poranda akibat konflik. Ada juga Norwegia yang mendesak AS untuk menekan Israel dan masih banyak lainnya. Sekali lagi, banyak negara mengecam serangan Israel dan mendukung kedaulatan Lebanon. Dengan di Eropa, proposal untuk menghentikan kerja sama dengan Israel menjadi topik yang banyak dibicarakan saat ini. Lantas seperti apakah update lengkap dari informasi terbaru? Berikut

rangkuman selengkapnya. Situasi perbatasan Libanon Israel saat ini sangat rapuh. Ada genjatan senjata memang yang berlaku sementara 10 hari yang dimulai sejak 16 atau 17 April 2026. Namun meski begitu, genjatan senjata ini sering dilanggar oleh Israel. Mereka masih menduduki sebagian wilayah selatan Libanon yang kemudian membuat Libanon memberikan balasan dengan menyerang pasukan-pasukan tersebut. Baru-baru ini atau pada hari Minggu lalu, pasukan pertahanan Israel IDF merilis peta yang menyoroti area

luas di sepanjang perbatasan di Lebanon Selatan yang menuntut mereka akan tetap berada di bawah kendali Israel selama gencatan senjata berlangsung. Peta tersebut menunjukkan area yang membentang dari timur ke barat di sepanjang perbatasan dengan kedalaman antara 5 hingga 10 km ke wilayah Libanon dan mencakup sekitar 560 km² atau sekitar 5,5% dari luas daratan Libanon. Melihat hal tersebut atau melihat Israel yang tidak mau meninggalkan wilayah Libanon Selatan yang dijajah, Libanon baru-baru ini mengatakan tidak akan ada

deal dalam Seasfire ini. Pasalnya, Libanon menganggap ini sebagai pendudukan ilegal yang melanggar kedaulatan negaranya. Jadi, mereka menolak kesepakatan apapun yang membiarkan Israel tetap di sana. Melalui Perdana Menteri Nawaf Salam, Libanon menyatakan bahwa Libanon tidak bisa menandatangani kesepakatan apapun yang tidak mencakup penarikan penuh pasukan Israel. Mereka tidak mau ada buffer zone karena itu berarti rakyat Libanon tidak boleh kembali ke rumah dan desa mereka. Sementara itu, Presiden Joseph Aun juga

Gatot AS Menyita Tanker di Indo-Pasifik: Iran Membalas Cara Yang Sama, Donlad Terjebak Ancamannya Sendiri

menegaskan jika tidak ada kesepakatan yang mengorbankan 1 inci pun tanah Lebanon atau martabat bangsa. Ya, Lebanon ingin genjatan senjata diperpanjang minimal 1 bulan. Lalu Israel berhenti melakukan demolisi rumah dan infrastruktur di selatan. Pasukan Israel mundur total ke garis perbatasan internasional dan pengungsi Lebanon boleh pulang ke rumah mereka. Akibatnya, saat ini Sisfire rapu sekali, sudah sering dilanggar dan putaran kedua perundingan di Washington 23-24 April kemungkinan besar mentok di isu ini.

Hesbolo dan sebagian besar rakyat Lebanon mendukung sikap keras pemerintah. Tidak ada kompromi soal tanah Lebanon. Saat ini sendiri, How tetap dalam kondisi siap tempur penuh atau tangan di pelatuk. Mereka menolak diam dan siap melanjutkan perlawanan jika Israel tidak mundur total. Banyak analisis menilai perang penuh atau full scale invasion bisa saja terjadi dengan roket massal ke Israel bakal kembali hadir jika negosiasi Washington gagal dan Israel tetap menduduki wilayah Lebanon. Sebagai info menurut laporan Aljazirah Vesbollah

baru saja mengatakan telah menembak jatuh sebuah drone Israel di Machdown. Kelompok itu juga mengatakan bahwa mereka menargetkan sekelompok tentara Israel di kota Taibeh. Dunia memberikan dukungan ke Lebanon. Suka tidak suka, dunia coba melihat dengan objektif. Dan saat ini dalam banyak aspek diplomasi dan opini publik global, dukungan lebih condong ke Lebanon dibandingkan ke Israel. Terutama tuntutan penarikan Israel dari wilayah selatan Lebanon dan rekonstruksi. Terbaru dan yang paling vokal ada

Prancis, di mana Presiden Emmanuel Macron baru saja bertemu dengan PM Lebanon Nawaf Salam. Macron juga bilang siap jadi tuan rumah konferensi dukungan untuk tentara Lebanon supaya bantu rekonstruksi wilayah selatan. Dia menegaskan Israel harus mundur total dari wilayah Lebanon. Tapi stabilisasi jangka panjang Lebanon cuma bisa terjadi kalau Israel benar-benar mundur dari wilayah Lebanon. Pembebasan senjata oleh warga Lebanon sendiri dengan dukungan komunitas internasional dan rekonstruksi Lebanon, terutama…

di selatan Lebanon, supaya memungkinkan kembalinya semua pengungsi. Ini berarti bahwa Hezbollah, yang saya ingatkan telah membuat kesalahan strategis besar dengan menyeret Lebanon ke dalam perang, harus berhenti menyerang Israel dan mengaku bisa menggantikan negara dalam menjalankan wewenangnya. Ini juga berarti bahwa Israel harus melepaskan ambisi teritorialnya dan memahami bahwa syarat keamanan mereka adalah Lebanon yang kuat, bukan sebaliknya. Sementara itu, Uni Eropa dan sebagian besar negara Eropa juga memberikan…

NATO Bubar! Terlihat Dokumen AS Mengancam ‘Hajar’ Spanyol & Inggris jika Melindungi Operasi Militer di Iran

Dukungan diplomatik datang dari banyak negara seperti Prancis, Inggris, Italia, Spanyol, Belgia, dan lainnya yang mengeluarkan pernyataan bersama, meminta Israel untuk menghentikan operasi, menarik pasukannya, dan menghormati Resolusi PBB 1701. Mereka mengecam serangan Israel terhadap warga sipil, jurnalis, dan infrastruktur di Lebanon. Negara-negara Arab dan Muslim seperti Arab Saudi, Yordania, Suriah, Oman, dan lainnya juga mendukung gencatan senjata, tapi tetap mendukung kedaulatan Lebanon. Israel juga ingin melanjutkan perang melawan Iran. היתי ם תשמד ישראל מחליפים

Perdana Menteri Israel bilang kalau mereka lagi perang sama Iran dan cuma nunggu lampu hijau dari Amerika Serikat. Itu pernyataan langsung dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Dia tegas bilang kalau target-target udah ditandai buat hancurin total dinasti Khamenei dengan tujuan ngembaliin Iran ke zaman batu kalau Iran mulai serang lagi. Israel, pencuri perang. Baru-baru ini media di Turki bilang kalau pasukan IDF itu pencuri perang karena tentara Israel ngacak-acak rumah orang.

dan toko di Lebanon. Sementara itu, menurut laporan harian Haramis, tentara Israel telah menjarah sejumlah besar harta benda warga sipil dari rumah-rumah dan tokoh-tokoh di Libanon Selatan dengan sepengetahuan komandan mereka. Sebelumnya Israel telah mengumumkan kendali penuh atas 55 desa di Libanon Selatan sebagai bagian dari apa yang disebutnya garis kuning. Melarang penduduk untuk kembali dan menargetkan mereka yang mendekat. Italia menolak main di Piala Dunia. Setelah kemarin AS coba memberikan

Italia opsi untuk ke Piala Dunia, baru-baru ini Roma, 24 April 2026, pemerintah Italia secara tegas menolak usulan dari utusan khusus Presiden Donald Trump yang ingin menggantikan Iran dengan timnas Italia di Piala Dunia 2026. Usulan ini dianggap tidak pantas dan memalukan oleh pejabat tinggi Italia. Sebagai info, utusan khusus AS untuk kemitraan global terkhusus di Italia baru-baru ini mengusulkan kepada Trump dan Presiden FIFA Giani Infantino agar Italia menggantikan Iran dengan alasan yang dikemukakan adalah

memperbaiki hubungan Trump dengan Perdana Menteri Italia Georgia Meloni. Italia adalah juara dunia empat kali di 1934, 1938, 1982, dan 2006 dan dianggap berhak tampil di turnamen yang digelar di Amerika Utara AS, Meksico, dan Kanada. Dan Iran sedang dalam ketegangan politik dan perang dengan Israel AS sehingga dianggap berpotensi absen. Pada akhirnya saat ini Lebanon berdiri tegar. Tanpa kompromi, tanpa takut, dengan slogan kita tak akan membiarkan tanah kami dicuri. Lebanon dan Hizbullah menyatakan tidak ada deal, tidak ada

AS Ambil Menguasai Selat Hormuz, Angkatan Laut Akan Hajar Kapal Yang Nebar Jebakan Iran

perdamaian selama 1 inci tanah Lebanon masih diduduki. Dunia pun sudah bergerak. Prancis, Uni Eropa, negara Arab, dan puluhan negara lainnya kini terang-terangan membela Lebanon. Macron siap jadi tuan rumah konferensi rekonstruksi. Eropa membicarakan boikot kerja sama dengan Israel. Sementara opini global semakin mengecam pendudukan dan penjarahan IDF. Di saat yang sama, Israel kembali ingin menyerang Iran. Di mana Menteri Pertahanan Israel Katz dengan lantang mengumumkan target sudah ditandai siap mengembalikan Iran ke

zaman batu. Hanya menunggu lampu hijau dari Washington. Ya, ini bukan lagi perang biasa, ini adalah final game. Lebanon bersama Hizbullah siap melanjutkan perlawanan. Israel semakin terisolasi dan terpojok di segala lini. Lantas apakah siswa ya rapuh ini akan runtuh dalam hitungan hari? Apakah perang regional besar-besaran akan meledak kembali dengan lebih dahsyat? Kita saksikan bersama. Ah

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *