Enggak tahu aku harus bagaimana untuk ngebenerin ini sama dia ke depannya. [musik] Dan jujur sebenarnya pada saat kita ketemu pun itu dia pada waktu aku ketemu sama dia tuh Kak [musik] aku enggak bisa ngomong apa-apa. Pada saat aku buka pintu, aku ngelihatnya aku cuma langsung nangis. Aku peluk dia dan dia juga peluk aku dan dia nangis. Dan di situ kita saling aku ngomong sama dia, “Maaf ya, maaf, maafin ibu, maafin ibu, maafin ibu.” Dia pun sama, “Maf ya, maaf ya, maaf maaf maaf gitu.”
Itu juga, itu juga aku juga menawarkan sama Reza untuk kalau misalnya pas lagi di Jakarta untuk tinggal di rumah aku aja gitu karena kan pasti lebih mudah juga buat dia. Dan sebelah rumah aku tuh Mbak Risna pas tetangga sebelah rumah aku. Jadi ada yang bisa bantu juga untuk ngelihatin juga, untuk ngebantuin juga apalagi Ra juga kan mau mulai kerja-kerja juga gitu ya. yang memang jadi hal yang waktu itu kepengin aku kejar untuk segera aku bisa kasih tahu kepada dia dan aku kepenginnya aku bisa kasih tahu dia sendiri gitu langsung.
Jadi supaya dia tahunya langsung dari aku sendiri gitu. Dan waktu itu aku sempat minta bantuan lagi-lagi sama psikolog gitu ya. Sama ee aku merasa aku perlu banget butuh bantuan, masukan dan input rekomendasi dari tenaga ahli gitu ya. Untuk ee ee waktu itu aku dibantu sama Intan juga untuk bagaimana caranya aku ngomong sama Aisyah, tapi yang pasti untuk supaya dia juga bisa tahu segera gitu. Alhamdulillah penerimaannya juga alhamdulillah baik dan dia sekarang tahunya aku juga jadi lega sekarang. He
ee apa wacana berikut yang paling kepengin aku wujudkan itu adalah mereka ketemu gitu. Aisyah dan Resa udah udah udah udah udah udah. Aku waktu itu langsung pada saat pertemuan pertama itu langsung yang pertama kali aku sampaikan adalah yuk ke Singapura ketemu adiknya gitu. Dan dia juga udah mau Resanya juga mau Aisyahnya juga udah nunggu-nunggu. Jadi emang akan jadi hal aku rasa yang paling membahagiakan pasti buat aku. Kapan enggak mau ditemuin? Eh, sesegera mungkin. Aku sih kepengin sesegera
mungkin ya. Tapi bagaimana kan juga Resa juga pasti ada pekerjaan, ada apa ada jadwal sendiri pasti aku akan sesuaikan. Reset udah tahu kok Bapak Risat siapa. Kalau udah tak kasih tahu clue-nya pasti tahu semua. Pokoknya [musik] orang Aceh banyak sih pria pranya. Oh, prian atau tanpa prianya? Pri, bukan priannya gitu. Iya. Tapi bukan Rian bukan Tekuri Rian bukan. Maaf ya sekali lagi aku mesti minta maaf karena Tekurian itu adalah nama yang paling sering disebut-sebut [musik] dari Iya. Kamu minta maaf sama siapa ini?
Sama Tekurian. Sama Tekurian. Sama keluarga besarnya juga aku minta maaf. Mohon maaf sampai jadi tersangkut-sangkut dan akhirnya jadi prianya bukan Rian. Oh iya. Tapi kamu udah cerita sama Resa kan waktu itu kamu aku tanya kamu akan kasih tahu atau enggak kamu masih belum masih mikir-mikir gitu. I ya belum belum Kak sampai sekarang pun masih kita belum ada pembicaraan banyak sebetulnya belum ketemu lagi juga untuk ngobrol-ngobrol hal yang lebih jauh diwakil sama semua aku sudah minta semua buat buat
benar semuanya mohon maaf terima kasih pastinya ada kelegaan yang luar biasa ya yang dirasakan oleh seorang denada bayangin seorang ibu yang tadinya tidak ada komunikasi sama sekali dengan anaknya yang tahun ini sudah memasuki usia 24 tahun jadi pastinya banyak pembahasan yang harus dibahas bersama sama. Iya, betul banget ya. Kalau misalnya ini kan memang ee dengan ada perkembangan ee sosial media ini kan anak ini juga ee tumbuh kembang dengan sosial media yang mana juga suka membuat konten dan segala
macam. Dan ada beberapa omongan-omongan dia ketika ditanya sama netizen ya, dia mencoba untuk menjawab apa adanya gitu kan. Tapi kan di sini juga ditampih bahwa ibunya ini adalah seorang artis besar juga gitu. Jadi, ya semoga obrolan-obrolan yang memang sudah lama sekali tidak dilakukan ini bisa apa ya terangkum dan akhirnya antara anak dan juga ibu ini bisa lancar gitu hubungannya, ada kelanjutan untuk di masa depan begitu ya membangun kehidupan yang bersama. Apalagi ini sekarang sudah di sedikit kasih kode-kode Aisyah akan
bertemu dengan Resa se secepat mungkin itu ya walaupun dari dari Den sendiri agak bingung gimana caranya untuk bisa menyatukan ee keluarga ini, keluarga kecilnya mereka gitu kan karena ya pasti 24 tahun gitu kan itu kan bukan waktu yang sebentar gitu untuk tidak tahu bagaimana kabar anaknya segala macam istilahnya harus update lah ya harus update apa yang pernah terjadi di kehidupan Resa Pak
Komentar