Nilai tukar rupiah semakin terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat, AS. Mata uang Garuda melanjutkan tren pelemahan dan bergerak semakin jauh dari level psikologisnya. Berdasarkan data Reuters, Senin, 18 Mei 2026, rupiah berada di level 17.645 per AS rupiah melemah 1,17% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Posisi tersebut sekaligus menjadi level terlemah rupiah secara intradai di pasar spot atau mencetak all time low baru. Sementara itu, sejak Oktober 2024, nilai tukar rupiah telah terdepresiasi sekitar
12% dari kisaran Rp15.400 per [musik] AS menjadi berada di level 17.600 per AS saat ini. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah di pasar spot terdepresiasi 77 poin ke posisi 17.674 per AS pada pukul 12.17 17 WIB dalam perdagangan Senin siang ini. Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Asuwaibi menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal pelemahan rupiah terhadap dolar AS turut memberikan sentimen negatif terhadap pergerakan mata uang Garuda di pasar keuangan. Menurutnya, pernyataan Presiden Prabowo
yang mengibaratkan masyarakat desa tidak terdampak pelemahan rupiah karena tidak menggunakan dolar AS dinilai memunculkan persepsi negatif bagi pelaku pasar. Download Tribun X sekarang menghadirkan lokal menjadi Indonesia.
Komentar