Berita Utama
Beranda / Berita Utama / Tambang Emas Ilegal Longsor Menewaskan 9 Orang Jiwa

Tambang Emas Ilegal Longsor Menewaskan 9 Orang Jiwa

Tambang emas ilegal atau dompeng di daerah Sintuk Nagari Guguk, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Longsor. Sembilan orang pekerja tambang meninggal dunia. Tebing setinggi 30 m longsor menimpa area tambang emas ilegal di daerah Sintuk, Nagari Gogo, Kecamatan Koto 7, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat yang saat itu ada sejumlah pekerja tengah menambang secara manual Kamis siang. Proses penyelamatan pun dilakukan oleh warga dan tim gabungan menggunakan sejumlah alat berat membongkar gundukan tanah yang menimbun para pekerja. Dalam

peristiwa longsor ini, dari 12 pekerja tambang yang beraktivitas, hanya tiga orang yang berhasil selamat dari timbunan material longsor. Pencarian evakuasi sudah bisa menemukan lima orang dari yang semilan orang ya ee tertimbun. H sorenya juga tetap dari Polres menggunakan alat berat itu tetap melakukan penjalan evakuasi sorenya jam berapa ya? 530 atau jam sekitar jam 5an juga ditemukan lagi empat orang korban. Sembilan korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke Puskesmas Tanjung Ampalu. Selanjutnya

jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Diduga akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan itu, tebing di sekitar lokasi tambang labil dan akhirnya runtuh. menimbun para pekerja yang berada di dalam lubang tambang. Tambang emas ilegal ini sudah beroperasi sejak 2 tahun lalu. Timbauan dari polisi sampai pejabat daerah setempat untuk menghentikan aktivitas tambang yang berbahaya cenderung tak dihiraukan warga. Karena aktivitas tambang tanpa izin ini adalah mata pencarian utama warga sekitar. Saat ini

tambang emas sudah ditutup untuk sementara. Ulfa Musriadi melaporkan dari Kota Padang, Sumatera Barat. Yeah.

 

Langka Hari Nakba Diperingati Secara Internasional, Solidaritas Buat Palestina Sangat Menguat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *