Dunia
Beranda / Dunia / PERANG IRAN VS AS MULAI Menghilang❗ Terkini PEROMPAK SOMALIA Kini Ganas

PERANG IRAN VS AS MULAI Menghilang❗ Terkini PEROMPAK SOMALIA Kini Ganas

Perang di Timur Tengah antara Iran dengan Israel yang dibantu Amerika Serikat AS memperlihatkan tanda-tanda akan mulai reda. Presiden AS Donald Trump mengatakan telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan Iran selama 24 jam terakhir dan sangat mungkin kita akan mencapai kesepakatan,” katanya dikutip dari AFP Kamis 7 Mei 2026. Sementara Iran meninjau proposal perdamaian AS yang menurut sumber akan secara resmi mengakhiri perang. Tanda-tanda positif kedua pihak yang berseteru dapat kembali ke meja

perundingan setelah Presiden Trump menghentikan operasi militer singkat untuk membuka kembali Selat Hormus dengan alasan harapan akan tercapainya kesepakatan. Jika tanda-tanda perdamaian mulai muncul di Timur Tengah, khususnya di Selat Hormus. Namun tidak demikian halnya dengan peraian di wilayah Afrika. Bulan lalu empat warga negara Indonesia atau WNI yang menjadi anak buah kapal ABK dari kapal MT Honor 25 yang dibajak oleh perompak saat berlayar di perairan Hafun, Somalia. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada

Rabu, 22 April 2026 lalu. Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah dalam press briefing di kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat, Kamis, 30 April 2026 menyatakan proses penanganan kejadian pembajakan kapal oleh perompak Somalia masih terus dilakukan. Pekan lalu, perompa Somalia membaja kapal Fahad 4, Emirat yang bermuatan lemon. Namun kemarin para perompak itu meninggalkan kapal di laut setelah gagal menggunakan kapal tersebut untuk menyerang kapal lain. Demikian sumber keamanan di negara bagian Puntlan

Somalia mengatakan kepada AFP. Menyusul serangkaian pembajakan serupa baru-baru ini, Pusat Informasi Maritim Gabungan pada awal Mei menaikkan tingkat ancaman pembajakan menjadi separah. Tingkat tertinggi kedua, Jemik yang dikelola oleh koalisi besar beranggotakan 47 negara yang dikerahkan di Samudra Hindia bagian utara untuk memerangi ancaman bajak laut yang telah lama ada di tanduk Afrika. Perahu layar tersebut diserang sekitar 10 mil laut dari kota pesisir Dinoa di timur laut Somalia. Para pejabat keamanan Puntelan

mengatakan kepada AFP bahwa kru bajak laut tersebut berangkat dari daerah dekat Pelabuhan Garacat sekitar 600 km di utara ibu kota Somalia, Mogadiso. Setelah menguasai kapal layar tersebut, para perompak berlayar di perairan Somalia menggunakan kapal yang dibajak sebagai kapal induk untuk mencoba menyerang kapal-kapal lain, kata salah satu sumber kepada AFP. Tribun X menghadirkan lokal menjadi Indonesia.

Ini Dia Sesuatu Tampil Nya PENAMPAKAN 11 PESAWAT BARU DIPAMERKAN Oleh PRABOWO

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *