Dunia
Beranda / Dunia / Hari ke-78 Peperangan Iran: Teheran Menandai Nego Terbaru dengan AS, Trump Mengerti Karena Nuklir

Hari ke-78 Peperangan Iran: Teheran Menandai Nego Terbaru dengan AS, Trump Mengerti Karena Nuklir

Iran ngasih sinyal bakal ada negosiasi baru sama Amerika Serikat pas konflik kedua negara udah masuk hari ke-78, Sabtu, 16 Mei 2026. Ngutip dari Aljazirah, Sabtu. Waktu pertemuan bridge di India, Menteri Luar Negeri Iran, Abasarakci, bilang kalau pihaknya nerima komunikasi dari pemerintahan Presiden Donald Trump. Ini nunjukin kalau pembicaraan antara Iran dan AS buat ngehentikan konflik masih jalan di tengah gencatan senjata. Amerika nolak tawaran Iran atau jawaban Iran atas tawaran Amerika.

Beberapa hari lalu, dia nge-tweet ke Pak Trump dan bilang itu nggak bisa diterima, tapi setelah itu kita dapat pesan lagi dari Amerika yang bilang mereka mau lanjut ngobrol dan kerja sama. Nah, hari ini kok tiba-tiba masalah itu muncul lagi di media, saya nggak tahu kenapa, tapi ini soal beberapa hari yang lalu. Meski begitu, Arakci bilang masih ada deadlock soal masalah bahan nuklir Iran yang diperkaya. Sementara itu, Trump juga ngasih sinyal kalau dia mungkin terbuka buat kemungkinan Iran menangguhkan program nuklir sipilnya selama dua dekade. Trump…

menyebut pelonggaran sikapnya itu bisa dilakukan asal Tehran menunjukkan apa [musik] yang ia sebut sebagai komitmen tulus terhadap kesepakatan yang lebih luas. Arakci mengungkapkan Washington juga telah mengirimkan pesan yang mengindikasikan kesediaan mereka untuk menerima dukungan apapun termasuk dari Cina. Ia mengatakan pun turut menghargai negara manapun yang memiliki kemampuan untuk membantu proses negosiasi Iran dan AS. Sementara itu, Cina mengisyaratkan kemungkinan akan memveto resolusi Selat

Hormus yang diajukan di Dewan Keamanan PBB. Utusan Cina untuk PBB, Fluong mengkritik resolusi Dewan Keamanan yang didukung AS tentang jalur perairan strategis itu sebagai sesuatu yang tidak tepat, [musik] baik dari segi waktu maupun isi. Ia juga mengisyaratkan Beijing kemungkinan akan menentang langkah tersebut bersama Rusia. Di sisi lain, Iran mengizinkan lebih banyak kapal untuk melintasi Selat Hormus menurut laporan televisi pemerintah. Izin itu disebut diberikan karena banyak negara telah menerima protokol hukum

baru yang telah diberlakukan Teh.

Kalo Sudah Sampai Trump ke China, Putin Pasti Menemui Xi Jinping

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *