Indonesia
Beranda / Indonesia / Mentan Pastikan Kelangkaan BBM Tidak Ganggu Distribusi Pangan di Sulsel!

Mentan Pastikan Kelangkaan BBM Tidak Ganggu Distribusi Pangan di Sulsel!

Mentan Amran saat konferensi pers terkait pejabat terindikasi judol di Kantor Kementan, Jakarta pada Senin (31/8/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan
Mentan Amran saat konferensi pers terkait pejabat terindikasi judol di Kantor Kementan, Jakarta pada Senin (31/8/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

MAKASSAR — Menteri Pertanian (Mentan) memberikan jaminan ketegasan bahwa kendala kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak akan mengganggu kelancaran pasokan dan distribusi bahan pangan pokok. Pemerintah bergerak cepat memastikan pasokan logistik pangan tetap berjalan aman guna mencegah lonjakan harga dan kelangkaan komoditas di tingkat konsumen.

Langkah antisipasi ini diambil untuk menenangkan kekhawatiran masyarakat serta menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah.

Strategi Pemerintah Amankan Distribusi Pangan di Tengah Kelangkaan BBM

Guna menjaga kelancaran alur pasokan dari tingkat petani hingga ke pasar tradisional, Kementerian Pertanian bersama instansi terkait menetapkan beberapa langkah taktis:

1. Prioritas Alokasi Solar dan BBM Subsidi untuk Armada Pangan

Pemerintah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memberikan jalur khusus serta prioritas pengisian BBM subsidi (terutama Solar) bagi truk pengangkut komoditas pangan pokok seperti beras, sayuran, dan daging.

2. Pengawalan Kelancaran Rantai Pasok dari Sentra Produksi

Kementan memastikan fasilitas distribusi utama dari daerah lumbung pangan di pelbagai kabupaten di Sulsel tetap beroperasi penuh tanpa ada penundaan akibat keterbatasan BBM.

PISA 2025 ASEAN: Singapura Raih Peringkat Tertinggi, Skor Indonesia Berada di Bawah Vietnam dan Thailand

Dampak Kepastian Pasokan Pangan Terhadap Stabilitas Pasar

Jaminan dari Mentan memberikan dampak positif langsung bagi ketahanan ekonomi daerah:

  • Mencegah Kenaikan Harga Komoditas (Inflasi Pangan): Kelancaran distribusi menekan risiko pembengkakan biaya logistik yang berpotensi memicu lonjakan harga pangan di pasar ritel.

  • Menjaga Pasokan Bahan Pokok Tetap Stabil: Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aksi borong (panic buying) karena stok beras dan kebutuhan dasar lainnya dipastikan mencukupi.

Pengawasan Ketat Distribusi BBM di Sektor Pertanian

Selain mengamankan armada distribusi, pemerintah juga memperketat pengawasan penggunaan BBM untuk mesin-mesin produksi pertanian di lapangan:

  1. Jaminan BBM untuk Alat Mesin Pertanian (Alsintan): Para petani tetap mendapatkan kuota BBM yang memadai untuk mengoperasikan traktor dan mesin panen demi menjaga kelangsungan produksi.

  2. Koordinasi Lintas Sektor: Tim gabungan terus mengawasi titik-titik penyaluran BBM agar tidak terjadi penyelewengan yang merugikan sektor pangan nasional.

Kemenag Resmi Umumkan Hasil OMI Kabupaten 2026, Cek Pengumuman dan Daftar Pemenangnya di Sini!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *