Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menegaskan tidak akan ada pemeriksaan ulang bagi peserta teks amnesti jilid 2. Menteri Keuangan pun menegur Direktorat Jenderal Pajak yang dianggap membingungkan dunia usaha. Melalui konferensi pers yang digelar pada Senin pagi, Menteri Keuangan Purbayudi Sadewa meluruskan informasi yang beredar atas rencana DJP untuk memeriksa kembali peserta teks amnesti jilid 2 yang diduga belum melaporkan harta sepenuhnya. Tidak hanya itu, Menteri Keuangan pun menegaskan bahwa informasi apapun yang
berkaitan dengan pajak hanya akan bersumber darinya untuk menghindari kesalahpahaman khususnya di masyarakat dan dunia usaha. Ini satu duaan di luar yang berhubungan dengan pajak yang akan dilakukan lagi. Saya akan tegur DJP agar selalu menjaga iklim usaha dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sehingga kepercayaan wajib pajak dan keberlanjutan reformasi perpajakan tetap terjaga dengan baik. Ini bahasa-bahasa birokrat. Susah ngertinya kan? Saya aja enggak ngerti. Kalau gua aja susah ngertinya apalagi
gua orang pada saya gini yang sudah tamnes teks amnes ya udah di amnesi enggak akan digali-gali lagi. Yang yang itunya yang sudah didaftarkan itu ke depan hanya mereka harus bayar sesuai dengan bisnisnya aja. Perkembangan bisnis seperti biasa. Jadi ya tadi saya akan teguran DJP dan ke depan kan sudah berkali-kali nih ee pajak menelarkan beberapa pengumuman yang agak meresahkan ya ada pajak tol, pajak ini, pajak itu. Jadi nanti ke depan yang bisa mengumumkan kebijakan pajak hanya saya, bukan Dirjen Pajak
lagi. Selain itu, Menteri Keuangan pun memastikan bahwa program pengampunan pajak atau TEK Samnesti tidak akan diberlakukan kembali selama masa kepemimpinannya karena dianggap membahayakan Kementerian Keuangan. Jadi kalau enggak enggak ada gunanya tax amnesti. Taks amnesti itu berbahaya bagi Kementerian Keuangan loh sama orang-orang pajak. Kenapa? Nanti ada pemeriksaan betul enggak ininya itu betulnya itunya itu. Sehingga orang-orang kami diperiksa terus oleh kejaksaan kan sampai sekarang ada yang
diperiksa gara-gara taks sebelumnya kan. Jadi ke depan mungkin kita enggak akan melakukan taksi amnesi lagi. Jadi teman-teman bisnis bayar pajak yang betul kita enggak akan ada amnesti lagi. Selama saya jadi Menteri Keuangan, saya tidak akan melakukan teks amnes jelajahi cara baru mendapatkan informasi. Download Metro TV Extend sekarang.
Komentar