Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Eropa Panik Nih Bos! 75% Bahan Bakar dari Timur Tengah Habis Karna Perang

Eropa Panik Nih Bos! 75% Bahan Bakar dari Timur Tengah Habis Karna Perang

Musim panas mendatang akan sulit bagi Eropa karena kekurangan bahan bakar yang disebabkan oleh perang di Iran dan penutupan Selat Hormus. Bahkan dalam skenario terbaik sekalipun, kata Komisioner Energi Uni Eropa dan Jork Kensen pada hari Selasa, 21 April. Uni Eropa sedang mempersiapkan langkah-langkah untuk mengurangi dampak perang terhadap pasukan bahan bakar jet,” kata Jorgenson kepada wartawan di Madrid. Maskapai penerbangan Eropa telah memperingatkan akan kekurangan bahan bakar jet dalam beberapa minggu ke depan

sebagai akibat dari perang Iran yang telah memblokir jalur pasukan utama melalui Selat Hormus. Sekitar 75% pasokan bahan bakar jet Eropa berasal dari Timur Tengah. Hal ini juga dialami Nigeria yang kekurangan bahan bakar jet karena gangguan di selat hormus yang telah mengurangi pasukan di setilat menengah global. Kata sebuah kelompok pemasar bahan bakar yang semakin menekan masuk kapai penerbangan yang sudah berjuang dengan biaya yang melonjak. Produk-produk seperti bahan bakar jet dan diesel yang biasanya melewati jalur

air strategis tersebut menjadi kurang tersedia di seluruh dunia sehingga mendorong kenaikan harga kata Asosiasi Pemasar Energi Utama Nikeri. maskapai penerbangan Nigeria pada akhir pekan lalu menangguhkan rencana penutupan nasional setelah imbauan pemerintah. tetapi memperingatkan bahwa penangguhan tersebut bersifat sementara menjelang pembicaraan yang dijadwalkan pada 22 April. United Asosiasi Operator Maskapai Penerbangan Nigeria mengatakan harga bahan bakar jet telah melonjak 270% sejak akhir Februari membuat operasi

tidak berkelanjutan. Aiz mengatakan kenaikan harga solar telah memperparah masalah dengan menaikkan biaya transportasi bahan bakar jet sekitar 50%. Karena pasokan diangkut dengan truk dari kilang ke bandara di seluruh negeri. I have to be quite blond and say that even in the best case scenarios.

 

APBN Defisit Rp 164 T per April 2026! Pemerintah Memberitahu Keadaan Masih Batas Aman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *