Berita Terpopuler
Beranda / Berita Terpopuler / Presiden Ri Indonesia Prabowo Bicara Penyebab Soal Gaji Guru yang Kecil Sekali

Presiden Ri Indonesia Prabowo Bicara Penyebab Soal Gaji Guru yang Kecil Sekali

Saudara-saudara sekalian, ini yang yang sebabnya gaji-gaji guru kecil, gaji-gaji aparat penegak hukum kecil, gaji-gaji kecil. Ini yang selalu anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat dan sebagainya. Selama 34 tahun, apa yang terjadi? yang terjadi adalah apa yang disebut undervoicing. Underinvoicing adalah sebenarnya fraud atau penipuan yang mereka jual yang dijual oleh pengusaha-pengusaha tidak dilaporkan yang sebenarnya. Banyak di antara mereka membuat perusahaan di luar negeri. Dia jual dari

perusahaan dia di dalam negeri ke perusahaan dia di luar negeri yang harganya jauh di bawah harga yang sebenarnya. Ini yang terjadi. Sekali lagi ini adalah data dari PBB. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan penyebab kecilnya gaji guru hingga aparatur sipil negara ASN di Indonesia. Dalam rapat paripurna di DPR RI, Rabu, 20 Mei 2026, Prabowo mulanya menyinggung soal pemberontakan di masa Presiden Soekarno hingga persoalan saat pemerintahan Orde Baru. Menurutnya, kondisi tersebut membuat pembangunan

ekonomi tidak berjalan optimal. Prabowo lantas menyeroti periode 22 tahun terakhir yang disebutnya sebagai kondisi inflow outflow ekonomi Indonesia. Dikatakan Prabowo, meski tak terjadi krisis ekonomi besar, terjadi ketidakseimbangan arus kekayaan negara. PBB mencatat total keuntungan ekspor impor sejak 2004 hingga 2025 mencapai 436 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp7. 7 kuadriliun dengan asumsi kurs Rp17.707,65 per AS. Namun PBB juga mencatat net outflow sebesar 343 miliar AS atau Rp6

kuadriliun. Artinya selama 22 tahun kekayaan hasil ekspor impor di Indonesia hanya 93 miliar dolar AS. Inilah yang disebut Prabowo sebagai biangkro kecilnya gaji guru, aparat penegak hukum hingga ASN. Fakta juga telah menunjukkan bahwa telah terjadi mengalir keluarnya kekayaan kita sejak lama bahkan sejak Orde Baru. Kalau kita melihat masa tahun ’50-an masa pemerintahan Bung Karno, sekali lagi saya bukan membela Bung Karno ya. Walaupun Bung Karno memang milik bangsa, ya. Ini harus saya sampaikan juga Bung

Karno milik bangsa. Tapi kita tidak bisa menilai tahun 50 sampai tahun 60-an Indonesia di disibukkan oleh intervensi asing. Pemberontakan demi pemberontakan demi pemberontakan. Tidak mungkin kita bangun ekonomi kita. Di awal Orde Baru pun kita di kacaukan oleh banyak masalah. Tapi alhamdulillah kita telah bangun ekonomi kita. Tapi apa yang kita ketemukan setelah berapa puluh tahun terjadi apa yang saya namakan outflow of national wealth, Saudara-saudara sekalian. bahwa negara kita tidak pernah rugi. 1 tahun pun kita

APBN Defisit Rp 164 T per April 2026! Pemerintah Memberitahu Keadaan Masih Batas Aman

tidak pernah rugi. Ekspor kita selalu lebih daripada impor kita. Kalau ilmu dagang berarti yang kita jual adalah lebih banyak dari yang kita beli. Harusnya negara ini tidak pernah akan mengalami krisis ekonomi. Tapi apa yang terjadi? Yang terjadi adalah keuntungan kita yang selama 22 tahun adalah 436 miliar dolar yang keluar adalah 343 miliar dolar. Ini angka-angka dari PBB. Berarti selama 22 tahun kekayaan kita yang tinggal di Indonesia adalah 436 miliar dikurangi 343 miliar. Saudara-saudara sekalian, ini

yang yang sebabnya gaji-gaji guru kecil, gaji-gaji aparat penegak hukum kecil, gaji-gaji kecil. Ini yang selalu anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat dan sebagainya. Selama 34 tahun, apa yang terjadi? Yang terjadi adalah apa yang disebut undervoicing. Underinvoicing adalah sebenarnya fraud atau penipuan yang mereka jual, yang dijual oleh pengusaha-pengusaha tidak dilaporkan yang sebenarnya. Banyak di antara mereka membuat perusahaan di luar negeri. Dia jual dari perusahaan dia di dalam negeri ke

perusahaan dia di luar negeri yang harganya jauh di bawah harga yang sebenarnya. Ini yang terjadi. Sekali lagi ini adalah data dari PBB. Yeah.

 

Barang-Barang Mewah Harvey Moeis Dan Sandra Dewi Dijual Terkini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *