Dunia
Beranda / Dunia / Amerika Serikat Kehabisan Kesabaran, Iran Di Jurungin Segera Untuk Kesepakatan

Amerika Serikat Kehabisan Kesabaran, Iran Di Jurungin Segera Untuk Kesepakatan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mulai habis kesabaran terhadap Iran. Amerika Serikat mengancam Iran agar segera membuat kesepakatan. Perang antara Amerika Serikat lawan Iran sepertinya tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Sebab pertemuan yang digelar untuk mediasi pun belum juga menemui titik temu. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump nyatakan kesabarannya terhadap Iran mulai habis. [musik] Trump mendesak Iran untuk segera membuat kesepakatan. Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat, 15 Mei usai membahas perang Timur

Sedang berhubungan dengan China. Trump bersikeras Iran nggak boleh lanjutkan pengayaan uranium, meskipun untuk tujuan damai. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Arachi bilang makin Amerika Serikat ngancem, makin mereka gagal. Arachi juga bilang nggak ada solusi militer di Iran waktu pertemuan BRI di New Delhi, India. Mereka udah lama terus-terusan ngancem dengan berbagai cara, tapi mereka sendiri tahu dari semua ancaman dan perang yang mereka lakukan, sampai sekarang nggak dapet hasil apa-apa dan nggak bakal bisa dapet hasil juga.

Hari ini dalam pembicaraan saya di BRICS, saya tekankan lagi bahwa tidak ada solusi militer untuk urusan yang berkaitan dengan Iran. Iran berdiri teguh menghadapi ancaman, tidak mundur. Itu sudah terbukti dari pengalaman mereka. Siapa yang berperang dengan kami, hasilnya sudah terlihat. Iran tahan banting menghadapi tekanan. Di sisi lain, siapa pun yang berbicara dengan hormat kepada Iran, kami akan berbicara dengan mereka untuk membahas perdamaian. Namun, pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil terbaru. Iran mengajukan syarat perdamaian, tapi ditolak oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

sebelumnya nya. Amerika Serikat menghentikan operasi dua militer yakni Epic Fury dan Project Freedom. Epic Fury dihentikan karena diklaim capai target sementara Project Freedom atau pembebasan kapal di Hormus dihentikan sementara. [musik] Amerika Serikat resmi hentikan operasi tempur Epic Fury di Iran pada 5 Mei 2026. Menurut Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, [musik] Marco Rubio, operasi militer tersebut dihentikan karena tujuan utama operasi tersebut telah selesai. Well, that’s one of the topics that

Perlu didiskusikan. Aku nggak tahu, kayaknya kamu yang menghubungkan itu. Operasinya sudah selesai. Presiden Epic Fury sudah memberi tahu Kongres. Kita sudah selesai dengan tahap itu. Oke, sekarang kita masuk ke proyek kebebasan ini. Soal negosiasi, aku rasa presiden sudah jelas bilang kalau bagian dari proses negosiasi itu bukan cuma soal pengayaan, tapi juga apa yang terjadi dengan bahan yang dikubur jauh di suatu tempat yang mereka masih bisa akses kalau mereka mau menggali kembali. Itu penting.

Ramai! Pongrekun Bilang Di Balik Nama Hantavirus Adanya Arti Tersebut Tersembunyi

Masalah ini harus diselesaikan dan sedang dibahas dalam perundingan. Saya tidak akan banyak bicara tentang kemajuan yang telah dicapai karena saya tidak ingin merusak negosiasi, cukup saya katakan bahwa presiden dan seluruh tim memahami pentingnya masalah ini dan harus diselesaikan dengan cara apapun. Operasi Epic Fury adalah tindakan militer Amerika terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026. Saat itu, Menteri Pertahanan adalah Pat Hegseth.

mengatakan misi Epic Fury [musik] menghancurkan ruda ship Iran, angkatan laut Iran, serta infrastruktur keamanan lain dan dipastikan [musik] Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir. Bit Hexet juga nyatakan operasi Epic Fury dilakukan atas permintaan dan untuk membela Israel selaku sekutu dekat Amerika [musik] Serikat. Sementara itu, baru 2 hari digelar, Amerika hentikan sementara operasi Project Freedom pembebasan kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormus pada 6 Mei lalu. Penghentian sementara berdasarkan

permintaan Pakistan dan beberapa negara lain untuk memberi ruang bagi upaya penyelesaian kesepakatan damai dengan Iran. Meski operasi pembebasan Project Freedom terhadap kapal yang terjebak di saat Hormus ditangguhkan sementara, namun Amerika Serikat tidak akan membuka blokade dari Hormus. Padahal sebelumnya Menteri Perang Amerika Serikat, Pit Hexet [musik] memberi sinyal kesiapan penuh militer Amerika dan menyebut telah membangun kubah di atas Selat Hormus. Pejuang Hizbullah kembali melancarkan

serangan ke pangkalan Zionis Israel di Nahariya Lebanon Selatan. Pejuang Hizbullah terus melakukan serangan terhadap pasukan Zionis Israel. Serangan ini menggunakan rudal yang memiliki daya ledak cukup tinggi. Memasuki berakhirnya masa gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, Amerika Serikat umumkan masa perpanjangan gencatan senjata selama 45 hari ke depan. Israel melancarkan beberapa serangan di permukiman warga di dekat kota Lebanon Selatan. Akibatnya, sejumlah gedung rusak parah. Israel melancarkan beberapa serangan

udara di sejumlah kota di Distrik Tire Lebanon Selatan. Dari rekaman terlihat kepulan asap membumbung tinggi dari dalam gedung-gedung dan permukiman warga. Belum diketahui jumlah korban jiwa dan luka maupun kerusakan bangunan dan juga permukiman yang ditimbulkan akibat serangan ini. Militer Israel mengklaim lebih dari 60 pejuang Hizbullah tewas dalam serangan terbaru di wilayah Lebanon Selatan. [musik] Militer Israel terus melancarkan serangan ke wilayah Lebon Selatan yang menjadi basis Hizbullah.

Hizbullah Rudal Area Israel di Pertengahan Perpanjangan Gencatan Senjata 45 Hari

Dalam klaimnya, Israel menyebut lebih [musik] dari 60 pejuang Hizbullah tewas di kawasan perbatasan. Video yang beredar menunjukkan ledakan dan asap [musik] tebal di sejumlah titik serangan. Sementara Hizbullah dikabarkan masih [musik] terus melakukan serangan balasan ke wilayah Israel Utara. [musik] [musik] Sementara itu, dalam sepakan terakhir, Israel juga mengklaim telah menghancurkan ratusan target Hizbullah. [musik] IDF mengklaim telah menyerang lebih dari 440 target Hizbullah di Lebanon Selatan.

[musik] Serangan menyasar gudang senjata titik peluncuran rudal, dan posisi tempur Hizbullah. Israel juga menyebut lebih dari 220 anggota Hizbulo tewas dalam operasi ini. Serangan terbaru terjadi di kota Tire, Lebanon Selatan. [musik] [musik] Minggu 17 Mei, gecatan senjata antara Israel dan Lebanon akan segera berakhir. Sebelum memasuki tenggat waktu, Amerika Serikat mengumumkan perpanjangan masa gecatan senjata. Dalam uga hanya di media sosial, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Tomy Pig.

Doktor Mama belum belum belum belum

 

Kapal Laut Kargo Sekarang Masih Berhenti di Selat Hormuz

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *