Bisnis
Beranda / Bisnis / Kevin Warsh Kini Sekarang Menjadi Bos Baru The Fed, Pasar Was-Was Suku Bunga AS Melesat Lagi

Kevin Warsh Kini Sekarang Menjadi Bos Baru The Fed, Pasar Was-Was Suku Bunga AS Melesat Lagi

Amerika Serikat resmi punya ketua the baru. Kevin Wars terpilih lewat voting paling sengit dalam sejarah Modern Federal Reserve. Di tengah inflasi yang masih tinggi, keputusan wars nanti bisa mengguncang pasar global, termasuk nilai tukar rupiah dan ekonomi dunia. Senat Amerika Serikat resmi menyetujui Kevin Wars sebagai ketua Federal Reserve atau The Fate yang baru. Keputusan ini diambil melalui voting ketat pada Rabu, 13 Mei 2026. Wars lolos dengan perolehan suara 54 bing 45 menjadikannya salah satu proses

pengangkatan ketua The Fed paling sengit dalam sejarah modern Amerika Serikat. Ia menggantikan Jerome Powell yang telah memimpin Bank Sentral AS sejak tahun 2018. Pergantian ini langsung menjadi sorotan dunia karena terjadi di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil. Inflasi di Amerika Serikat masih tinggi, [musik] sementara pasar keuangan terus menunggu arah kebijakan suku bunga berikutnya. Kevin Wars sendiri bukan nama baru di lingkungan The FET. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Bank

Sentral AS pada periode 2006 hingga 2011, [musik] termasuk saat krisis keuangan global akibat runtuhnya pasar kredit perumahan Supri Mort Gage. Saat [musik] itu, Wars dikenal cukup kritis terhadap kebijakan stimulus besar-besaran yang dilakukan The Fet. Ia bahkan menilai program pembelian aset atau kuantitatif eing sudah terlalu berlebihan. Setelah keluar dari defet, WAS terus menjadi salah satu pengkritik kebijakan moneter Bank Central Amerika. Kini pria berusia 56 tahun itu justru dipercaya memimpin lembaga paling

berpengaruh dalam sistem keuangan global tersebut. Pengangkatannya juga disebut sejalan dengan keinginan Presiden Donald Trump yang selama ini menginginkan ketua The Fed lebih agresif memangkah suku bunga. Trump bahkan beberapa kali secara terbuka mengkritik Jerome Powell karena dianggap terlalu ketat dalam kebijakan moneter. Namun tantangan besar langsung menunggu Kevin Wars Data terbaru menunjukkan inflasi Amerika Serikat masih jauh di atas target def sebesar 2%. Tekanan harga dari sisi produsen bahkan

tercatat berada di level tertinggi dalam lebih dari 3 tahun terakhir. Situasi ini membuat pasar mulai ragu bahwa suku bunga akan segera dipangkas tahun ini. Sebagian investor bahkan mulai memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan jika inflasi terus memburuk. Kalangan partai republik memuji Wars sebagai sosok yang dianggap fokus menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Mereka menilai kepemimpinannya bisa membantu memulihkan kepercayaan terhadap ekonomi Amerika Serikat. Namun hingga kini wars sendiri belum

Sekarang Sudah Resmi! Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed Lalu Menggeser Jerome Powell

memberikan komentar resmi terkait pengesahannya sebagai ketua The FET. Selain dikenal sebagai ekonom dan mantan pejabat bank sentral, Kevin Wars juga disebut sebagai ketua The Fet kaya dalam sejarah modern. Total aset pribadinya diperkirakan melampaui 100 juta dolar AS. Karena aturan etika terbaru di The FET, Wars diwajibkan melepas sejumlah investasi pribadinya selama menjabat. Kini perhatian dunia tertuju pada rapat Federal Open Market Committee atau FOMC pertama yang akan dipimpin wars hingga

17 Juni 2026 mendatang. Keputusan suku bunga dalam rapat itu diperkirakan akan menentukan arah pasar global, nilai tukar mata uang hingga pergerakan ekonomi dunia dalam beberapa bulan ke depan. Keputusan bisnis terbaik datang dari [musik] data bukan tebakan. Mudah berlangganan bisnis insight dengan [musik] subscribe with Google. Download aplikasi kontan sekarang di App Store atau Play Store.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *