Berita Utama
Beranda / Berita Utama / Banjir Meluas Dua Kecamatan di Semarang, 2 Masyarakat Wafat

Banjir Meluas Dua Kecamatan di Semarang, 2 Masyarakat Wafat

Ya, menarik kan kalau kita rapel perspektifnya ya Fatma ya. Ada unsur kamtipmas yang harus dijaga tetapi juga sebenarnya ada masalah ekonomi. Tapi semoga ini bisa ketemu di tengah ya untuk bahkan di Jakarta sendiri ternyata ada 171 kasus yang sudah masuk dan 130 tersangka. ini tidak hanya di Jakarta saja yang 24 jamakan tapi seluruh Indonesia merata agar tidak hanya yang berhati-hati itu masyarakatnya aja tapi juga aparat kepolisian maupun juga pemerintah daerah juga bekerja sama untuk memberantas begal karena sangat

meresakan. Betul meresakan sekali ya. Tapi kita juga tentu mengharap ini akan menjadi atensi nasional dan pemirsa hot topik selanjutnya tidak kalah menarik di mana hujan dengan intensitas tinggi melanda kota Semaran, Jawa Tengah pada Jumat malam ya. Dan akibatnya dua kecamatan dilanda banjir dan dua warga dilaporkan meninggal dunia yang diduga terseret arus banjir. Satu korban ditemukan pada Jumat malam, sedangkan satu korban lain ditemukan pada Sabtu pagi. Seperti inilah pemirsa, kondisi tanggul

Sungai Plumbon di Mangkang Kulon, Kota Semarang, Jawa Tengah. Derasnya aliran air dari hulu membuat tanggul jebol dan air tumpah ke permukiman warga. Puluhan rumah terendam dengan ketinggian air 50 cm. Banjir mengakibatkan seorang lansia hanyut terbawa arus dan korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran anak sungai pelumbon yang berjarak lebih dari 1 km dari lokasi kejadian. Sementara tim gabungan bergotongroyong membuat tanggul sementara untuk menahan aliran air ini. Di lokasi lain pemirsa, seorang wanita

juga ditemukan meninggal dunia di kawasan Purwo Yoso, Kecamatan Ngalian pada Jumat malam. Korban diduga terseret arus banjir yang menerjang kawasan tersebut. Jenasah korban langsung dievakuasi ke RSUP Karya di Semarang untuk dilakukan otopsi. Berdasarkan data dari BMKG, Kota Semarang masih berpotensi diguir hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam beberapa hari ke depan. Dan berikut kutipan wawancara dari Agus Rianto selaku lurah Purwoyoso. Dampak dari luapan Sungai Silanda. Ini ada beberapa kalut andol sama ini

sampah-sampah bekas lumpur korban jiwa di RT kemarin RT 1 RW4 tapi bukan warga proyoso itu. Jadi hanyut ngih. Jadi kebetulan ee ditemukan di belakang rumah warga di RT 1 RW4. Menjahi cara baru mendapatkan informasi. Download Metro TV Extend sekarang.

Sidang Isbat Zulhijah Dibuka Hari Ini Dipastikan Idul Adha 2026

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *