Nasional
Beranda / Nasional / Dongen Perjuangan Selama Di Dunia Marsinah Diabadikan dalam Museum di Nganjuk, Apa Saja Didalamnya?

Dongen Perjuangan Selama Di Dunia Marsinah Diabadikan dalam Museum di Nganjuk, Apa Saja Didalamnya?

Informasi lainnya, Saudara Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu pagi. Museum ini menjadi simbol pengingat sejarah perjuangan buru sekaligus ruang edukasi publik tentang keadilan sosial dan hak pekerja di Indonesia. Hadirnya Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian Museum Marsinah menjadi wujud pengakuan negara akan sejarah perjuangan buruh dan pentingnya perlindungan pekerja di Indonesia. akhir Marsin dikenal sebagai aktivis buruh yang menyuarakan hak pekerja pada awal

1990-an dan kasusnya menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah demokrasi dan penegakan HAM di Indonesia. Sejumlah dokumen arsip barang peninggalan dan perjuangan Marsin serta gerakan buruh nasional dihadirkan di museum ini. Rumah singgah Pak untuk penziarah. Jadi kita gratiskan ini. Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan. Untuk memperingati keberanian seorang pejuang, seorang pejuang muda, seorang pejuang perempuan. yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh.

Sebelumnya, Saudara, Jejak Perjuangan sekaligus sejarah perburuhan Indonesia dihadirkan dalam Museum Marsin di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Marsina, sosok buruh perempuan asal Nganjuk ini namanya tetap hidup sebagai ikcon perjuangan hak pekerja hingga hari ini. Berikut liputan jurnalis Kompas TV, Asri Gunawan dan juru kamera Arif Rahman. Saya ingin mengajak Anda mengenang perjuangan sosok buruh yang sudah dinobatkan oleh Presiden Prabu Subianto sebagai pahlawan nasional, Ibu Marsina. Saat ini saya berada di Museum Marsina

dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur. Dan dalam museum ini disuguhkan dengan barang-barang pribadi peninggalan Marsina mulai dari pakaian hingga tas jinjing merah yang biasa ia kenakan sehari-hari sebagai seorang burung. Dan di museum ini juga, Saudara, ada visualisasi perjalanan hidup Marsina maupun juga perjalanan perjuangan buruh di Indonesia. Museum ini dibangun atas inisiasi dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia dan juga Kapolri Jenderalis Kosigit Prabowo dan akan diresmikan hari ini 16 Mei 2026

oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan diresmikannya Museum Marsina oleh Presiden Prab Subianto ini menjadi tanda bahwa negara mengakui perjuangan buruh dan tentu saja mengakui bahwa kesejahteraan buruk ini harus terus dijunjung tinggi dan hak-hak buruh tentunya harus dipenuhi sebagaimana juga yang selalu diperjuangkan oleh Marsina dan Saudara dalam Museum Marsina ini ada dua bagian Tidak hanya di bagian museum yang mencakup barang-barang pribadi, perjalanan hidup, dokumen-dokumen seperti piagam, ijazah, dan juga ada

Memperingati Hari Bebasnya Pers, Wartawan di Malang Menggelar Nonton Bareng Film Pesta Babi

barang pribadi seperti sepeda ontel yang biasa dipakai sehari-hari. Tapi ada bagian kedua juga yaitu rumah singgah yang ada di bagian belakang. ini bisa digunakan oleh para peziarah maupun juga buruh untuk beristirahat atau untuk singgah sebentar sembari mengunjungi Museum Marsin dan juga makam Marsinah yang memang letaknya masih berada di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Tentu saja museum ini menjadi pengingat dan menjadi tanda, menjadi bukti dan juga peninggalan sejarah dari Marsina dari perjuangan dari

apa yang selalu diupayakan oleh buruh sejak tahun 90-an untuk mendapatkan hak-hak mereka secara adil. Dan tentu saja ini menjadi simbol perjuangan akan membela hak asasi manusia. Peresmian ini akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dan nantinya ini bisa dikunjungi oleh masyarakat maupun juga oleh para buruh. Dan rencananya akan ada 7.000 buruh yang ikut hadir dalam peresmian Museum Marsina dan Rumah Singgah. Asri Gunawan Arif Rahman, Kompas TV, Nganjuk,

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *