Nasional
Beranda / Nasional / Menanggapi Kenyataan Ketua MPR Ahmad Mudzani, SMAN 1 Pontianak Menolak Ikut Kembali Lomba Cerdas Cermat Ulang

Menanggapi Kenyataan Ketua MPR Ahmad Mudzani, SMAN 1 Pontianak Menolak Ikut Kembali Lomba Cerdas Cermat Ulang

SMA Negeri 1 Pontianak menyatakan tidak akan mengikuti lomba cerdas cermat ulang di tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Keputusan ini merespons pernyataan Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang mewacanakan pengulangan babak final lomba cerdas cermat 4 pilar MPR RI. Melalui akun Instagram smansaapt.informasi SMA Negeri 1 Pontianak menyampaikan pernyataan sikapnya. Pihaknya menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan mendukung SMA Negeri 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat. Selain itu, SMA Negeri 1

Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba cerdas cermat yang diulang sebagaimana disampaikan Ketua MPR RI. Sebelumnya MPR RI mengakui adanya kekurangan dalam penyelenggaraan final lomba Cerdas cermat 4 pilar di Kalimantan Barat. MPR memutuskan final lomba cerai cermat di Kalimantan Barat akan diulang dengan juri berasal dari pihak independen. Karena itu tadi pimpinan setelah mendengarkan itu mengambil keputusan beberapa hal. Satu, lomba cerdas cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita

lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya. Yang kedua, juri yang akan menj menj menjurai dalam lomba cerdas cermat tersebut adalah juri independen. Yang ketiga, pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat akan mengawasi langsung jalannya lomba tersebut dari awal sampai akhir. Kontroversi lomba cerdas cermat empat pilar di Kalimantan Barat berawal saat babak final. di mana juri menyalahkan jawaban grup dari SMA Negeri 1 Pontianak terkait proses pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Namun jawaban serupa

yang disampaikan grup dari SMA Negeri 1 Sambas justru dinilai benar. Keputusan juri pun diprotes karena grup SMA Negeri 1 Pontianak merasa jawaban tidak berbeda. Namun pertandingan berlanjut dan SMA Negeri 1 Sambas ditetapkan sebagai juara. Tim liputan Kompas TV. Yeah.

 

Memperingati Hari Bebasnya Pers, Wartawan di Malang Menggelar Nonton Bareng Film Pesta Babi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *