MATARAM — Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta secara tegas kepada pemerintah pusat dan pihak penyelenggara agar pengelolaan armada bus shuttle penonton MotoGP Mandalika dipercayakan penuh kepada pengusaha angkutan daerah.
Laporan dari Suara NTB menyoroti bahwa keterlibatan pengusaha angkutan lokal merupakan kunci penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah serta memastikan keberlanjutan dampak ekonomi dari gelaran ajang balap internasional tersebut.
Urgensi Pemberdayaan Pelaku Usaha Transportasi Lokal
1. Kesiapan Armada dan Pengalaman Operator Daerah
Organda NTB menegaskan bahwa para pengusaha angkutan di wilayah NTB memiliki kapasitas armada yang memadai, kondisi kendaraan yang layak jalan, serta pengemudi yang telah berpengalaman melayani ajang-ajang besar di Sirkuit Mandalika pada tahun-tahun sebelumnya.
2. Efisiensi Operasional dan Penguasaan Rute Wilayah
Penggunaan penyedia jasa transportasi lokal dinilai jauh lebih efisien dari segi mobilisasi armada dibandingkan memobilisasi bus dari luar daerah. Selain itu, para pengemudi lokal memiliki pemahaman geografis yang mendalam mengenai pemetaan jalur lalu lintas dan kondisi jalan di Lombok.
“Penyelenggaraan event kelas dunia seperti MotoGP di Mandalika seharusnya memberikan efek multipel (multiplier effect) yang nyata bagi pelaku usaha di daerah, khususnya sektor transportasi darat lokal,” tegas perwakilan Organda NTB.
Dorongan Sinergi Antara Penyelenggara dan Pemerintah Daerah
Guna mengoptimalkan konektivitas angkutan penonton dari pintu masuk pelabuhan dan bandara menuju Sirkuit Mandalika, Organda mendorong dilakukannya koordinasi intensif:
-
Pemberian Kuota Utama bagi Pengusaha Daerah: Memprioritaskan keterlibatan angkutan sewa khusus (ASK), travel, dan bus lokal dalam skema manajemen lalu lintas dan transportasi penonton.
-
Standarisasi Layanan dan Tarif: Menyusun regulasi tarif yang transparan serta memberikan pelatihan standar pelayanan (service excellence) bagi pengemudi guna memberikan kenyamanan maksimal bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Comment