Bisnis
Home / Bisnis / Menteri ESDM Bahlil Bongkar Penyebab Antrean SPBU: Penggunaan BBM Subsidi oleh Mobil Mewah Turut Disorot

Menteri ESDM Bahlil Bongkar Penyebab Antrean SPBU: Penggunaan BBM Subsidi oleh Mobil Mewah Turut Disorot

Bahlil Lahadalia. Foto: Irvan Maulana
Bahlil Lahadalia. Foto: Irvan Maulana

JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan resmi terkait maraknya antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Laporan yang dirilis oleh Detik Oto menyoroti bahwa salah satu akar permasalahan utama dipicu oleh ketidaktepatan sasaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, di mana kendaraan kategori mewah seperti Mitsubishi Pajero Sport masih terlihat ikut mengantre kuota BBM subsidi.

Faktor Utama Pemicu Antrean Panjang di SPBU

1. Ketidaktepatan Sasaran Konsumsi BBM Subsidi

Bahlil menegaskan bahwa kuota BBM bersubsidi (seperti Pertalite dan Bio Solar) idealnya diperuntukkan bagi masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah serta sektor transportasi publik dan UMKM. Namun, di lapangan masih banyak ditemukan mobil berkapasitas mesin besar (CC tinggi) dan tergolong mewah yang memanfaatkan fasilitas subsidi tersebut, sehingga menyedot kuota harian SPBU lebih cepat.

2. Disparidad Harga yang Lebar Antara BBM Subsidi dan Non-Subsidi

Selisih harga yang cukup signifikan antara BBM bersubsidi dan non-subsidi (seperti Pertamax series atau Dex series) mendorong sebagian besar pemilik kendaraan pribadi beralih menggunakan BBM subsidi, yang memicu lonjakan volume antrean di jalur pengisian khusus subsidi.

“Kendaraan yang tergolong mewah seperti Pajero dan sekelasnya harusnya memiliki kesadaran untuk menggunakan BBM non-subsidi. Subsidi ini dibiayai uang negara dan ditujukan untuk masyarakat yang membutuhkan,” tegas pihak Kementerian ESDM.

Langkah Penataan dan Pembatasan BBM Bersubsidi

Guna menuntaskan permasalahan antrean dan memastikan penyaluran energi yang adil, pemerintah tengah menyiapkan regulasi ketat:

Ekonomi & Kebijakan Publik: Dorong Inklusi Keuangan 99 Persen, Pemerintah Siapkan Program Rekening Gratis Bersaldo Awal Rp50 Ribu untuk 25 Juta Warga

  • Penerapan Digitalisasi dan QR Code: Pemprov dan Pertamina memperketat verifikasi data kendaraan melalui sistem MyPertamina untuk menyaring jenis kendaraan yang berhak membeli BBM bersubsidi.

  • Penyempurnaan Kriteria Kendaraan Penerima Subsidi: Pemerintah memfinalisasi aturan pembatasan pembelian BBM bersubsidi berdasarkan kapasitas silinder mesin (cubicle centimeter/CC) guna melarang mobil mewah menikmati alokasi APBN.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *