Teknologi
Home / Teknologi / OpenAI Bawa ChatGPT Lebih Dekat ke Chrome, Kini Bisa Membaca Tab dan Membantu Pekerjaan

OpenAI Bawa ChatGPT Lebih Dekat ke Chrome, Kini Bisa Membaca Tab dan Membantu Pekerjaan

Image: OpenAI
Image: OpenAI

JAKARTA, INDONESIA — OpenAI memperluas kemampuan ChatGPT melalui pembaruan ekstensi Google Chrome yang memungkinkan asisten kecerdasan buatan (AI) memanfaatkan informasi dari tab browser yang sedang terbuka. Fitur ini dirancang untuk memudahkan pengguna melakukan riset, membandingkan produk, mengumpulkan informasi, hingga menyelesaikan pekerjaan administratif langsung dari browser.

Dalam laporan yang diterbitkan The Verge pada 15 Oktober 2026, OpenAI menjelaskan bahwa pengguna dapat menghubungkan tab Chrome dengan ChatGPT melalui aplikasi web atau desktop. Dengan demikian, pengguna tidak selalu harus menyalin teks atau memasukkan tautan satu per satu untuk memberikan konteks kepada AI.

Pembaruan ini juga menghadirkan integrasi ChatGPT yang lebih mendalam melalui sidebar browser dan kemampuan ChatGPT Work untuk menjalankan sejumlah tindakan di tab yang terbuka.

ChatGPT Bisa Menganalisis Informasi dari Banyak Tab Chrome

Salah satu perubahan utama adalah kemampuan ChatGPT menggunakan informasi dari beberapa tab Chrome sekaligus. Setelah ekstensi dipasang dan browser dihubungkan, pengguna dapat meminta AI memanfaatkan halaman-halaman yang sedang dibuka sebagai konteks percakapan.

Fitur ini bermanfaat ketika seseorang perlu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber. Misalnya, pengguna yang sedang mencari sofa dapat membuka beberapa halaman produk dan meminta ChatGPT membandingkan harga, fitur, serta perbedaan setiap pilihan.

Ekonomi & Kebijakan Publik: Dorong Inklusi Keuangan 99 Persen, Pemerintah Siapkan Program Rekening Gratis Bersaldo Awal Rp50 Ribu untuk 25 Juta Warga

Pendekatan tersebut juga dapat digunakan untuk riset vendor, membandingkan layanan perusahaan, atau menyusun ringkasan dari beberapa halaman web.

Membandingkan Produk dan Harga Lebih Efisien

Pengguna dapat meminta ChatGPT menyusun informasi dari halaman vendor menjadi tabel perbandingan yang mencakup harga, fitur utama, dan tautan sumber.

Bagi konsumen, kemampuan ini dapat membantu menyederhanakan proses pencarian produk. Sementara itu, pekerja profesional dapat menggunakannya untuk mengumpulkan informasi awal sebelum mengambil keputusan bisnis.

Namun, hasil analisis tetap perlu diperiksa. Harga dapat berubah, informasi antarhalaman mungkin menggunakan standar berbeda, dan tidak semua detail penting selalu tercantum pada situs yang dibuka.

ChatGPT Work Dapat Membantu Menjalankan Tugas Browser

Selain membaca informasi, ChatGPT Work dapat membantu melakukan tindakan tertentu di browser Chrome. Menurut laporan The Verge, kemampuan yang disebutkan meliputi pengiriman pesan, pengisian formulir, pengunduhan berkas, serta pengorganisasian tab.

Pasar Modal & Investasi: Aksi Danantara Borong Saham BUMN Jadi Katalis Positif, IHSG Berhasil Rebound dari Tekanan Sentimen MSCI

Perubahan ini menunjukkan bahwa ChatGPT semakin diarahkan menjadi asisten kerja digital yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu menyelesaikan tahapan pekerjaan.

Mengisi Formulir dan Menyiapkan Email

Dalam contoh penggunaan yang dibagikan OpenAI, pengguna dapat meminta ChatGPT mengambil informasi dari dokumen acara untuk mengisi formulir pendaftaran, lalu menghentikan proses sebelum formulir dikirim.

Pengguna juga dapat meminta AI membandingkan layanan beberapa kontraktor dari tab yang terbuka, menentukan pilihan berdasarkan kriteria tertentu, kemudian menyiapkan draf email kepada penyedia jasa yang sesuai.

Contoh lainnya adalah membantu mengisi formulir sebelum janji temu dan menambahkan jadwal ke kalender kerja maupun pribadi.

Meski demikian, pengguna perlu memeriksa informasi yang dimasukkan dan memastikan tindakan yang akan dilakukan sudah benar. Hal ini sangat penting ketika tugas melibatkan komunikasi, jadwal, atau data pribadi.

Ekonomi & Perbankan: Kredit Korporasi Tembus Rp700 Triliun, Bank Mandiri Perkuat Komitmen Pembiayaan Ekosistem Usaha Produktif dan UMKM

Sidebar ChatGPT Memudahkan Pengguna Bekerja Tanpa Berpindah Halaman

OpenAI juga memperbarui pengalaman ChatGPT pada sidebar Chrome. Pengguna dapat mengakses percakapan dan riwayat interaksi dalam mode Chat maupun Work tanpa harus meninggalkan halaman yang sedang dibaca.

Integrasi ini berpotensi mengurangi gangguan ketika pengguna melakukan riset atau mengerjakan tugas berbasis web. Mereka dapat membaca halaman, meminta penjelasan, menyusun ringkasan, lalu melanjutkan pekerjaan dari antarmuka yang sama.

Bagi penulis, mahasiswa, peneliti, dan pekerja digital, kemudahan ini dapat mempercepat proses pengumpulan informasi. Namun, manfaat yang diperoleh tetap bergantung pada kebutuhan pengguna, konfigurasi ekstensi, dan ketersediaan fitur pada akun masing-masing.

OpenAI Bersaing dengan Google dalam Otomatisasi Browser Berbasis AI

Peningkatan kemampuan ChatGPT di Chrome menambah persaingan antara OpenAI dan Google dalam pengembangan asisten AI yang dapat memahami konteks browser serta membantu menjalankan tugas.

Google telah mengembangkan kemampuan otomatisasi browser berbasis Gemini. Sementara itu, OpenAI memperluas fungsi ChatGPT melalui ekstensi yang bekerja di browser yang sudah digunakan pengguna.

Strategi ini memungkinkan OpenAI menghadirkan kemampuan AI langsung ke alur kerja yang sudah akrab bagi pengguna, tanpa mengharuskan mereka mengadopsi browser baru.

Laporan The Verge juga menyebutkan bahwa browser mandiri ChatGPT Atlas telah dihentikan. Pembaruan ekstensi Chrome menjadi salah satu cara OpenAI menghadirkan kemampuan ChatGPT di lingkungan browser yang sudah digunakan masyarakat.

Persaingan ini dapat mendorong pengembangan fitur AI yang semakin terintegrasi dengan kegiatan sehari-hari, mulai dari pencarian informasi hingga otomatisasi pekerjaan.

Keamanan dan Privasi Tetap Menjadi Perhatian

Kemampuan membaca tab dan menjalankan tindakan di browser membawa manfaat sekaligus risiko. Halaman yang terbuka mungkin berisi email, dokumen kerja, informasi akun, data pelanggan, atau informasi sensitif lainnya.

Karena itu, pengguna perlu memahami izin ekstensi dan memeriksa informasi apa yang dapat diakses ChatGPT. Akses sebaiknya diberikan sesuai kebutuhan, terutama ketika browser digunakan untuk pekerjaan profesional atau aktivitas yang melibatkan data rahasia.

Pengguna juga perlu meninjau tindakan penting sebelum dilaksanakan. Mengirim pesan, mengisi formulir, atau mengunduh berkas dapat menimbulkan konsekuensi apabila dilakukan berdasarkan informasi yang keliru.

Selain itu, isi halaman web tidak selalu dapat dipercaya. Instruksi yang muncul di sebuah situs sebaiknya tidak otomatis dianggap benar hanya karena dibaca atau diproses oleh AI.

Dampaknya bagi Pengguna dan Bisnis di Indonesia

Bagi pengguna Indonesia, pembaruan ini berpotensi membantu berbagai aktivitas digital. Mahasiswa dapat mengumpulkan referensi, pekerja kantor bisa menyusun perbandingan vendor, sedangkan pelaku UMKM dapat memanfaatkan AI untuk riset produk dan administrasi.

Pengelola situs web dan tim pemasaran digital juga dapat menggunakan kemampuan analisis lintas tab untuk mengorganisasi informasi dari berbagai sumber, dengan tetap memeriksa keakuratan data yang dihasilkan.

Sebelum menggunakan fitur tersebut, pengguna di Indonesia perlu memastikan ekstensi yang digunakan merupakan ekstensi resmi, memeriksa kompatibilitas perangkat dan akun, serta memahami pengaturan akses dan privasi yang tersedia.

Perusahaan juga sebaiknya menetapkan aturan mengenai data yang boleh diproses oleh AI dan jenis tindakan yang harus mendapatkan persetujuan manusia.

Kesimpulan

Pembaruan ekstensi ChatGPT untuk Chrome memperluas fungsi AI dari sekadar menjawab pertanyaan menjadi asisten yang dapat memanfaatkan informasi lintas tab dan membantu menjalankan sejumlah tugas browser.

Kemampuan membandingkan produk, mengumpulkan informasi, mengisi formulir, serta mengorganisasi tab berpotensi meningkatkan produktivitas pengguna. Integrasi sidebar juga memudahkan pekerjaan tanpa harus terus berpindah aplikasi.

Namun, hasil AI tetap perlu diverifikasi dan akses terhadap informasi sensitif harus dikelola secara hati-hati. Dengan penggunaan yang tepat, fitur ini dapat menjadi alat pendukung produktivitas bagi pengguna individu maupun bisnis.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *