Beranda / Bisnis / Walapun Lambatnya, IMF Mengetahui Keuangan RI Bisa Elehkeun China & Filipina

Walapun Lambatnya, IMF Mengetahui Keuangan RI Bisa Elehkeun China & Filipina

Perdanaan moneter internasional atau IMF dalam Work Economic Outlook edisi April 2026 memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5%. Padahal dalam edisi sebelumnya Januari 2026 IMF memperkirakan pertumbuhan mencapai 5,1%. Proyeksi pertumbuhan Indonesia ini turun sejalan dengan proyeksi ekonomi di dunia yang dihantui oleh konflik geopolitik di Timur Tengah. Meski demikian, IMF meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih tinggi daripada China yang sebesar 4,4% dan juga Filipina yang sebesar 4,1%.

IMF meyakini perang akan mereda pada pertengahan tahun 2026. Namun IMF tetap mengakui adanya kesulitan dalam memberikan landasan secara lif time untuk serangkaian asumsi atau perkiraan yang konsisten untuk proyeksi. Oleh karena itu, IF membuat perkiraan referensi global dengan skenario konflik berlangsung lebih lama atau meluas. Yang dalam skenario ini merugikan pertumbuhan ekonomi global diperkirakan melambat menjadi 2,5%. Dan bila eskalasi perang makin parah, maka pertumbuhan bisa mentok di 2%.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *